Gandeng BIN, 'Obat COVID-19' Unair Masuk Tahap Desain Kemasan Draf desain kemasan Regimen Kombinasi 5 Obat untuk pasien COVID-19 hasil penelitian dari Unair. (IST/Unair)

MerahPutih.com - Masih ingat Regimen Kombinasi 5 Obat hasil riset dari Universitas Airlangga (Unair) yang diklaim dapat menyembuhkan pasien COVID-19 pada Juni lalu? Penelitian saat ini sudah merampungkan tahap ujiklinis. Unair juga rencananya akan menggandeng Badan Intelijen Negara (BIN) dalam melanjutkan proses produksinya.

Koordinator Produk Riset Covid Unair Profesor Ni Nyoman Tri Puspaningsi menjelaskan regimen kombinasi obat itu saat ini sudah masuk tahap rancangan desain kemasan. Meski demikian, dia menegaskan saat ini obat belum bisa diperjualbelikan secara bebas.

"Masih draf desain produk yang akan dipakai sebab di sudut kanan kemasan masih ada tulisan ‘tidak diperjualbelikan’ untuk itu masih jadi rancangan desain,” kata Nyoman, saat dikonfirmasi MerahPutih.com, Minggu (9/8).

Baca Juga:

Temuan Tim Riset Unair, Kombinasi 5 Obat ini Ampuh Bunuh Virus Corona

Lebih jauh, Nyoman menjelaskan regimen kombinasi 5 obat itu nantinya bisa segera diproduksi secara massal, bahkan diharapkan bisa diperjualbelikan secara bebas. Namun, lanjut dia, kebijakan itu nanti bergantung pada kebijakan pabrikan farmasi yang akan menangani produksi obat.

Sebelumnya, Rektor Unair Prof Mohammad Nasih menyampaikan tim riset kampusnya tengah berupaya untuk mempercepat pencegahan COVID-19 dengan lima kombinasi regimen obat yang banyak beredar di pasaran dijadikan obat untuk pasien COVID-19.

Obat
Kombinasi 5 obat untuk pasien terpapar virus Corona hasil penemuan tim riset dari Unair. Foto: Istimewa

Di waktu yang sama, Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Stem Cell Unair Purwati menjelaskan, kombinasi dari 5 obat itu terdiri dari Lopinavir/ritonavir dengan azithromicyne, Lopinavir/ritonavir dengan doxycyline, Lopinavir/ritonavir dengan chlaritromycine, Hydroxychloroquine dipadu azithromicyne, serta Hydroxychloroquine dengan doxycycline.

"Regimen kombinasi 5 obat Corona memang belum diedarkan serta dikomersialisasi secara bebas. Sebab pekerjaan ini hasil kerja sama antara UNAIR, BNPB, berikut Badan Intelijen Negara (BIN). Yah pastinya hal baik ini pasti akan kami sebarkan untuk kepentingan masyarakat Indonesia," tutur Purwati pada 12 Juni lalu.

Purwati mengklaim racikan obat tersebut sangat efektif dan memiliki daya bunuh virus maksimal. Dosisnya, 1/5 dan 1/3 lebih kecil dibandingkan dosis tunggalnya, sehingga meminimalisisr efek toksik jika dikonsumsi sebagai obat tunggal.

“Hasil uji HSCs memaparkan usai 24 jam virus SARS CoV2 isolat Indonesia sudah mampu dieliminasi oleh stem cells tersebut. Namun, hasil uji tantang NK cells terhadap virus, usai 72 jam tertera sebagian virus bisa diinaktivasi oleh NK cells itu sendiri,” tutup peneliti Unair itu. (Andika L/Jawa Timur)

Baca Juga:

Ingat! Klorokuin & Hidroksiklorokuin Tak Bisa Sembarangan Digunakan ke Pasien COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas COVID-19 Ingatkan Kerumunan Massa Penjemput Rizieq Shihab Tidak Boleh Terulang
Indonesia
Satgas COVID-19 Ingatkan Kerumunan Massa Penjemput Rizieq Shihab Tidak Boleh Terulang

Kerumunan besar seperti saat penjemputan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab diharap jadi yang terakhir. Sebab, bisa meningkatkan potensi penularan dan kenaikan kasus.

Pasien COVID-19 Punya Risiko Kena DBD Lho
Indonesia
Pasien COVID-19 Punya Risiko Kena DBD Lho

Dia mengingatkan warga untuk terus waspada

Ditangkap di Tulungagung, Terduga Teroris Langsung Diperiksa di Polda Jatim
Indonesia
Ditangkap di Tulungagung, Terduga Teroris Langsung Diperiksa di Polda Jatim

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto mengatakan, saat ini ia tengah menjalani pemeriksaan di Polda Jatim.

5 Jurnalis di Surabaya Diintimidasi saat Demo, AJI Minta Polisi Belajar Lagi UU Pers
Indonesia
5 Jurnalis di Surabaya Diintimidasi saat Demo, AJI Minta Polisi Belajar Lagi UU Pers

"Kecaman tak mengubah apapun. Sebab itu, pada akhirnya kami ingin ucapkan, SELAMAT BELAJAR (LAGI)," tutup Faridl

Warga DKI Diimbau Tak Gelar Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan
Indonesia
Warga DKI Diimbau Tak Gelar Salat Idulfitri di Masjid dan Lapangan

Hal itu dikhawatirkan akan membuat penyebaran COVID-19 semakin meluas karena adanya kerumunan.

Kematian Akibat COVID-19 Diprediksi Menurun di April Mendatang
Indonesia
Kematian Akibat COVID-19 Diprediksi Menurun di April Mendatang

Telah tiba vaksin Sinovac yang akan digunakan untuk tahap pertama vaksinasi. Rencananya selain Sinovac akan digunakan juga vaksin Pfizer/BioNTech, Novavax dan AstraZeneca.

Dianggap Bisa Kendalikan Corona, Anies Diminta Tak Perpanjang PSBB
Indonesia
Dianggap Bisa Kendalikan Corona, Anies Diminta Tak Perpanjang PSBB

Jika PSBB dilanjutkan Gubernur Anies, maka harapan untuk warga DKI akan musnah.

Rapid Test Massal Tiga Pasar Tradisional di Solo, 14 Orang Reaktif
Indonesia
Rapid Test Massal Tiga Pasar Tradisional di Solo, 14 Orang Reaktif

Perinciannya lima orang dari Pasar Gede, enam orang dari Pasar Kadipolo, dan tiga orang dari Pasar Legi.

Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir
Indonesia
Pemkot Jakpus Klaim Pembuatan Embung Sukses Atasi Banjir

Irwandi juga menyebut program Gerebek Lumpur yang dilakukan sukses untuk menangani banjir.

Ayah Pramugara Sriwijaya Air Berharap Anaknya Mati Syahid
Indonesia
Ayah Pramugara Sriwijaya Air Berharap Anaknya Mati Syahid

Sementara, Kedatangannya untuk mengkonfirmasi kepada tim DVI Polri