Polres Bantul Korek Keterangan Tiga Saksi Kecelakaan Bus di Imogiri Kondisi bus wisata saat menabrak tebing. (Foto: MP/Twitter Polres Bantul)

MerahPutih.com - Polres Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, memeriksa tiga orang saksi terkait kecelakaan bus pariwisata asal Sukoharjo di Imogiri. Keterangan saksi diperlukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Kapolres Bantul, AKBP Ihsan mengatakan, ketiga saksi yang diperiksa adalah penumpang bus dan warga di sekitar lokasi yang melihat kejadian nahas itu.

Baca Juga

Buntut Kecelakaan Maut, Bus Dilarang Melintas Jalan Imogiri Mangunan Bantul

"Kami akan gali salah satunya terkait penyebab kecelakaan bus.. Ada tiga orang yang sudah diperiksa. Salah satunya kernet bus," kata Ihsan saat konferensi pers di Mapolres Bantul, Rabu (9/2)

Berdasarkan keterangan salah seorang saksi, lanjut Iksan, sebelum kecelakaan bus pariwisata tersebut hendak menyalip truk Engkel pasir. Namun, supir tidak dapat mengendalikan laju bus. Kemudian, banting stir ke kanan dan menabrak tebing karena di depan ada truk engkel yang membawa muatan pasir yang berjalan pelan-pelan,

"Sebelum kecelakaan saksi tidak mendengar suara rem maupun klakson dari kendaraan bus. Tapi saksi melihat truk pasir didepan bus. Saat menyalip, saksi melihat ada rambu-rambu turunan di timur tempat kejadian perkara. Bus lalu melaju dari timur ke barat tidak terkendali," beber Ihsan.

Baca Juga

Kartu Izin Angkut Sopir Bus Kecelakaan Maut di Bantul Kadaluarsa

Sebelum menabrak tebing, saksi tidak melihat supir berusaha mengerem. Sebaliknya saksi melihat supir malah memainkan porsneling.

"Pemeriksaan saksi-saksi berikutnya kami menunggu kondisi dari korban yang saat ini masih dirawat, dan karena masih menjalani perawatan kami tidak mungkin melakukan pemeriksaan, dan kami tunggu proses perawatannya apakah sudah bisa diperiksa atau tidak," katanya.

Usai kejadian kecelakaan itu, jajaran kepolisian Bantul sudah mengevakuasi kendaraan. Body bus sudah dititipkan di Rumah Penyimpangan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) yang ada di Bantul.

Kecelakaan bus wisata Gandos Abadi berpelat AD 1507 EH terjadi pada Minggu (6/2) siang. Bus yang membawa rombongan family gathering warga Sukoharjo menabrak dinding Bukit Bego di jalan Imogiri-Mangunan. Akibatnya 13 nyawa meninggal dunia serta 24 penumpang luka-luka.

Korban luka kini dirawat di sejumlah rumah sakit di Bantul. Sisanya luka ringan dan sudah dibolehkan untuk pulang ke rumahnya masing-masing di Sukoharjo dan Surakarta. Kepulangan mereka diantar oleh polisi dan Pemkab Bantul. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

KNKT Beberkan Hasil Investigasi Penyebab Kecelakaan Bus Pariwisata di Bantul

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Atap Rumah Warga Sumur dan Munjul Runtuh Akibat Gempa M 6,7
Indonesia
Atap Rumah Warga Sumur dan Munjul Runtuh Akibat Gempa M 6,7

Sedangkan, sejumlah rumah di Kecamatan Sumur dan Munjul mengalami kerusakan pada bagian atap dan teras rumah.

Terpapar COVID-19, Erick Thohir Tetap Kerja dan Ikut Rapat Online Bersama Jokowi
Indonesia
Terpapar COVID-19, Erick Thohir Tetap Kerja dan Ikut Rapat Online Bersama Jokowi

Menteri BUMN, Erick Thohir harus menjalani isolasi mandiri setelah dikonfirmasi terpapar COVID-19.

Pasien Positif COVID-19 Selasa (23/11) Bertambah 264 Orang
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 Selasa (23/11) Bertambah 264 Orang

Airlangga menyampaikan booster vaksin COVID-19 akan diberikan lewat dua skema

Kemenkes: Vaksin Booster COVID-19 Beri 91 Persen Perlindungan dari Kematian
Indonesia
Kemenkes: Vaksin Booster COVID-19 Beri 91 Persen Perlindungan dari Kematian

Indonesia menargetkan vaksinasi lengkap 70 persen populasi terpenuhi pada Juni 2022.

10 Legislator Muara Enim Segera Diadili
Indonesia
10 Legislator Muara Enim Segera Diadili

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merampungkan berkas perkara sepuluh anggota DPRD Muara Enim.

Begini Aturan Anyar Sanksi Administratif Perpajakan Setelah UU HPP Disahkan
Indonesia
Begini Aturan Anyar Sanksi Administratif Perpajakan Setelah UU HPP Disahkan

Dengan adanya perubahan dalam UU HPP, maka pengenaan sanksi dalam SKPKB menjadi bunga yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan, yang dihitung berdasarkan suku bunga acuan per bulan ditambah 20 persen.

Kapolri Yakinkan Stok BBM Jenis Solar Terpenuhi
Indonesia
Kapolri Yakinkan Stok BBM Jenis Solar Terpenuhi

"Jadi dari pengecekan tadi secara umum, kebutuhan bahan bakar minyak kita khususnya solar, semuanya dalam batas ketahanan yang terpenuhi," kata Sigit

BLK Komunitas di Papua Diharapkan Wapres Ciptakan SDM Unggul
Indonesia
BLK Komunitas di Papua Diharapkan Wapres Ciptakan SDM Unggul

pembangunan BLK Komunitas tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan akses kepada masyarakat di Papua dan Papua Barat guna mendapatkan pelatihan vokasi.

Bayar Saat ke Kamar Kecil, Erick Perintahkan Pertamina Gratiskan Toilet di SPBU
Indonesia
Bayar Saat ke Kamar Kecil, Erick Perintahkan Pertamina Gratiskan Toilet di SPBU

Saya minta nanti seluruh kerja sama dengan pom bensin (SPBU) swasta yang di bawah Pertamina toiletnya tidak boleh bayar, harus gratis," ujar Erick Thohir.

[HOAKS atau FAKTA]: Arab Saudi Berikan Dana Hibah Rp 5 Triliun Ke Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Arab Saudi Berikan Dana Hibah Rp 5 Triliun Ke Indonesia

Akun Facebook Soulton Haji Halewale mengunggah postingan berupa tangkapan layar dari artikel media suara.com berjudul “Arab Saudi Kucurkan Dana Hibah 5 Triliun Ke Indonesia” yang tayang pada Senin, 10 Januari 2022.