Gantikan Santan, Bahan ini Lebih Menyehatkan Olahan susu atau produk nabati pengganti susu bisa substitusikan santan. (foto: pixabay/couleur)

ANGGAPAN bahwa santan tidak sehat kerap dibantah ahli kesehatan. Meskipun demikian, kamu tetap perlu memerhatikan jumlah asupannya. Jaga keseimbangan metabolisme tubuh dengan mencukupi kebutuhan gizi. Konsumsi makanan yang mengandung santan secara berlebih tak baik untuk kesehatanmu. Salah satunya memicu peningkatan kadar kolesterol. Hal itu ditandai rasa nyeri, mual hingga mengiritasi lambung. Demikian dilansir laman Alodokter.

Untuk menghindari hal itu, kamu bisa mengombinasikan bahan makanan sesuai kebutuhan tubuh. Misalkan mengganti santan dengan memanfaatkan olahan susu atau produk nabati pengganti susu. Berikut ini beberapa olahan susu atau produk nabati pengganti susuyang direkomendasikan sebagai pengganti santan. Tak kalah nikmat, juga menyehatkan.

BACA JUGA: Enggak Fokus? Coba Perbaiki Kualitas Tidur Kamu!


1. Sari kedelai

sari kedelai
Kaya akan protein. (foto: pixabay/bigfatcat)

Kacang kedelai yang diolah lalu diambil sarinya dapat dijadikan alternatif pengganti santan. Tekstur kacang-kacangan cenderung lebih cair dan tak terlalu creamy. Hal itu disebabkan sari kedelai bersifat nabati dan rendah lemak. Bahkan, sari kedelai bahkan kaya akan protein sehingga baik untuk tubuh. Dalam segelas ukuran 240 ml, sari kedelai menghasilkan 7 gram protein.

Untuk memperoleh hasil yang maksimal, pastikan memakai sari susu kedelai tanpa pemanis tambahan. Sebagian produk sari kedelai kemasan yang manis bisa mengubah cita rasa. Tambahkan parutan kelapa untuk tetap menghadirkan rasa khas dari santan.

2. Greek yoghurt

greek yogurt
Rasa asam dengan tekstur creamy. (foto: pixabay/eliassch)

Salah satu olahan susu yang bisa menggeserkan peran santan ialah greek yoghurt atau yogurt tawar. Rasa asam akan dilengkapi dengan kenikmatan tekstur yang creamy (kental). Untuk memanfaatkannya, gunakanlah perbandingan. Secangkir santan berukuran 240 ml dicampurkan dengan secangkir yogurt tawar (ukuran 240 ml) dan satu sendok makan air berukuran 15 ml.


3. Sari kacang mete

sari kacang mete
Lebih rendah lemak. (foto: pixabay/rawpixel)

Kacang mete sering dijadikan camilan saat sedang bersantai ataupun menonton film kesukaan. Karena memiliki banyak nutrisi, kacang mete jadi salah satu jenis kacang-kacang tersehat yang ada. Biasanya kacang ini dijadikan minuman yang nikmat. Olahan itu lebih mudah dikonsumsi dan banyak disukai oleh berbagai kalangan. Salah satu manfaatnya bagi tubuh ialah mampu mengurangi risiko penyakit jantung.

Tak hanya itu, sari kacang mete juga bisa menggantikan peran santan. Kealamian olahan kacang mede berisi beragam manfaat, di antaranya rendah kalori dan rendah lemak.

Semangkuk sari kacang mete tanpa pemanis mengandung 25 kalori. Bukan hanya itu, terdapat juga kandungan lemak, vitamin D, E serta A yang baik bagi pertumbuhan buah hati. Bagi kamu tidak mengonsumsi makanan hewani, cocok sekali untuk mencoba sari kacang mete ini. Rasa yang dimiliki kacang mete lebih nutty dan lebih manis jika dibandingkan dengan kacang jenis lainnya.


4. Sari oat

sari oat
Lemak lebih rendah daripada santan. (foto: pixabay/shixugang)

Popularitas sari oat semakin menanjak. Dihimpun dari beberapa sumber, hal itu disebabkan kandungan dalam biji sereal utuh ini rendah lemak, berprotein tinggi, kaya akan serat sehingga membantu jaga kadar kolestrol. Bahkan, sari oat mengandung hingga 80 kalori. Kandungan lemak dalam susu oat lebih rendah daripada santan. Maka dari itu, amat baik mengonsumsi sari oat. Tak hanya itu, sari oat juga kaya serat beta glucan sehingga mampu menghasilkan busa pada kopi.

Biasanya, asupan sarii oat dipilih kalangan vegetarian, vegan, dan penganut pola makan bebas gluten. Tak ada kandungan hewani di dalamnya, murni dari biji-bijian.(Dys)

BACA JUGA: Alasan Mikroplastik Mengancam Manusia Terutama di Indonesia



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH