Gaet Wisatawan, Dishub Garut Pasang Rambu-Rambu ke Jalur Destinasi Wisata Telaga Bodas, Garut, Jawa Barat (Foto: Instagram @jarambahbikegarut)

MerahPutih.Com - Jalur ke destinasi wisata kerap membingungkan para wisatawan lantaran tidak tersedianya rambu-rambu yang memadai. Berkaca dari pengalaman susahnya para wisatawan menemukan jalur yang aman dan praktis ke sejumlah destinasi wisata di wilayahnya, Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Jawa Barat menyiapkan rambu-rambu khusus.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman menyatakan pemasangan rambu ke jalur destinasi wisata bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan saat libur Natal dan Tahun Baru nanti.

"Yang masih kurang itu (rambu-rambu) ke jalur objek wisata, makanya saat ini sedang disiapkan," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman, kepada wartawan di Garut, Rabu (20/12).

Suherman sebagaimana dilansir Antara menuturkan, Dinas Perhubungan Kabupaten Garut telah menyiapkan sarana dan prasarana menjelang libur Natal dan tahun baru untuk kenyamanan dan keamanan masyarakat, terutama wisatawan yang berlibur ke Garut.

Petugas Dinas Perhubungan juga, kata dia, bersama kepolisian dan unsur terkait lainnya telah memeriksa setiap jalur, seperti jalan nasional maupun kabupaten untuk kesiapan Natal dan Tahun Baru.

"Infrastruktur jalan semua diperiksa, termasuk kelengkapan jalan seperti rambu, penerangan dan sebagainya kita siapkan," katanya.

Ia menyebutkan, rambu yang saat ini dibutuhkan untuk kenyamanan pengguna jalan yaitu di jalur menuju wisata seperti Darajat di Kecamatan Pasirwangi.

Menurut dia, jalur yang memiliki tanjakan dan turunan serta berkelok itu membutuhkan penerangan, maupun rambu-rambu bahaya agar pengendara dapat berhati-hati.

"Jalur wisata butuh penerangan, dan rambu-rambu bahaya lainnya, apalagi musim hujan rawan bencana, makanya harus ada plang yang jelas tentang rawan bencana," katanya.

Upaya lain untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, kata Suherman, pemerintah juga memberlakukan larangan beroperasi bagi truk besar selama operasi pengamanan Natal dan tahun baru.

"Diimbau mulai tanggal 23 Desember tidak boleh ada kendaraan truk atau tronton beroperasi," pungkas Suherman.(*)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH