Gatot Brajamusti Tutup Usia Gatot Brajamusti (tengah) dikawal petugas saat penyerahan berkas di Kejari Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (14/12/2016). (ANTARA/Dhimas B Pratama)

MerahPutih.com - Mantan Ketua Persatuan Artis Film (PARFI) Gatot Brajamusti tutup usai.

Gatot diketahui tengah menjalani masa hukuman 20 tahun pidana penjara di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur akibat beberapa kasus yang menjeratnya.

"Telah meninggal dunia narapidana atas nama Gatot Brajamusti (58 th), narapidana Lapas Kelas 1 Cipinang (lama pidana 20 tahun) pada hari ini sekitar jam 16.11 WIB, di RS Pengayoman," kata Kabag Humas Dan Protokol Ditjenpas Rika Aprianti dalam keterangannya, Minggu (8/11).

Baca Juga:

Gunung Merapi Keluarkan Guguran, Warga Boyolali Panik

Rika menjelaskan, sebelum meninggal Gatot sempat dirujuk ke RS Pengayoman Jakarta pada Minggu (8/11) dengan keluhan hipertensi dan gula darah tinggi. Eks guru spiritual Reza Artamevia itu memang memiliki riwayat stroke.

"Saat dirujuk, anak dan kuasa hukum/pengacara yang bersangkutan ada bersamanya. Saat ini sedang dilakukan proses serah terima dengan anak dan pengacaranya dan akan dibawa ke Sukabumi," ujar Rika.

Baca Juga:

Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Gambir

Pada Juli 2018, Gatot Brajamusti menerima total vonis pidana penjara 20 tahun. Vonis tersebut berasal dari beberapa kasus yang menjeratnya. Gatot terjerat banyak kasus mulai dari asusila, kepemilikan senjata api, kepemilikan satwa liar, dan kepemilikan narkoba. (Pon)

Baca Juga:

Pidato Kemenangan Harris: Jalan Panjang dari Perjuangan Perempuan Amerika

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
26 Terduga Teroris yang Pernah Berbaiat ke ISIS Dibawa dari Makassar ke Jakarta
Indonesia
26 Terduga Teroris yang Pernah Berbaiat ke ISIS Dibawa dari Makassar ke Jakarta

Kelompok ini memiliki rencana kegiatan yang akan mengganggu Kamtibmas

Berkaca dari Kasus Bintaro, LPSK Ajak Korban Perkosaan Berani Melapor
Indonesia
Berkaca dari Kasus Bintaro, LPSK Ajak Korban Perkosaan Berani Melapor

LPSK berharap kasus ini diteruskan hingga ranah pengadilan dan pelaku dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tiga Motif Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Versi Pengamat
Indonesia
Tiga Motif Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Versi Pengamat

Pelaku meyakini bahwa aksi itu adalah aksi yang benar

Pemerintah Diminta Kerja Keras Lakukan Vaksinasi Pada Rakyat
Indonesia
Pemerintah Diminta Kerja Keras Lakukan Vaksinasi Pada Rakyat

BPOM bakal mengeluarkan izin penggunaan vaksin dengan Skema Emergency Use of Authorization (EUA) pada minggu ketiga Desember.

Warga Diminta Antisipasi Cuaca Ekstrem Dampak Bibit Siklon Tropis
Indonesia
Warga Diminta Antisipasi Cuaca Ekstrem Dampak Bibit Siklon Tropis

Bibit siklon tropis “96S” ini mengakibatkan pertumbuhan awan hujan yang signifikan di sekitar wilayah Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Mobil Dinas TNI yang Dikendarai Warga Sipil Atas Nama Purnawirawan
Indonesia
Mobil Dinas TNI yang Dikendarai Warga Sipil Atas Nama Purnawirawan

“Toyota Fortuner warna hijau army nomor registrasi 3688-34 adalah nomor registrasi Puspomad, namun kendaraan tersebut bukan merupakan kendaraan organik Puspomad,” ujar Dodik

[HOAKS atau FAKTA]: ILC Dilarang Tayang oleh Pemerintah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: ILC Dilarang Tayang oleh Pemerintah

Beredar hasil tangkapan layar sebuah narasi yang menyebutkan bahwa tayangan televisi ILC (Indonesia Lawyers Club) telah dilarang penayangannya oleh pemerintah.

Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta
Foto
Mahasiswa Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar unjuk rasa untuk menolak Undang-undang Cipta Kerja yang disahkan DPR RI di jalan Merdeka Barat, Jakarta

Minta Maaf ke Orangtua di Mapolresta Surakarta, 141 Pelajar Hendak Ikut Demo Dilepas
Indonesia
Minta Maaf ke Orangtua di Mapolresta Surakarta, 141 Pelajar Hendak Ikut Demo Dilepas

Polresta Surakarta, Jawa Tengah melepas sebanyak 141 pelajar dan kelompok Anarko yang ditangkap polisi saat akan mengikuti aksi unjuk rasa menolak disahkannya UU Cipta Kerja di Balai Kota Solo, Senin (12/10).