Galeri Nasional Indonesia Mulai Terima Pengunjung Pengunjung melintas di depan instalasi seni The Secret Agents dalam Pameran Festival Media Seni, bertajuk "Ok. Video. Orde Baru, 2015", di Galeri Nasional, Jakarta, Sabtu (27/6). (ANTARA FOTO/Rosa Pan

BAGI pencinta seni, tentunya akan senang mendengar kabar ini. Mulai tanggal 16 Juni 2020, Galeri Nasional Indonesia kembali dibuka untuk umum. Meskipun ada beberapa peraturan yang harus dijalankan pengunjung.

Pada masa transisi ini, pengunjung hanya bisa melihat Pameran Tetap Koleksi Galeri Nasional Indonesia di Gedung B lt. 2. Pihak pengelola juga menerapkan prosedur kunjungan baru dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Baca juga:

5 Tips Biar Enggak 'Norak' Jalan ke Mal di Era New Normal

Acara pameran sebelum pandemi di Galeri Nasional Indonesia (Foto: MP/Zaimul Haq)
Acara pameran sebelum pandemi di Galeri Nasional Indonesia (Foto: MP/Zaimul Haq)

"Prosedur baru Galeri Nasional Indonesia ini dibuat untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi semua orang yang berada di Galeri Nasional Indonesia," ucap Kepala Galeri Nasional Indonesia Puspanto dalam siaran resmi, Rabu (17/6).

Petugas akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) pan pendeteksi suhu tubuh. Area publik akan rutin dibersihkan dan menyediakan fasilitas pencuci tangan di beberapa titik serta hand sanitizer untuk pengunjung.

Sebelum datang, pengunjung harus mendaftar terlebih dulu baik melalui darling ataupun luring. Registrasi dilakukan paling lambat 24 jam sebelum sesi kunjungan di laman resmi.

Baca juga:

Kelamaan Mager Bikin Sakit Jantung

Acara pameran kartunis Mice di Galeri Nasional Indonesia (Foto: MP/Ikhsan)
Acara pameran kartunis Mice di Galeri Nasional Indonesia (Foto: MP/Ikhsan)

Pengunjung bisa menunjukan surel konfirmasi ke pintu masuk. Sedangkan registrasi luring dilakukan langsung di tempat untuk menentukan waktu kunjungan.

Jika dulu kunjungan dilakukan mulai hari Selasa hingga Minggu, kini jadwal diubah menjadi Selasa hingga Jumal dari pukul 09.00 hingga 15.00 dengan lima sesi kunjungan. Tiap sesi dirancang berdurasi 60 menit dengan jeda tiap sesi 30 menit.

Pengelola juga mengharuskan pengunjung datang paling lambat 30 menit sebelum sesi kunjungan untuk verifikasi, berada dalam kondisi sehat, mencuci tangan, memakai masker serta tidak membawa barang berlebih, karena fasilitas penitipan masih ditutup. (Yni)

Baca juga:

Naik Pesawat Saat New Normal? Ini Tipsnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pelayanan Khusus Hotel JHL Solitaire Gading Serpong saat Pandemi COVID-19
Travel
Pelayanan Khusus Hotel JHL Solitaire Gading Serpong saat Pandemi COVID-19

Dengan menggunakan masker, seorang tamu melakukan konfirmasi pemesanan kamar di hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Banten, Rabu, 22/4/2020). Pelayanan hotel saat pandemi virus corona (Covid-19) tetap tersedia dengan sejumlah ketentuan dari Pemerintah untuk menutup seluruh restaurant yang ada di dalamnya. Namun hotel juga menyediakan fasilitas layanan antar gratis makanan ke kamar maupun untuk pelanggan di rumah. Selain itu hotel juga menyediakan promo paket menginap mulai dari 7 malam, 14 malam hingga 30 malam pada pandemi kali ini

Kue Lapis Legit, Kuliner Negari Aing Pembawa Keberuntungan
Kuliner
Kue Lapis Legit, Kuliner Negari Aing Pembawa Keberuntungan

kue lapis legit juga dikenal dengan nama spekuk.

Membongkar Klaim Raden Patah Orang Tionghoa
Indonesiaku
Membongkar Klaim Raden Patah Orang Tionghoa

Dalam buku tersebut, Muljana, doktor bidang sejarah dan filologi Universitas Louvain, Belgia, menera sebagian Wali Songo dan Raden Patah berdarah Tionghoa.

Wisata Bendungan di Malang Kembali Dibuka
Travel
Wisata Bendungan di Malang Kembali Dibuka

Tempat wisata ini sempat ditutup pada Maret 2020.

Jajan Malam di Payakumbuh, Nikmati Martabak Mesir nan Sedap
Kuliner
Mengeksplorasi Wisata Desa Tertinggi di Jawa Bersama Kembali Berwisata
Travel
Mengeksplorasi Wisata Desa Tertinggi di Jawa Bersama Kembali Berwisata

Membangkitkan kembali gairah wisata Indonesia.

Raja Machmud Singgirei Rumagesan, Pahlawan Papua Melawan Pemerintahan Kolonial Belanda
Indonesiaku
Raja Machmud Singgirei Rumagesan, Pahlawan Papua Melawan Pemerintahan Kolonial Belanda

Raja Machmud Singgirei Rumagesan juga memperjuangkan Papua menjadi bagian dari Negara Indonesia.

Tidak Terapkan Protokol Kesehatan New Normal, Hotel di Yogyakarta Dilarang Beroperasi
Travel
Tidak Terapkan Protokol Kesehatan New Normal, Hotel di Yogyakarta Dilarang Beroperasi

Protokol kesehatan sangat keras diterapkan di Yogyakarta.

5 Pantai Terindah Versi Susi Pudjiastuti, Kamu Pilih yang Mana?
Travel
5 Pantai Terindah Versi Susi Pudjiastuti, Kamu Pilih yang Mana?

Pantai favorit Susi ini wajib masuk ke daftar liburanmu setelah pandemi COVID-19 berakhir.

Pangan di Masa Sulit ala Indonesia
Kuliner
Pangan di Masa Sulit ala Indonesia

Sajian nikmat dengan bahan seadanya.