Udil, 'Gamer' Sukses yang Hasilkan Ratusan Juta Rupiah Kisah sukses seorang pro player bernama Muhamad julian ardiansyah alias Udil (Foto: Mp/Raden Yusuf Nayamenggala)

MUNGKIN menurut sebagian orang, main game online sering dianggap memberikan pengaruh negatif ketimbang positifnya yah. Apalagi bagi anak-anak atau remaja yang masih menempuh pendidikan. Pastinya bakal habis kalian di nyokehin (marahin) Bokap Nyokap lantaran kerjanya main game terus bukannya belajar.

Tapi hal itu enggak berlaku rasanya untuk gamers asal Bandung bernama Muhamad Julian Ardiansyah atau yang lebih akrab disapa Udil. FYI aja nih nama Udil merupakan nick name doi di Game Mobile Legends. Dia merupakan pro player yang tergabung dalam tim Mobile Legend paling ditakuti di Indonesia bahkan Asia Tenggara, ONIC Esports.

Baca juga:

Lima Atlet Perempuan Terkaya eSports

Udil salah satu atlet esports Indonesia yang sangat berbakat dan berprestasi (Foto: Instagram @udilsurbakti)

Prestasi yang telah ditorehkan oleh Udil dengan timnya ONIC Esports tak bisa dianggap enteng. Bayangkan saja, pada tahun 2019 ini tim tersebut telah sukses menyabet gelar juara kompetisi kelas nasional hingga internasional. Dari mulai Piala Presiden, Mobile Legends Profesional League (MPL) Season 3, Mobile Legends Southeast Asia Cup (MSC) 2019 dan banyak gelar bergengsi lainnya.

Kecintaan Udil pada game Mobile Legends berawal dari tahun 2018, awalnya doi sih hanya iseng-iseng aja. Tapi setelah dia mulai main, Udil pun melihat peluang yang bisa digapainya.

"Aku main Mobile Legends ini dari tahun lalu 2018. Berawalnya kayak iseng-iseng doang, terus ngelihat dimana titik jess no limit naik nih, dan youtuber-youtuber game main mobile legends namanya boom. Berarti aku harus mainin game ini dan aku harus seperti mereka," ucap Udil saat ditemui merahputih.com di kawasan FX Sudirman, Jakarta.

Selain terinspirasi dari para gamer dan YouTuber yang sukses berkat Mobile Legends. Rupanya ada alasan lain, pada dasarnya Udil merupakan pemain game DOTA, namun dia merasa sulit untuk masuk masuk dalam pro scene atau menjadi pro player di DOTA. Jadi Udil pun melampiaskannya di Mobile Legends.

Udil terinspirasi dari beberapa pro player serta youtuber game terkenal (Foto: instagram @udilsurbakti)

Singkat cerita, DOTA dan Mobile Legends memiliki kemiripan, karena sama-sama Game MOBA (Multiplayer Online Battle Arena). Hanya saja ada beberapa perbedaan, seperti durasi pertandingan. Jika DOTA kurang lebih butuh 60 menit untuk 1 kali game. Sementara Mobile Legends hanya sekitar 15 menit saja. Tentunya dari segi hero, tampilan ataupun grafik juga berbeda.

Hal itu juga menjadi salah satu alasan dari Udil hingga akhirnya memilih fokus menekuni mobile legends. "Kalau di mobile legends itu kayak ringan gitu yah, maksudnya kayak waktu yang aku keluarkan singkat banget. Kalau DOTA kan satu jam-an, kalau mobile legend cuma 15 menitan. Yah lebih baik lah, terus ada kesempatan untuk aku bersinar juga, pokonya lebih baik daripada DOTA," lanjutnya.

Udil meraih karir yang cemerlang bersama tim ONIC Esports (Foto: instagram @onicesports)

Karir cemerlang Udil di dunia esports tak didapatkan dengan mudah begitu saja. Kerja keras dan latihan adalah kuncinya. Selain itu karir cemerlang Udil pun tak terlepas dari Tim ONIC Esports.

Awal perjalanan Udil masuk dalam Tim ONIC Esports, bermula ketika Udil meraih top global rank dan top global untuk hero Selena. Top Global Rank sendiri merupakan salah satu posisi tertinggi player mobile legends. Untuk menembus posisi tersebut, tentunya sangat sulit jika tak didukung dengan skill yang mumpuni dan waktu yang banyak untuk terus bermain.

Tak banyak yang tahu, untuk menembus peringat tertinggi di mobile legend itu, Udil harus bermain hampir seharian penuh. Dia mulai bermain dari bangun jam 6 pagi hingga jam 9 malam.

Sementara itu, Udil juga bermain solo rank alias bukan dengan tim. Bagi para pemain mobile legends, bermain solo rank merupakan sesuatu yang cukup sulit. Karena terbilang 'untung-untungan' mendapatkan tim, kalau beruntung bisa dapat tim pro, bisa juga yang noob.

Berawal dari kegigihan Udil hingga akhirnya menembus top global rank mobile legends (Foto: instagram @udilsurbakti)

Berkat kegigihan Udil yang menembus peringkat top global rank itulah, Udil diajak bergabung ke tim ONIC oleh rekannya bernama James.

"Waktu itu aku top global, kemudian diajak masuk ONIC sama james, mantan kaptenku dulu. Terus aku diajak sama dia, dia bilang 'ayo diel kamu ikut sama aku dan kita jadi tim paling atas'. masuklah aku ke envy ONIC, sebenarnya dulu belum ONIC, jadi kayak tim lainnya ONIC," Cerita Udil.

Melihat durasi bermain game Udil yang 'tak normal', kamu tentu bertanya-tanya mengapa Udil bisa bermain hampir sehari penuh? Rupanya Udil sempat meninggalkan sekolahnya demi bisa fokus bermain game Mobile Legends.

Baca juga:

Bukan Mobile Legends, Inilah 5 Turnamen 'Esports' dengan Total Hadiah Fantastis

Keputusan tersebut tentunya terbilang sangat kontroversial, karena bagaimanapun pendidikan formal itu sangat penting, apalagi saat itu Udil berada di bangku kelas 2 SMA. Tapi Udil menegaskan, menahan untuk melanjutkan pendidikannya, bukan berarti dia akan berhenti sekolah dan tak melanjutkan pendidikan formalnya.

"Enggak sekolah waktu itu. Jadi waktu itu aku udah ngebuletin tekad mengganti waktu sekolah aku sama game ini. Jadi sekolah aku nantilah tunggu game ini udah mati baru aku lanjut sekolah. Pendidikan terakhir SMA kelas 2. Bukan berhenti yah tapi aku nahan dulu! Soalnya mobile legendsnya masih hype, sayang banget buat dilewatin," jawab Udil dengan antusias.

Lalu keputusan itu pun membuat orang tua manapun tak menyetujuinya. Begitu juga dengan orang tua Udil. Berdasarkan pengakuan Udil, orang tuanya tak setuju, kesal dan marah.

Namun orangtua Udil tak bisa berkata banyak, lantaran Udil merupakan tipe anak yang keras kepala.

"Waktu awal-awal mereka (orangtua) enggak setuju. Pertama kesel, marah tapi mereka enggak bisa ngelupain karena aku anak mereka juga. Tapi mereka enggak berkata banyak karena aku sendiri pun anaknya keras kepala, jadi ketika aku pengin ini ya harus. Jadi ya mereka bilang, 'terserah kamu, bapak atau mamah dukung yang terbaik aja'," ungkap Udil.

Udil memutuskan untuk fokus ke Mobile Legends sendiri, sebelum dirinya bergabung dengan tim Esports profesional yakni ONIC Esports. Hingga akhirnya dia memantapkan diri dan menjadi gamer terkenal.

Bersama ONIC Esports, Udil bahkan mencetak sejarah baru (Foto: instagram @onicesports)

Seiring berjalannya waktu, Udil semakin giat dan betah bermain Mobile Legends, karena banyak hal yang bisa didapatkannya. dari mulai uang dan ketenaran seperti halnya dikenal sebagai artis ataupun profesional gamer.

Meraih pundi-pundi rupiah dari game, rupanya sudah dirasakan oleh Udil lewat game yang ditekuninya sebelumnya Mobile Legends, yakni DOTA. Dia mulai meraih uang dari game dengan menjadi 'Joki MMR', atau menjadi joki akun orang lain untuk menaikan peringkat Match Making Rating sebuah akun.

"Dulu sih joki DOTA, joki MMR, selain itu enggak ada lagi sih. Masalahnya pas aku main DOTA 2, waktu yang aku habiskan disana tuh kayak seharian. Jadi ketika aku punya uang dari sana, aku enggak berpikir melakukan hal lain selain hal itu," ungkap Udiel.

Nah ini dia bagian yang paling ditunggu-tunggu, yakni penghasilan dari seorang atlet Esports sukses atau pro player bernama Udil. Saat ditanya merahputih.com, Udil mengaku telah menghasilkan uang yang sangat banyak nilainya dari game Mobile Legends.

"Kalau pendapatan, kisarannya ratusan (juta) itu dari turnamen doang yah, belum dari segi hiburan kaya live streaming gitu, hehehe," ungkap Udil seraya tersenyum.

Pundi-pundi rupiah bernilai ratusan juta berhasil diraih Udil dari game (Foto: instagram @onicesports)

Selain berkarir dengan tim Esports profesional, Udil juga punya Channel YouTube. Subscribernya pun lumayan banyak, sudah 180 ribu lebih, padahal dia baru upload sekitar 4 video. Nama Channel YouTubenya Udil Surbakti.

Ketika telah menghasilkan uang banyak dari game, Udil pun akhirnya bisa membuktikan kepada orangtuanya jika dia juga bisa sukses.

"Setelah aku kayak sekarang, mereka langsung bisa tenang lah, yang sebelumnya kan 'aduh ini gimana nih anakku bakal sukses apa enggak'. Pas udah seperti ini baru mereka bilang 'aah akhirnya anakku bisa memegang kata-kata seperti yang dia bilang'," ungkap Udil.

Namun meski telah bergelimang uang lantaran telah bisa menghasilkan ratusan juta rupiah dari game. Namun seiring dengan perjalanan waktu, ia tidak lagoi memikirkan diri sendiri namun kiprahnya bagi Indonesia.

"Kalau jujur sih, uang yah kalau awal-awal, tapi makin kesini aku makin peduli sama yang lain dimana pengen ngelihat esports Indonesia itu maju. Salah satunya misalnya aku menjadi orang yang memajukan itu. mungkin ketika aku juara dunia nanti atau juara Sea Games terus aku ada di museum kan gitu," tegas Udil.

Udil menggunakan uang yang dihasilkannya dengan bijak (Foto: instagram @onicesports)

Mempunyai penghasilan ratusan juta rupiah di usia muda, Udil tak lantas sembarangan menggunakan uangnya. Meski dirinya tak menampik jika mempergunakan sebagian uangnya untuk memanjakan diri.

"Untuk saat ini yang bisa aku lakuin dua hal, yang pertama investasi untuk diriku sendiri kayak buang-buang duit, yang kedua aku simpan untuk tabun. Kita kan enggak tahu yah masa depan yang terjadi seperti apa, musibah, kecelakaan, siapa yang tahu? Jadi aku siap-siap aja buat jaga-jaga," tegas Udiel.

Tapi ternyata tak hanya itu, selain menabung dan memanjakan diri, Udiel rupanya sudah ingin membangun sebuah bisnis.

"Udah itu sih, tapi aku enggak bisa sebutin, bukan tentang makanan tapi seputar jasa lah. Bentuknya bukan produk tapi jasa," katanya berahasia.

Udiel memang 'nakal' namun dapat membuktikan tetap pada jalur positif. Dari memutuskan untuk menahan sekolah sejenak, hingga akhirnya meraih ratusan juta rupiah. Banyak hal yang bisa kita petik dari keputusan Udiel itu. Seperti tekad yang kuat, kegigihan, fokus dan kerja keras. Karena tanpa usaha yang keras, sesuatunya tak akan maksimal ya gengs! (ryn)

Baca Juga:

ONIC Bawa Energi Baru untuk Perkembangan Esports Indonesia

Kredit : raden_yusuf


Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH