Gandeng Puluhan Pengrajin Lokal, Bir Bintang Produksi 50.000 Masker untuk Lawan COVID-19 Bir Bintang gandeng pengrajin lokal produksi 50.000 masker untuk lawan COVID-19 (Foto: istimewa)

MELIHAT perkembangan situasi pandemi di Indonesia, Bir Bintang memproduksi 50.000 masker berbahan kain guna melawan pandemi COVID-19. Namun Bir Bintang tak sendirian, melainkan bekerjasama dengan puluhan pengrajin lokal industri konveksi di Bali, yang usahanya saat ini terdampak oleh lesunya industri pariwisata karena pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Merah Putih Kasih Foundation Salurkan Donasi Pada Gerakan BagiGaji.id

Inisiatif itu merupakan bentuk dukungan atas imbauan dari pemerintah, kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

Bur Bintang Gandeng puluhan pengrajin lokal untuk produksi 50.000 masker (Foto: istimewa)

Penggunaan masker berbahan kain pun bisa dicuci serta digunakan kembali, menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan ditengah upaya memutus rantai penyebaran COVID-19.

"Produksi masker ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong kegiatan-kegiatan padat karya bagi para pekerja di bidang pariwisata, yang merupakan salah satu sektor yang merasakan dampak paling berat dari COVID-19. Kami berharap melalui inisiatif ini, Bir Bintang dapat mendukung ekonomi lokal yang sedang menurun, dan pada saat yang sama turut berkontribusi untuk kebutuhan masyarakat," tutur Mariska van Drooge-Parlevliet, Direktur Marketing Bir Bintang, seperti rilis yang diterima merahputih.com Rabu (20/5).

Baca Juga:

1.000 Paket Sembako Bentuk Kepedulian JHL Group untuk Masyarakat di Sekitarnya

Sementara itu Rudolf Dethu, Koordinator Konveksi Bali menuturkan, jika inisiatif dari Bir Bintang tepat sasaran, disaat industri konveksi tengah lesu akibat pandemi COVID-19.

"Inisiatif dari Bir Bintang tepat sasaran karena konfeksi memang salah satu bidang usaha yang sangat merasakan dampak dan terkapar akibat COVID-19. Pembuatan masker sebanyak 50.000 buah ini efektif mendongkrak gairah ekonomi UMKM di sektor usaha jahit, dan dampak positifnya dirasakan langsung oleh para penjahit," Rudolf.

Nantinya puluhan ribu masker kain polo tersebut, akan didistribusikan secara gratis pada konsumen, serta para petugas di ribuan outlet penjual Bir Bintang di Bali, dan berbagai area lain yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sejumlah masker pun akan dibagikan pada para relawan PMI yang bekerja di lapangan, yang juga akan membantu distribusi masker kain ini kepada para pekerja informal atau pekerja esensial yang membutuhkan.

Selain masker, Bir Bintang juga mendonasikan hand sanitizer dan pakaian hazmat (Foto: istimewa)

Seperti halnya petugas kebersihan, penjual di pasar tradisional, serta petugas jasa pengantaran atau pengiriman barang. Karena penanganan pandemi COVID-19 tak hanya pekerjaan yang harus dihadapi oleh tim medis dan relawan, kita semua pun haru gotong-royong untuk memeranginya.

Selain memproduksi 50.000 masker, Bir Bintang pun menyumbangkan 5.000 liter hand sanitizer, untuk membantu kebutuhan para relawan medis PMI dan fasilitas layanan kesehatan. Di mana bantuan itu dsalurkan pada PMI dan empat Rumah Sakit rujukan untuk penanganan COVID-19 di Banten dan Jawa Timur.

Untuk membantu kebutuhan tenaga medis di keempat rumah sakit itu, Bir Bintang juga sudah menyalurkan 2.250 pakaian hazmat, yang diproduksi bekerjasama dengan pengusaha konveksi lokal di jakarta, yang kini usahanya terkena dampak COVID-19. (Ryn)

Baca Juga:

Merah Putih Kasih Fondation Salurkan Bantuan Perlengkapan Medis ke 6 Rumah Sakit

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH