Gagal Jadi Wagub, Nurmansjah Dihadiahi Anies Komisaris Jakpro Nurmansjah Lubis alias Bang Ancah saat safari politik ke sejumlah fraksi di DPRD DKI Jakarta (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Setelah tak ditunjuk menjadi Wakil Gubernur DKI, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nurmansjah Lubis diberikan jabatan oleh Gubernur Anies Baswedan.

Ia ditunjuk sebagai pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jakpro.

Nurmansyah mengatakan, ia sekarang memegang posisi Komisaris PT Jakarta Propertindo (Jakpro) sejak 1 Agustus lalu. Proses pemilihannya sendiri sudah dimulai sejak bulan Juli lalu.

Baca Juga:

Kata PKS Kenapa Nurmansjah Lubis Cocok Dampingi Anies

"Iya betul (Komisaris) sejak 1 Agustus setelah proses fit and proper test. Di bulan Juli," ujar Nurmansyah kepada wartawan, Kamis (24/9).

Setelah fit and proper test dinyatakan lolos, Nurmansyah dipilih menjadi salah satu komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Jakpro.

Anies ikut terlibat di dalamnya karena Pemprov merupakan pemegang saham terbesar Jakpro.

"Terus akhirnya berproses, dipanggil, lalu wawancara, jadi (komisaris)," jelasnya.

Nurmansjah Lubis (MP/Asropih)
Nurmansjah Lubis (MP/Asropih)

Ia sendiri berharap dirinya bisa membawa perbaikan buat PT Jakpro ke depannya. Terlebih lagi perusahaan ini memegang banyak proyek besar ibu kota seperti Jakarta Internasional Stadium (JIS), revitalisasi Taman Ismail Marzuki, dan Formula E.

"Mudah-mudahan Jakpro bisa lebih baik lagi. Kita bersama bahu membahu memberikan kontribusi buat Jakarta," jelas dia.

Baca Juga:

Nurmansjah Lubis: Harusnya Pilwagub Digelar Saat Jakarta Aman dari Corona

Ia mengakui, saat ini ia masih fokus dengan usaha kopinya.

"Karena masih PSBB, jadi hanya Gofood saja. Online. Karena kan dampaknya besar kalau buka di tempat. Karena kan gak sembarangan urusannya," tutup Nurmansyah. (Knu)

Baca Juga:

Warga DKI Pilih Nurmansjah Lubis atau Riza Patria? Muncul Nama Risma dan AHY

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kejanggalan di Balik Kaburnya Terpidana Mati asal Tiongkok dari Lapas Tangerang
Indonesia
Kejanggalan di Balik Kaburnya Terpidana Mati asal Tiongkok dari Lapas Tangerang

kejanggalan yang ditemukan penyidik kepolisian antara lain tidak terdeteksinya kegiatan penggalian Cai yang berlangsung selama delapan bulan oleh petugas Lapas

Mendagri Klaim UU Cipta Kerja Pangkas Prosedur Izin Usaha
Indonesia
Mendagri Klaim UU Cipta Kerja Pangkas Prosedur Izin Usaha

Undang-Undang Cipta Kerja bakal mempermudah administrasi pemerintahan dalam hal perizinan usaha.

 BPIP Duga Terjadi Pelanggaran HAM Terhadap ABK WNI di Kapal Tiongkok
Indonesia
BPIP Duga Terjadi Pelanggaran HAM Terhadap ABK WNI di Kapal Tiongkok

Menurut Benny kasus ini mencoreng wajah keadaban manusia dan merupakan kasus pelanggaran hak asasi manusia yang sangat berat.

Bawaslu Minta Perhatikan Beberapa Titik Kerawanan Pilkada Serentak 2020
Indonesia
Bawaslu Minta Perhatikan Beberapa Titik Kerawanan Pilkada Serentak 2020

Pengawas harus melakukan pengawasan saat pemeriksaan kesehatan bapaslon

Tokoh Masyarakat Minta Natuna Jadi Provinsi
Indonesia
Tokoh Masyarakat Minta Natuna Jadi Provinsi

Selama ini, pemanfaatan maritim Kepulauan Natuna belum maksimal

Tes Swab Ketiga, Wakil Wali Kota Solo Dinyatakan Negatif COVID-19
Indonesia
Tes Swab Ketiga, Wakil Wali Kota Solo Dinyatakan Negatif COVID-19

Hasil swab terbaru yang dilakukan secara mandiri RS Kasih Ibu Solo, Jawa Tengah pada tanggal 24 Juli lalu.

Kericuhan Demo UU Ciptaker Diduga Ditunggangi Kelompok Pencari Elektoral
Indonesia
Kericuhan Demo UU Ciptaker Diduga Ditunggangi Kelompok Pencari Elektoral

secara garis besar, ada dua kelompok yang terlibat dalam aksi tersebut dan yang juga akan bergabung dalam aksi lanjutan 13 Oktober 2020 dan aksi-aksi yang akan datang.

Bukan Pesangon dan Jaminan Sosial, Birokrasi dan Korupsi Penghambat Investasi
Indonesia
Bukan Pesangon dan Jaminan Sosial, Birokrasi dan Korupsi Penghambat Investasi

Pemerintah diminta lebih meningkatkan upaya pemberantasan korupsi serta membangun sistem pemerintahan yang efisien, transparan dan akuntabel.

Harga Minyak Internasional Meroket Buntut Ketegangan Iran-AS
Indonesia
Ahli Mikrobiologi UGM Jelaskan Empat Tahap Uji Klinis Vaksin
Indonesia
Ahli Mikrobiologi UGM Jelaskan Empat Tahap Uji Klinis Vaksin

Selama belum ada vaksin dan obat yang efektif, jalan satu-satunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan