Gandeng KemenPUPR, Pemprov DKI Siap Salurkan Air Bersih ke Warga Jakarta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (ANTARA/HO-Sudin Kominfotik Jakarta Selatan)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim telah menyiapkan opsi penyaluran air bersih dengan air perpipaan untuk warga Ibu Kota. Sehingga, nantinya tidak lagi menggunakan air tanah.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria mengatakan, ada sejumlah sumber air bersih yang nantinya akan disalurkan ke warga Jakarta yakni dari Penyediaan Air Minum (SPAM) Karian-Serpong, Waduk Jatiluhur, serta Waduk Juanda. Penyaluran air bersih ini bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga:

Anies Akan Bagikan Anggaran ke Warga Jakarta Bangun Sumur Resapan

"Untuk ke depan, agar bisa menyalurkan kebutuhan air bersih di DKI Jakarta," ucap Riza di Jakarta, Rabu (6/10).

Riza mengakui Pemprov DKI baru bisa mencapai 62 persen dalam mendistribusikan air bersih ke warga Jakarta. Sementara sisanya, masyarakat masih memakai air tanah untuk kebutuhan sehari-hari.

"Sisanya masyarakat masih mengambil dari pompa, jetpam dan sebagainya," lanjut dia.

Jika pendistribusian air bersih dari SPAM Karian-Serpong dan Waduk Juanda sudah berjalan, warga yang menggunakan air tanah pasti akan berkurang.

"Jadi semakin banyak pam menyalurkan air bersih, maka penyedotan air melalui pompa akan berkurang ya," paparnya.

Ilustrasi (Pixabay)

Untuk mengatasi penurunan permukaan tanah di Jakarta, mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra ini meminta masyarakat DKInuntuk menghemat pemakaian air tanah. Dikhawatirkan semakin masifnya penggunaan air tanah makin parah penurunan pemukaan tanah Jakarta.

"Harus dijaga air, sekalipun kita bukan di Timur Tengah, padang pasir yang sulit air, tapi tetap Kita harus menjaga lingkungan kita, salah satunya adalah memastikan kebutuhan air bersih agar dihemat dijaga," pungkaanya.

Baca Juga:

Penyaringan Nanoteknologi, Inovasi yang Atasi Kekurangan Air Bersih

Sebelumnya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menghentikan penggunaan air tanah di Jakarta. Langkah ini diambil pemerintah demi menjaga kualitas tanah di ibu kota.

"Jadi, kami harus menghentikan penggunaan air tanah di DKI Jakarta dan sekitarnya. Tentu untuk menjaga agar penurunan tanah di Jakarta tak terjadi kembali," ungkap Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Menpan RB Punya Dasar Hukum Tindak ASN Penerima Bansos
Indonesia
Menpan RB Punya Dasar Hukum Tindak ASN Penerima Bansos

Sanksi agi ASN penerima bansos didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Fraksi Lain Cuek, PDIP Mulai 'Menyerah' soal Interpelasi Formula E
Indonesia
Fraksi Lain Cuek, PDIP Mulai 'Menyerah' soal Interpelasi Formula E

Dengan demikian, PDIP tak lagi berusaha merayu anggota fraksi lain untuk gabung mengusulkan hak interpelasi.

Mau Naik Transjakarta? Wajib Bawa Surat Vaksin
Indonesia
Mau Naik Transjakarta? Wajib Bawa Surat Vaksin

3 hari pertama ini, Transjakarta menghimbau seluruh masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19 untuk segera melakukan vaksinasi

Hubungi 0811-1173-165 Jika Butuh Pemulasaran Jenazah COVID-19 di Bogor
Indonesia
Hubungi 0811-1173-165 Jika Butuh Pemulasaran Jenazah COVID-19 di Bogor

Dari 36 orang tersebut dibagi menjadi tiga tim, agar bisa bergantian menjalankan tugas dan tidak sampai kekurangan petugas.

Operasi Zebra 2021, Anies: Kedisiplinan Prokes Kita Terapkan dalam Berlalu Lintas
Indonesia
Operasi Zebra 2021, Anies: Kedisiplinan Prokes Kita Terapkan dalam Berlalu Lintas

Upaya Polda Metro Jaya menggelar Operasi Zebra Jaya 2021 dapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI.

 KPK Dalami Kasus Bansos Lewat Penyuap Bekas Mensos Juliari
Indonesia
KPK Dalami Kasus Bansos Lewat Penyuap Bekas Mensos Juliari

Juliari bersama Adi dan Matheus diduga menerima suap senilai sekitar Rp17 miliar dari Ardian dan Harry selaku rekanan Kemensos dalam pengadaan paket bansos.

DKI Temukan 800 Klaster Larangan Mudik Lebaran
Indonesia
DKI Temukan 800 Klaster Larangan Mudik Lebaran

Pemprov DKI Jakarta menemukan sebanyak 800 klaster COVID-19 selama masa larangan mudik Lebaran Idul Fitri 2021.

Pengguna Narkoba Diperkirakan Mencapai 4,9 Juta Orang, Jabar 900 Ribu
Indonesia
Pengguna Narkoba Diperkirakan Mencapai 4,9 Juta Orang, Jabar 900 Ribu

Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat, saat ini Indonesia sudah darurat narkoba.

Wagub DKI: Setelah Jam 8 Malam Tak Ada Kegiatan Lagi
Indonesia
Wagub DKI: Setelah Jam 8 Malam Tak Ada Kegiatan Lagi

Pemprov DKI Jakarta meminta masyarakat untuk patuh terhadap aturan jam malam yang diberlakukan pemerintah guna menekan penyebaran kasus COVID-19.

BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini
Indonesia
BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini

Kemudian cuaca pada malam hingga dini hari seluruh wilayah DKI Jakarta diperkirakan juga akan cerah berawan