Gaet Ketum PBNU sebagai Cawapres Beri Nilai Tambah Buat Jokowi Ketua PBNU Said Aqil Siroj. (MP/John Abimanyu)

MerahPutih.com - Joko Widodo dipastikan kembali bertarung di Pilpres 2019. Namun sejauh ini belum ada sosok yang akan mendampinginya sebagai calon wakil presiden.

Koordinator Komite Pemilih (TEPI) Jerry Sumampouw menilai politisi PDI Perjuangan itu mendapatkan nilai tambah jika menggaet Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU) Said Aqil Siroj menjadi calon wakil presiden (Cawapres).

"Secara elektoral kalau dipasangkan dengan Kiai Said, Jokowi mendapat nilai plus," kata Jerry seperti dikutip Antara, hari ini

Jerry mengatakan Jokowi sebagai calon presiden harus memilih pasangan calon wakil presiden yang tepat pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Jerry menuturkan Said Aqil memiliki kapasitas, kemampuan dan komitmen kebangsaan saat merespon radikalisme dan intoleransi.

Menurut dia, sebagai Ketum PBNU Said Aqil memiliki nilai tambah karena memimpin organisasi keagamaan yang besar dan signifikan.

"Pengaruhnya cukup baik dan menarik," tutur Kepala Humas Perseketuan Gereja Indonesia (PGI) itu.

Selain itu, jika Jokowi menggandeng Said Aqil maka isu intoleransi dan sentimen agama yang dihembuskan pada kampanye Pilpres 2019 tidak akan efektif.

Jerry mengungkapkan Said Aqil tidak akan mendapatkan hambatan besar dari partai politik pendukung Jokowi.



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH