Full Day School, PBNU: Tidak Ada Kompromi Ketua PBNU Said Aqil Siradj saat penolakan Full Day School yang digelar di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Kamis (15/6). (MP/John Abimanyu)

MerahPutih.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menolak keras pemberlakuan Permendikbud No 23 Tahun 2017 tentang Full Day School.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengatakan tidak ada kompromi sedikit pun terkait FDS.

"FDS tidak ada kompromi karena akan menggusur 70 ribu lebih madrasah diniyah," tegasnya kepada awak media di Gedung PBNU, Jakarta, Kamis (10/8).

Kiai Said mengatakan tidak ada alasan untuk menerapkan FDS di sekolah-sekolah, jika maksud Permendikbud untuk memantapkan pendidikan karakter.

"Pesantren paling efektif untuk pendidikan karakter. Paling nyata itu. Pesantren berhasil membangun karakter bangsa. Kita mengajarkan tidak berkhianat, tidak berbohong, yang kita ajarkan gotong royong, toleransi, Pancasila, apakah itu bukan pembentukan karakter," ujarnya.

Untuk itu, kata dia, PBNU sekali lagi tetap akan menolak FDS dan tidak ada diskusi-diskusi.

"Tidak ada diskusi lagi, kami tetap menolak FDS," tandasnya. (Fdi)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Kemendikbud Bantah Tudingan Full Day School Matikan Madrasah



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH