Ganjil Genap Ditiadakan Saat PSBB Total, Polisi Tunggu Kepastian Anies Polisi menindak pelanggar yang terjaring dalam Operasi Patuh Jaya 2020 di Jalan Kemayoran, Kamis (23/7/2020). (ANTARA/HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)

Merahputih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya belum mengambil langkah lebih lanjut soal peniadaan ganjil genap meski penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) kembali diberlakukan di Jakarta

Polisi masih menunggu keputusan resmi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI soal peniadaan ganjil genap tersebut.

"Kita tunggu keputusan resmi Gubernur soal penerapan ganjil genap," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan, Kamis (10/9).

Baca Juga

Pelanggar Protokol Kesehatan di Sidoarjo Disanksi Berdoa di Makam Korban COVID-19

Ia belum mengetahui apakah Peraturan Gubernur (Pergub) yang diterapkan dalam PSBB kali ini masih sama dengan sebelumnya. "Kita masih menunggu,Pergub berapa yang mau diterapkan," ucapnya.

Dengan diterapkannya PSBB total sejak Senin depan itu, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya belum dapat memastikan apakah aturan ganjil genap kendaraan di 25 ruas jalan di Jakarta, akan tetap diterapkan atau ditiadakan kembali.

“Kami masih menunggu Pergub mana yang akan digunakan untuk PSBB Senin nanti. Apakah Pergub yang lama atau ada Pergub baru,” kata Sambodo.

Polisi menindak pelanggar dalam Operasi Patuh Jaya di Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2020). (ANTARA/HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)
Polisi menindak pelanggar dalam Operasi Patuh Jaya di Jakarta Pusat, Kamis (23/7/2020). (ANTARA/HO/Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat)

Menurut Sambodo dari sana akan dapat dipastikan dan dilihat apakah ganjil genap tetap diterapkan atau ditiadakan kembali.

“Pergub mana yang akan digunakan, menjadi acuan kita untuk bertindak di lapangan. Jadi Hari Minggu nanti, setelah ada aturan, akan kami umumkan apakah ganjil genap berlanjut atau ditiadakan kembali,” paparnya.

Saat ini ganjil genap tetap berlaku sampai Jumat (11/9). “Untuk Sabtu dan Minggu memang ditiadakan. Nah, untuk Senin depannya, apakah ganjil genap tetap berlaku atau ditiadakan, akan kami umumkan hari Minggu, setelah ada aturannya,” kata Sambodo.

Baca Juga

Reza Artamevia Akui Empat Bulan Konsumsi Sabu

Seperti diketahui, Anies memutuskan untuk menarik rem darurat dan kembali menerapkan PSBB. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor yakni ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang hampir penuh dan tingkat kematian yang tinggi.

Keputusan ini juga mengikuti aturan Presiden Joko Widodo yang meminta kesehatan lebih dipentingkan. Diketahui, PSBB transisi di DKI Jakarta berakhir pada Kamis (10/9), ini. PSBB transisi ini telah diberlakukan sejak 5 Juni 2020 lalu. PSBB transisi mulanya dilaksanakan selama 28 hari atau sampai 2 Juli 2020. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Korupsi Lahan DKI, KPK Ingatkan Rudy Hartono Iskandar Penuhi Panggilan Hari Ini
Indonesia
Korupsi Lahan DKI, KPK Ingatkan Rudy Hartono Iskandar Penuhi Panggilan Hari Ini

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil ulang pengusaha Rudy Hartono Iskandar untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi pembelian tanah di DKI Jakarta, pada Kamis (25/3) hari ini.

Kapolri Minta Seluruh Kapolda Fokus Penanganan COVID-19
Indonesia
Kapolri Minta Seluruh Kapolda Fokus Penanganan COVID-19

Sigit menekankan seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) untuk peka dalam merespon situasi penyebaran Corona khususnya klaster baru.

Masuk ke Seluruh Fasilitas Publik Bakal Diwajibkan Pakai Aplikasi Peduli Lindungi
Indonesia
Masuk ke Seluruh Fasilitas Publik Bakal Diwajibkan Pakai Aplikasi Peduli Lindungi

Penggunaan Peduli Lindungi agar mencegah laju pertumbuhan COVID-19 di tengah pelonggaran aktivitas warga yang saat ini telah berlaku.

Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir
Indonesia
Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir

Irwandi juga menyebut program Gerebek Lumpur yang dilakukan sukses untuk menangani banjir.

Pimpinan DPRD DKI Apresiasi 'Blusukan' Risma
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Apresiasi 'Blusukan' Risma

Istilahnya pemimpin yang baik itu 'Mencontohkan dengan Tindakan'

DPR Desak Pemerintah Tanggap Antisipasi Penyebaran Mutasi COVID-19
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Tanggap Antisipasi Penyebaran Mutasi COVID-19

Pemerintah resmi mengonfirmasi dua kasus mutasi COVID-19 dengan kode B117 asal Inggris yang ditemukan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Pemprov DKI Manut Aturan Satgas COVID-19 Soal Isolasi WNA
Indonesia
Pemprov DKI Manut Aturan Satgas COVID-19 Soal Isolasi WNA

Aturan tersebut sesuai dengan adendum Surat Edaran Satgas Penanganan COVID-19

Paspampres Peringatkan Bikers, Terobos Area Ring 1 Bisa Ditembak Pakai Peluru Tajam
Indonesia
Paspampres Peringatkan Bikers, Terobos Area Ring 1 Bisa Ditembak Pakai Peluru Tajam

"Selain itu bisa diambil tindakan menggunakan amunisi tajam," kata dia.

KPK Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Azis Syamsuddin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga orang saksi terkait kasus penanganan perkara di Lampung Tengah yang menjerat mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Indeks Kepercayaan Kepada Jokowi Tahun Ini Lebih dari 70 Persen
Indonesia
Indeks Kepercayaan Kepada Jokowi Tahun Ini Lebih dari 70 Persen

Berdasarkan hasil pengukuran terhadap keseluruhan dimensi tersebut, Presiden memiliki indeks kepercayaan tinggi, yaitu 71,93