Tao Toba Nauli
Gantalan Khas Batak, Olahan Kulit Sapi Plus Rebung yang Maknyus Olahan rebung khas Batak. (Foto: facebook.com/bastian.fani.5)

MENYUSURI resep kuliner khas Batak tak habis-habisnya. Kuliner suku terbesar di Sumatera Utara ini terkenal sangat unik dengan penggunaan bahan, bumbu rempah kaya, dan tak digunakan di hidangan daerah lain.

Kuliner Batak terkenal dengan masakan berbahan ikan dan dagingnya. Salah satunya kuliner Batak olahan daging terkenal yaitu gantalan Batak. Gantalan Batak merupakan olahan kulit sapi dicampur rebung. Keduanya diolah lebih dulu dengan cara direbus.

Bumbu-bumbu gantalan sangat banyak, di antaranya ada serai, asam kandis, jeruk nipis, dan santan. Selain itu, ada bumbu yang biasa diolah untuk kuah berantan seperti jahe, bawang putih dan merah, kencur, jahe, lengkuas, dan kemiri sangrai.

Meski bumbu-bumbunya cukup banyak, gantalan khas Batak diolah dengan sederhana. Rebung dan kulit sapi rebus kemudian dicampurkan dengan bahan-bahan dan dimasak dengan air dan santan hingga benar-benar matang.

Masakan khas Batak dengan bahan rebung. (Foto: facebook.com/teodora.s.71)
Masakan khas Batak dengan bahan rebung. (Foto: facebook.com/teodora.s.71)

Kamu juga pencinta kuliner Batak bisa membuatnya di rumah dengan resep berikut seperti dikutip 668 Resep Masakan Khas Nusantara dari 33 Provinsi;

Bahan:

- 500 gram kulit sapi, potong kecil-kecil

- 500 rebung, iris-iris

- 2 batang serai, memarkan

- 2 buah asam kandis

- 2 buah jeruk nipis, peras airnya

- 500 ml air

- 1 liter santan dari 1 butir kelapa

Bumbu yang dihaluskan:

- 4 siung bawang putih

- 8 buah cabai rawit merah

Rebung atau bambu muda yang dijadikan bahan makanan. (Foto: Pixabay/sarangib)
Rebung atau bambu muda yang dijadikan bahan makanan. (Foto: Pixabay/sarangib)

- 1 sdt merica

- 3 cm kencur

- 3 cm jahe

- 3 cm lengkuas

- 10 butir kemiri sangrai

Cara membuat:

1. Rebus kulit sapi hingga matang. Rebus juga rebung hingga matang. Angkat, tiriskan

2. Campurkan kulit dengan rebung, bumbu yang dihaluskan, serai, asam kandis, dan air jeruk nipis. Aduk rata. Biarkan hingga dingin

3. Tambahkan air dan santan. Masak hingga matang dan bumbu meresap. Angkat, sajikan. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Saksang, Si Legendaris dari Tanah Batak

Penulis : Zulfikar Sy Zulfikar Sy
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
3 Tips Mudah Membuat Es Kopi Rumahanmu Jadi Lebih Variatif
Kuliner
Domba Padjadjaran Ikon Baru Sumedang
Travel
Domba Padjadjaran Ikon Baru Sumedang

Domba ini merupakan hasil penelitian para dosen Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Padjadjaran (Unpad).

Ditiadakan Gage di Lokasi Wisata Gunungkidul Khusus Bus Wisata
Travel
Ditiadakan Gage di Lokasi Wisata Gunungkidul Khusus Bus Wisata

Menghilangkan sistem ganjil-genap (gage) khusus bus pariwisata yang akan masuk ke objek wisata di wilayah ini.

Jalur Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali mulai 1 April 2021
Travel
Jalur Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali mulai 1 April 2021

Keputusan tersebut berdasarkan dari pengumuman Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru nomor PG.08/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/3/2021.

Bipang Ambawang, Kuliner Primadona dari Borneo
Kuliner
Bipang Ambawang, Kuliner Primadona dari Borneo

Bipang adalah kependekan dari babi panggang.

Kelenteng Bersejarah di Jabodetabek yang Layak Kamu Kunjungi
Travel
Kelenteng Bersejarah di Jabodetabek yang Layak Kamu Kunjungi

Tentunya dengan tetap menghormati tradisi Tionghoa dan protokol kesehatan yang berlaku selama pandemi.

 Kerupuk Mi, Takjil Favorit si Penggemar Makanan Asin
Kuliner
Kerupuk Mi, Takjil Favorit si Penggemar Makanan Asin

Kerupuk asal Bogor ini emang legendaris banget.

5 Destinasi Wisata di Lumajang, Cocok untuk Memanjakan Mata
Travel
5 Destinasi Wisata di Lumajang, Cocok untuk Memanjakan Mata

Wisata di Lumajang sangat cocok untuk self healing.

Kejadian Unik Penyelenggaran Festival Film Indonesia Masa Silam
Indonesiaku
Kejadian Unik Penyelenggaran Festival Film Indonesia Masa Silam

Namun, sebelum menantikan pemenang, berikut beberapa kejadian kontrovesial FFI sepanjang sejarah.

Cegah Peningkatan Kasus COVID-19, Pemda Lakukan Skrining ke Pelaku Wisata
Travel
Cegah Peningkatan Kasus COVID-19, Pemda Lakukan Skrining ke Pelaku Wisata

Pihaknya belum mau memberitahu lokasi wisata mana yang diadakannya skrining tersebut.