Gara-Gara Anak Buahnya Korup, 11 Gubernur Kena Semprot Mendagri Mendagri Tjahjo Kumolo (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo telah memberikan teguran tertulis pertama kepada 11 Gubernur, 80 Bupati dan 12 Wali Kota agar dalam waktu 14 hari segera melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat kasus korupsi.

“Per 1 Juli sudah diberikan teguran tertulis oleh Pak Mendagri kepada Kepala Daerah untuk segera PTDH dalam waktu 14 hari ini,” kata Plt. Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (3/7).

BACA JUGA: BKN Resmi Blokir 2.357 PNS Aktif Terpidana Korupsi

Namun, Akmal enggan menyebut Gubernur mana saja yang ditegur. Berdasarkan data yang dirilis, artinya total ada 103 Kepala Daerah yang kena semprot Mendagri gara-gara anak buahnya korup.

PNS
Pegawai Negeri Sipil (PNS). (Foto/merahputih.com)

Akmal hanya menjelaskan dari total sebanyak 2.357 ASN yang harus dilakukan PTDH, sebanyak 2.259 ASN berada di lingkup Pemerintah Daerah.

Menurut Akmal. tercatat hingga akhir Juni 2019 masih ada sebanyak 275 ASN yang belum diproses oleh PPK yang tersebar di 11 provinsi, 80 kabupaten dan 12 kota.

“Kebanyakan ASN berkasus korupsi ada di lingkungan Pemda. Hingga kini masih ada 275 ASN yang belum diproses PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian). Rinciannya 33 ASN di Provinsi, 212 ASN di Kabupaten dan 30 ASN di Kota,” tutur penjabat eselon 1 Kemendagri itu.

BACA JUGA: KPK Bocorkan Alasan PNS Tak Kunjung Dipecat Padahal Sudah Terbukti Korupsi

Sebagaimana putusan MK Nomor 87/PUU-XVI/2018 tersebut pemberhentian PNS tidak dengan hormat, adalah bagi mereka berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (Inkracht) karena melakukan perbuatan yang ada kaitannya dengan jabatan seperti korupsi, suap, dan lainnya. (Knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH