Ganjar Pranowo: Urusan Capres, Urusan Ibu Mega Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jumat (12/11). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Dukungan masyarakat kepada Ganjar Pranowo maju sebagai presiden pada Pilpres 2024 terus mengalir. Meski pemilihan presiden masih tiga tahun lagi, nama Ganjar dalam berbagai survei selalu masuk tiga besar calon Presiden potensial.

Bahkan, Partai Golkar membuka kesempatan kepada Ganjar Pranowo untuk bergabung menjadi kader dari partai berlambang pohon beringin tersebut.

Baca Juga:

Survei SMRC: 14 Persen Masyarakat Percaya PKI Bakal Bangkit, Mayoritas dari Pemilih Prabowo-Sandi

Sebagai kader yang masih aktif di PDI Perjuangan, Ganjar menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

"Saya mau dipasang-pasangke opo (dipasang-pasangkan apa). Urusan capres urusane Ibu Mega,” ujar Ganjar disela menghadiri pameran 44 Tahun Ketua DPC PDIP, FX Hadi Rudyatmo mengabdi, Solo, Jawa Tengah, Jumat (12/11).

Baca Juga:

Survei Capres SMRC: Prabowo Menurun, Ganjar dan Anies Menguat

Ganjar Pranowo siap mengikuti segala arahan dan keputusan Megawati Soekarnoputri. Hal itu sudah menjadi keputusan partai.

“Lha yo urusane kui (capres) manut, wong kader kok. (Iya kan itu ikut saja, kita hanya kader harus ikuti Ketua umum),” kata dia.

Baca Juga:

Prabowo Minta TNI Solid untuk Jaga Pesatuan Bangsa

Disinggung adanya pendekatan yang dilakukan Partai Golkar, Ganjar menegaskan tidak ada. Termasuk komunikasi dengan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurdin Halid juga tidak ada.

"Sopo wae bikin statement kan yo etuk (siapa saja bisa bikin statement boleh saja) kok,” tutup Ganjar. (Ismail/Jawa Temgah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR: Dukung Kemerdekaan Palestina Bagian Amanat UUD 1945
Indonesia
DPR: Dukung Kemerdekaan Palestina Bagian Amanat UUD 1945

Dukungan kemerdekaan Palestina merupakan bentuk nyata bagian amanat pembukaan UUD NRI Tahun 1945 yang menyatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan adalah hak segala bangsa.

Anies Buka Sentra Vaksinasi Malam Hari
Indonesia
Anies Buka Sentra Vaksinasi Malam Hari

Cara mendaftarkan vaksin malam pun mudah

Soal Alutsista Rp1.700 Triliun, Guru Connie Rahakundini: Kemhan Sudah Sesuai Prosedur
Indonesia
Soal Alutsista Rp1.700 Triliun, Guru Connie Rahakundini: Kemhan Sudah Sesuai Prosedur

Pemerintah melalui Kementerian Pertahanan tengah menggodok rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengadaan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpalhankam). Anggaran Apalhankam senilai Rp1.700 triliun itu menuai kontroversi.

Pemerintah Harus Cari Solusi Selesaikan Konflik di Papua
Indonesia
Pemerintah Harus Cari Solusi Selesaikan Konflik di Papua

TNI dan Polri untuk meningkatkan pengamanan di wilayah penerbangan sipil Papua, setelah terjadinya penyanderaan pesawat perintis.

Klaim Asuransi Rp3 Miliar Dikabulkan Manulife, Nasabah: Terima Kasih Semua
Indonesia
Klaim Asuransi Rp3 Miliar Dikabulkan Manulife, Nasabah: Terima Kasih Semua

Menurut dia, pembayaran klaim ini akan menambah kepercayaan masyarakat Indonesia, hal ini perlu dicontoh oleh asuransi-asuransi lainnya.

Petugas Paksa Putar Balik 200 Kendaraan di Empat Titik Penyekatan
Indonesia
Petugas Paksa Putar Balik 200 Kendaraan di Empat Titik Penyekatan

Jika tak memenuhi kriteria itu, pengendara bakal diputar balik. Dari informasi di lapangan, ada 200-an kendaraan yang diputarbalik

Pemkot Tangerang Mulai Berikan Vaksin Booster Pada Nakes
Indonesia
Pemkot Tangerang Mulai Berikan Vaksin Booster Pada Nakes

Vaksinasi dosis ketiga bagi tenaga kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan efikasi serta mencegah penularan COVID-19 pada nakes yang bertugas merawat pasien corona.

Anies Klaim Banjir di Jakarta Sudah Surut
Indonesia
Anies Klaim Banjir di Jakarta Sudah Surut

"Dini hari jam 3 pagi tadi dipastikan 100 persen sudah surut," kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Petani Muda Lulusan S2 UGM Gagas Teknologi Drone Pertanian di Karawang
Indonesia
Petani Muda Lulusan S2 UGM Gagas Teknologi Drone Pertanian di Karawang

Merantau kuliah tinggi-tinggi di Kota Pelajar Yogyakarta tak membuat Ainul Yaqin meninggalkan lahan pertanian.

Pemerintah Diminta Kaji Secara Mendalam TNI/Polri Aktif Jadi Plt Kepala Daerah
Indonesia