FSKN Minta Pemerintah Umumkan Secara Resmi Keraton-Keraton di Tanah Air Ketua Forum Silaturahim Keraton Nusantara (FSKN) Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. (ANTARA/Khaerul Izan)

MerahPutih.com - Ketua Forum Silaturahim Keraton Nusantara (FSKN) Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat meminta pemerintah segera mengumumkan secara resmi nama-nama keraton yang di Indonesia.

"FSKN ingin pemerintah mengumumkan secara resmi keraton yang ada di Indonesia itu ada berapa, di mana saja, agar masyarakat tahu," kata Sultan Arief yang juga merupakan Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon di Cirebon, Rabu (15/1), dikutip Antara.

Baca Juga:

Pengikut Raja Keraton Agung Sejagat Akan Dapat Malapetaka Jika...

Sultan Arief mengatakan sampai saat ini belum ada pengumuman secara resmi dari pemerintah, padahal ketika masih seperti sekarang, maka tak menutup kemungkinan akan terus muncul keraton-keraton baru.

Dan ini lanjut Sultan perlu diperhatikan, karena ketika muncul Keraton baru maka akan membuat kegaduhan seperti kemunculan Keraton Agung Sejagat, di mana mereka mengaku bisa memberikan uang, perdamaian dan lainnya.

Selain itu juga perlu adanya undang-undang tentang perlindungan keraton, jangan seperti sekarang seakan keraton dilupakan.

"Perlu adanya undang-undang perlindungan keraton. Pemuda, kadin, ormas dan lainnya saja sudah ada undang-undangnya. Keraton yang dari dahulu bahkan tidak ada undang-undangnya," ujarnya.

Ketua Forum Silaturahim Keraton Nusantara (FSKN) Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. (ANTARA/Khaerul Izan)
Ketua Forum Silaturahim Keraton Nusantara (FSKN) Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat. (ANTARA/Khaerul Izan)

Dengan tidak ada payung hukum yang kuat kata Sultan Arief, maka keraton yang berada di Indonesia ini bisa punah, untuk itu perlu diperhatikan oleh pemerintah.

"Perlu ada payung hukum kalau tidak ada maka lama-lama akan punah. Karena dengan desakan zaman, desakan pembangunan, modernisasi maka Keraton bisa punah," katanya.

Baca Juga:

Pro Kontra Keraton Agung Sejagat, FSKN Minta Klarifikasi Kemendagri dan Kemendikbud

Padahal kata Arief, keraton merupakan benteng terakhir dari pelestari budaya dan sejarah.

Seperti diketahui, saat ini ramai di pemberitaan tentang kemunculan Keraton Agung Sejagat, di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo. Polisi telah menangkap dan menetapkan tersangka terhadap
Raja dan Permaisuri Keraton Agung Sejagat Totok Santosa dan Fanni Aminadia atas dugaan penipuan. (*)

Baca Juga:

Prasasti Batu Hingga Akses ke Keraton Agung Sejagat Dipasang Garis Polisi



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH