G-Shock Mengusung Ketangguhan Tanpa Batas G-Shock 35 tahun Ketangguhan.

JAM tangan Casio G-Shock pertama kali keluar di tahun 1981, waktu itu teknisi Casio, Kikuo Ibe menentang pemikiran awam bahwa jam tangan hanyalah penunjuk waktu yang mudah rusak.

G-Shock baru dirilis pada tahun 1983 setelah berproses dengan 200 prototipe. Kemudian melahirkan konsep ketangguhan tanpa batas yang melekat kuat pada jam tangan ini.

Lantas munculah G-Shock DW-5000C, seri pertama yang diluncurkan di tahun 1983. Nama yang dipakai sebagai penggambaran dari proses pengembangan jam tangan jam tangan yang tahan terhadap guncangan kuat yang disebabkan gravitasi.

Iklan yang ditayangkan di Amerika pada tahun 1984 turut menaikan pamor jam tangan ini. Iklannya menayangkan pemain hoki es yang menjadikan DW-5200 sebagai puck atau 'bola' lempeng yang dipukullan ke gawang. Dari sinilah kemudian orang-orang membeli untuk membuktikan kekuatan G-Shock.

G-Shock kemudian populer di Amerika dan desainnya cocok dengan tangan orang Amerika. Sepertinya kemudian jam tangan ini wajib dipakai oleh para penggila kegiatan luar ruangan, polisi dan petugas pemadam kebakaran.

Ketenaran G-Shock di Amerika memuncak tatkala seri DW-5900 diluncurkan pada tahun 1990. Seri ini digandrungi oleh para skateboard di Pantai Barat Amerika Serikat.

Setelah sukses meraih ketenaran di Amerika Serikat, di tahun 1990 G-Shock mulai ditampilkan di majalah-majalah Jepang. Popularitas G-Shock pun semakin bertumbuh pesat ketika dipakai oleh para musisi dan aktor ternama Jepang.

Pada pertengahan tahun 1990-an, G-Shock melebarkan sayapnya pada pangsa dewasa dan anak-anak. Di 1996 MRG-1 dirilis sebagai bagian dari seri MRG. Jam tangan seri ini memiliki bingkai logam dan tentunya tahan terhadap guncangan. Pengembangan model G-Shock pun mulai erat berhubungan dengan bidang-bidang lainnya. Seperti snowboarder, surfer, penggemar musik reggae, penari dan juga para Disk Jockey (DJ).

Pengembangan G-Shock semakin menjadi dengan diluncurkan seri GW-300 (2002) yang dilengkapi dengan teknologi kendali radio dan tenaga surya. Kemudian GW-9200 (2008) yang dapat menerima sinyal radio kalibrasi dari enam stasiun di seluruh dunia. Lalu GW-4000 (2012) yang disematkan teknologi Triple G Resist untuk bertahan terhadap guncangan, getaran dan gaya sentrifugal.

Inovasi G-Shock mengikuti perkembangan jaman yang ada, Seperti seri GB-6900 (2012), yang hadir dengan fitur kompatibilitas Bluetooth 4.0 yang membuat jam tersebut dapat terhubung dengan smartphone pemakainya. Kemudian seri GPW-1000 (2014) yang memiliki fitur hibrida yang memungkinkan menerima sinyal kalibrasi waktu dari satelit GPS dan enam pemancar radio di seluruh dunia.

Tahun 2017 ini tepatnya di bulan Mei casio merilis G-Shock GPW-2000 yang menampilkan modul connected Engine 3-Way. Modul tersebut menerima sinyal kalibrasi waktu dari gelombang radio dan satelit GPS serata terhubung dengan penyedia layanan waktu dengan cara penyelarasan dengan smartphone. (ryn)

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH