Gedung Habis Terbakar Pengaruhi Kerja Kejaksaan Agung? Jaksa Agung ST Burhanuddin saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI terkait Rencana Kerja Tahun 2020, Penanganan Kasus Jiwasraya, dan Lain-lain, Senin (20/1). Foto: Twitter/@DPR_RI

MerahPutih.com - Jaksa Agung Sanitiar (ST) Burhanuddin bersama jajarannya mulai berkantor di Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Kejaksaan Agung di Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (24/8) hari ini.

Burhanuddin memastikan kepindahan kantor kerjanya ke gedung Badan Diklat Ragunan tak akan memengaruhi kinerja Kejaksaan Agung dan tetap dapat melakukan pelayanan kepada masyarakat seperti biasa.

Baca Juga:

Kejaksaan Agung Terbakar, Pemprov DKI Ingatkan Pengelola Gedung

"Kami tetap bekerja walaupun gedung kemarin sudah habis untuk gedung utamanya," ujar Jaksa Agung Burhanuddin kepada wartawan, dikutip dari tayangan akun YouTube, Senin (24/8).

Ia pun menjelaskan bahwa jajarannya telah efektif berjalan seperti sedia kala, termasuk koordinasi dengan kejaksaan di daerah telah berjalan dengan baik.

"Pekerjaan teman-teman di daerah lancar, tadi kami sudah teleconference untuk pelaksanaan kerja, karena ini tidak boleh terganggu dengan kejadian apa pun," tuturnya.

"Sementara kita tetap bekerja tanpa adanya sif, kita sudah bagi-bagi ruangan tempat-tempat duduknya," sambungnya.

Foto udara gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8/2020). (ANTARA/Aditya Pradana Putra/foc)
Foto udara gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Minggu (23/8/2020). (ANTARA/Aditya Pradana Putra/foc)

Kejagung mendapat sorotan mengenai unsur kesengajaan. Namun, Kejagung menegaskan segala kecurigaan yang berkaitan dengan kebakaran itu harus didasarkan pada bukti-bukti.

"Curiga boleh saja tapi harus ada dasarnya. Yang ngomong itu tahu nggak tentang gedung itu? Gedung itu nyimpan enggak berkas perkara?" kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Hari Setiyono kepada wartawan.

Hari lantas menjelaskan lagi bila gedung utama yang terbakar tidak menyimpan berkas perkara pidana umum maupun pidana khusus.

Sebab, menurut Hari, berkas-berkas itu berada di gedung terpisah dari gedung yang terbakar.

"Curiga, berprasangka kalau tidak didukung bukti, mohon maaf, bisa fitnah," ucap Hari.

Baca Juga:

Polisi Mulai Olah TKP Cari Dalang Kebakaran Kejaksaan Agung

"Saya tidak mengatakan itu kepada kawan-kawan tapi secara umum mari kita lihat gedung itu peruntukannya apa, sudah berulang-ulang saya jelaskan tadi Pak Jaksa Agung juga menjelaskan gedung itu adalah bidang pembinaan, bidan intelijen, Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung," imbuhnya.

Indonesian Corruption Watch (ICW) meminta KPK ikut turun tangan mencari tahu penyebab kebakaran gedung utama Kejagung.

ICW curiga ada oknum yang sengaja menghilangkan barang bukti terkait kasus yang sedang ditangani Kejagung saat ini, salah satunya kasus jaksa Pinangki Sirna Malasari. (*)

Baca Juga:

Sudah Hampir 8 Jam, Api Melahap Kejaksaan Agung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Keluarga Politikus DPR Divaksin COVID-19, Sekjen: Wajib Dilindungi
Indonesia
Keluarga Politikus DPR Divaksin COVID-19, Sekjen: Wajib Dilindungi

pada prinsipnya, semua warga negara akan divaksin COVID-19. Dan hal itu adalah kebijakan yang telah disampaikan oleh Pemerintah.

Rata-Rata Kasus Aktif COVID-19 di Indonesia Menurun
Indonesia
Rata-Rata Kasus Aktif COVID-19 di Indonesia Menurun

Tertinggi ketiga, di Jawa Tengah sebanyak 5.439 kasus mengalami penurunan

Masyarakat dan Transportasi Umum Diminta Sama-Sama Konsisten Jalankan Protokol Kesehatan
Indonesia
Masyarakat dan Transportasi Umum Diminta Sama-Sama Konsisten Jalankan Protokol Kesehatan

Terlebih saat berada di dalam Kereta Rel Listril (KRL) dan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta

Jelang Ramadan, Mudah-mudahan SBY dan AHY Minta Maaf ke Jokowi
Indonesia
Jelang Ramadan, Mudah-mudahan SBY dan AHY Minta Maaf ke Jokowi

DPP Partai Demokrat mengimbau kepada seluruh kader dimana pun berada untuk tetap tenang

Wakil Wali Kota Tangsel Terpapar COVID-19, Diduga Sering Terima Tamu dan Kunjungan
Indonesia
Wakil Wali Kota Tangsel Terpapar COVID-19, Diduga Sering Terima Tamu dan Kunjungan

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan positif COVID-19. Ia tengah menjalani isolasi mandiri.

Kasus Polisi Nyinyir Soal KRI Nanggala 402 di Medsos Dilimpahkan ke Mabes Polri
Indonesia
Kasus Polisi Nyinyir Soal KRI Nanggala 402 di Medsos Dilimpahkan ke Mabes Polri

Berkas-berkas kasus anggota Polri nyinir soal KRI Nanggala 402 akan segera diserahkan ke Mabes Polri.

Komnas HAM Hari Ini Periksa Pengurus WP KPK
Indonesia
Komnas HAM Hari Ini Periksa Pengurus WP KPK

Komnas HAM menjadwalkan pemeriksaan terhadap 6 orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (31/5).

Salah Ketik Naskah UU Ciptaker, Yusril: Tetap Sah dan Mengikat
Indonesia
Salah Ketik Naskah UU Ciptaker, Yusril: Tetap Sah dan Mengikat

Yusril menilai, UU 11/2020 tetap sah dan mengikat semua pihak meskipun terdapat kesalahan ketik sebelumnya.

Jelang Libur Panjang, Keterisian Kereta Api Hampir 100 Persen
Indonesia
Jelang Libur Panjang, Keterisian Kereta Api Hampir 100 Persen

Penumpang Kereta Api (KA) jarak jauh sudah mengalami peningkatan jelang libur panjang.

Firli Cs Diklaim Tak Mampu Jawab Surat Keberatan Pegawai KPK Soal Hasil TWK
Indonesia
Firli Cs Diklaim Tak Mampu Jawab Surat Keberatan Pegawai KPK Soal Hasil TWK

Bahkan, dalam salah satu poin surat balasan tersebut, Firli Bahuri Cs dengan jelas tidak memberikan tanggapan atas analisis dari para pegawai