Gaji dan THR Tak Kunjung Dibayar, Ratusan Karyawan Demo Blokade Pintu Masuk Pabrik Ratusan karyawan PT Tyfountex, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah yang di rumahkan demo di pabrik (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Ratusan karyawan PT Tyfountex di Desa Gumpang, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah yang dirumahkan sejak tanggal 30 April lalu menggelar aksi unjuk rasa di pintu masuk pabrik, Rabu (13/5). Aksi tersebut dipicu akibat gaji bulan April dan tunjangan hari raya (THR) belum dibayarkan perusahaan.

Perwakilan Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Mardiyanti, mengungkapkan aksi ini sebagai puncak kekecewaan karyawan terhadap perusahaan yang telah merumahkan banyak karyawan, tetapi belum memenuhi hak berupa gaji karyawan dan THR. Buruh perusahaan garmen PT Tyfountex kali terakhir menikmati gaji sesuai UMK Kabupaten Sukoharjo pada bulan Maret lalu.

Baca Juga:

Sudah 5 Bulan, Polisi Tak Mampu Tangkap Harun Masiku

"Kami semua berkerja penuh sepanjang bulan April, tetapi gaji sampai sekarang belum dibayarkan. Buruh datang ke sini menanyakan hak gaji dan THR yang belum dibayar," kata Mardiyanti.

Karyawan demo tuntut gaji dan thr di Sukoharjo
Ratusan karyawan PT Tyfountex, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah yang di rumahkan demo di pabrik akibat gaji dan THR belum dibayarkan, Rabu (13/5). (MP/Ismail)

Ia mengatakan total ada sekitar 1.200 karyawan belum menerima gaji bulan April. Molornya pembayaran gaji ini dikhawatirkan berdampak juga pada pembayaran THR.

"Kasihan karyawan punya keluarga tidak ada lagi pemasukan setelah di rumahkan. Persoalan ini jangan dianggap remeh perusahaan," kata dia.

Dimintai konfirmasi, manajemen PT Tyfountex enggan memberilan keterangan pada awak media.

Kabid Perhubungan Industrial Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dispenker) Sukoharjo, Suharno, mengatakan hasil mediasi selama dua jam antara kedua belah pihak belum ada titik temu. Dimana manajemen mengutamakan pembayaran gaji kepada karyawan aktif, sekitar 1.000 orang. Sementara perwakilan buruh meminta 2.438 karyawan yang di rumahkan agar hak gaji yang belum dibayar segera dilunasi.

Baca Juga:

Doni Monardo Klaim Efek PSBB Berimbas ke Penurunan Pasien Rawat Inap

"Hasil mediasi deadlock. Manajemen PT Tyfountex tidak bisa memberi kepastian, sehingga meminta mediasi dilanjutkan lain waktu. Termasuk pembayaran THR juga belum jelas," tutup Suharno.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Pemprov DKI Imbau THR Direksi, Komisaris dan Karyawan BUMD Dialokasikan Tangani Corona


Tags Artikel Ini

Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH