Ganjar Sebut Hanya Bicara Soal Ekonomi dengan Jokowi di Istana Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (8/11). Pertemuan dilakukan setelah penganugerahan gelar pahlawan kepada lima tokoh.

Dikonfirmasi awak media, Ganjar membantah adanya pembicaraan politik Pilpres dan Pilgub 2024. Ia memastikan bersama Presiden Jokowi di Istana Negara pada Senin membahas tentang kondisi ekonomi yang sulit.

Baca Juga:

Ganjar Temui Jokowi di Istana

"Politik (2024) oro ono (tidak ada). Membahas tentang kondisi ekonomi yang sulit," kata Ganjar di Solo Tehnopark (STP), Rabu (9/11).

Ganjar menegaskan Presiden Jokowi pada pertemuan itu berpesan pada warga Jawa Tengah meminta daerah untuk memperkuat ekonomi nasional. Dimana memperkuat ekonomi harus dari mikro dan makro.

"Dan ketika kita mesti arisan masing-masing daerah untuk memperkuat ekonomi nasional kita siap," jelas dia.

Ganjar menambahkan selain membahas ekonomi, Presiden Jokowi menyampaikan banyak pesan kepada dirinya mengenai persiapan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, inflasi negara maju banyak yang belum terkendali dan lain-lain.

Baca Juga:

Ganjar Pranowo Usulkan Kenaikan Upah Sesuai Laju Inflasi

Presiden Jokowi juga menyampaikan harapan agar Indonesia tidak menjadi salah satu negara yang terdampak dari gejolak ekonomi dunia.

"Indonesia Insya Allah tidak menjadi bagian negara yang ngantre di depan pintu gerbangnya IMF gitu. Kalau itu bisa dikerjakan daerah mesti menyiapkanlah untuk itu," jelas Ganjar.

Ia menambahkan dirinya diminta oleh Presiden Jokowi untuk memikirkan masyarakat. Dengan tantangan ekonomi di depan mata harus mulai mempersiapkan diri. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Dilema PPP Jelang Pemilu 2024, Pilih Ganjar, Anies atau Kader KIB

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PM Australia Dipastikan Hadiri KTT G20 di Bali
Indonesia
PM Australia Dipastikan Hadiri KTT G20 di Bali

Indonesia dan Australia merupakan partisipan aktif dalam ekonomi kawasan, yakni Indo-Pacific Economic Framework (IPEF)

Tekanan Inflasi Pada Juni dan September 2022 Diprediksi Menurun
Indonesia
Tekanan Inflasi Pada Juni dan September 2022 Diprediksi Menurun

Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2022 sebesar 219,3 atau tumbuh 6,8 persen (mtm) yang lebih tinggi dibanding peningkatan 2,6 persen (mtm) pada bulan sebelumnya.

Polri Ajak Warga Papua Lawan Hoaks Setelah Penangkapan Lukas Enembe
Indonesia
Polri Ajak Warga Papua Lawan Hoaks Setelah Penangkapan Lukas Enembe

Provinsi Papua kini tengah menjadi sorotan pasca-penangkapan Gubernur Lukas Enembe oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Transmisi Komunitas Kasus COVID-19 Berada di Level 1 Jelang Pergantian Tahun
Indonesia
Transmisi Komunitas Kasus COVID-19 Berada di Level 1 Jelang Pergantian Tahun

meningkatnya penyebaran COVID-19 bisa terjadi di tengah tingginya mobilitas warga untuk bepergian.

Sektor Ekonomi Kreatif Jadi Tulang Punggung Pemulihan Ekonomi
Indonesia
Sektor Ekonomi Kreatif Jadi Tulang Punggung Pemulihan Ekonomi

Di Indonesia, ekonomi kreatif memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional sebesar 6,98 persen atau sebesar Rp1.134 triliun.

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dan Antisipasi Krisis Pangan Global
Indonesia
Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional dan Antisipasi Krisis Pangan Global

Pemerintah menggelar rapat koordinasi terbatas (Rakortas) terkait dengan situasi pangan nasional dan antisipasi krisis global di bidang pangan.

Mendag Akui Pembelian Minyak Goreng Gunakan PeduliLindungi Tidak Mudah
Indonesia
Mendag Akui Pembelian Minyak Goreng Gunakan PeduliLindungi Tidak Mudah

Zulkifli Hasan menyatakan bahwa masyarakat dapat membeli minyak goreng cukup dengan menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP).

Jutaan Kelas Menengah Indonesia Jatuh Miskin
Indonesia
Jutaan Kelas Menengah Indonesia Jatuh Miskin

Target kemiskinan dalam indikator pembangunan tahun 2023 mencapai sekitar 7,5 persen sampai 8,5 persen.

Tugas Baru Baru Korps Brimob, Bantu BKKBN Percepat Penanganan Stunting Nasional
Indonesia
Tugas Baru Baru Korps Brimob, Bantu BKKBN Percepat Penanganan Stunting Nasional

Anang menuturkan, Korps Brimob Polri dan BKKBN juga bersama-sama melakukan penanganan stunting on the spot, terhadap wilayah prevalensi tinggi kejadian stunting.

2023 Jadi Momentum Konsolidasi Total Jelang Pemilu
Indonesia
2023 Jadi Momentum Konsolidasi Total Jelang Pemilu

Tahun 2023 ini sebagai tahun untuk berbenah bagi penyelenggaraan Pemilu 2024 yang sudah di depan mata