Garuda Indonesia Prediksi Penerbangan Tambahan Lebaran 2019 Turun Pesawat Garuda Indonesia menunggu jadwal take-off. (Foto : garuda-indonesia.com)

Merahputih.com - Penerbangan tambahan Garuda Indonesia diperkirakan menurun pada Lebaran 2019, terutama tujuan Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, karena adanya Tol Trans Jawa dan kenaikan harga tiket pesawat.

“Kemungkinannya adalah Yogyakarta itu agak berkurang. Semarang karena ada tol, kemungkinan itu,” kata Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah usai Public Expose Insidentil di Hangar 2 GMF AeroAsia, Tangerang, Banten, Rabu (8/5).

Garuda Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia

Slot untuk penerbangan reguler pun masih tersedia, sehingga ia belum mengajukan penerbangan tambahan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sebenarnya, slot yang ada saat cukup. Ia mencontohkan, rute Jakarta-Surabaya yang biasanya 16 kali saat ini dipangkas jadi 10 kali. "Yogyakarta biasanya 12 kali sekarang delapan sampai sembilan kali,” ungkap Pikri.

BACA JUGA: Menhub Harap Karyawan dan Pilot Garuda Tak Mogok

Selain itu, lanjut dia, pengurangan frekuensi juga dikarenakan penggantian jenis pesawat dari berbadan sedang (narrow body) ke berbadan besar (wide body).

Pikri mengatakan bahwa dua minggu pertama Bulan Ramadhan masih sepi karena orang enggan bepergian. “Memang low season. Tanggal 24 (Mei) akan naik. Orang Indonesia itu dua minggu puasa itu enggak mau pergi,” jelas dia.

Namun, dia masih meyakini pada puncak arus mudik dan balik nanti akan ada peningkatan penumpang 20 persen. Ia juga telah menyiapkan sebanyak 50.000 kursi selama angkutan Lebaran 2019.

Pesawat Garuda Indonesia (MP/Widi Hatmoko)

Sebelumnya, penumpang pesawat yang terhitung di bandara wilayah operasi PT Angkasa Pura I turun hingga 3,5 juta orang selama triwulan I 2019. “Yang jelas tiga bulan pertama itu, triwulan I, angka kami laporkan sekitar 3,5 juta penumpang, drop dari 2018,” kata Direktur Pelayanan dan Pemasaran Angkasa Pura I Devi W Suradji dikutip Antara.

BACA JUGA: BPS Akui Tol Trans Jawa Bikin Pengguna Pesawat Beralih ke Moda Transportasi Darat

Devi mengatakan penyebabnya bukan hanya harga tiket yang mahal, melainkan juga adanya tol dan banyaknya bencana yang mempengaruhi pola pergerakan penumpang. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH