Freddy Numberi Minta Warga Papua Jangan Mau Diprovokasi Buntut Kasus Penganiayaan di Merauke Mantan Menteri Perhubungan, Freddy Numberi. ANTARA/Zuhdiar Laeis

Merahputih.com - Mantan Menteri Perhubungan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Freddy Numberi meminta masyarakat Papua mewaspadai provokasi menyusul penganiayaan seorang warga di Merauke, Papua oleh oknum anggota TNI AU.

"Jangan mau diprovokasi karena peristiwa ini," kata Numberi, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (30/7).

Baca Juga:

Dua Oknum Anggota Injak Kepala Warga di Papua, TNI AU Minta Maaf

Ia berharap masyarakat di Bumi Cenderawasih tetap bisa menjaga suasana kondusif dan tidak terpancing provokasi yang bisa merusak situasi keamanan dan ketertiban.

Mantan gubernur Papua dan juga purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir laksamana madya TNI itu mengakui peristiwa tersebut sangat menggugah. Terlebih, karena korban adalah penyandang disabilitas.

TNI AU dan Warga Merauke. (Foto: TNI AU)

Ke depan, prajurit TNI diharapkan bisa jadi pelindung masyarakat bukan justru sebaliknya sebagaimana insiden yang terjadi beberapa waktu lalu. Kendati demikian, ia percaya institusi TNI bisa menyelesaikan masalah ini secara hukum.

"Panglima TNI sudah menangani langsung isu itu dan orangnya pasti dihukum," ungkap dia.

Baca Juga

Pimpinan MPR Apresiasi Langkah Panglima TNI Copot Danlanud dan Dansatpom Merauke

Untuk diketahui, Markas Besar TNI AU telah menyatakan penyesalan dan permohonan maaf atas tindakan oknum prajuritnya yang melakukan kekerasan fisik kepada seorang warga di warung makan di Merauke, Senin (27/7).

Kedua oknum anggota Polisi Militer Pangkalan Udara TNI AU Merauke telah ditahan. Keduanya saat ini juga dalam pengawasan komandan Lanud JA Dimara di Merauke. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PT Dexa Medica Raih Anugerah Industri Inovatif 2020, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Inovator
Indonesia
PT Dexa Medica Raih Anugerah Industri Inovatif 2020, Jokowi: Indonesia Butuh Lebih Banyak Inovator

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari-September 2020 nilai impor produk farmasi di Indonesia mencapai US$ 858,28 juta

KPK Garap Tiga Tersangka Kasus Korupsi Tanah Munjul
Indonesia
KPK Garap Tiga Tersangka Kasus Korupsi Tanah Munjul

KPK yakin antara Yoory dengan pihak Adonara, sudah ada pembahasan sebelum proses negosiasi dilakukan

Bareskrim Tetapkan Eks Dirut PT Bosowa Corporindo Tersangka
Indonesia
Bareskrim Tetapkan Eks Dirut PT Bosowa Corporindo Tersangka

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menetapkan mantan Direktur Utama (Dirut) PT Bosowa Corporindo SA sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana sektor jasa keuangan.

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Bos Sarana Jaya
Indonesia
KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Bos Sarana Jaya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yorry Corneles Pinantoan.

Jerinx Dipolisikan Gegara Ancam Pegiat Media Sosial dengan Kalimat Kurang Wajar
Indonesia
Jerinx Dipolisikan Gegara Ancam Pegiat Media Sosial dengan Kalimat Kurang Wajar

Adapun pasal yang dilaporkan oleh Adam Deni yakni Pasal 335 KUHP

Anies Keluarkan Kepgub Ganjil Genap Jalan Menuju Tempat Wisata
Indonesia
Anies Keluarkan Kepgub Ganjil Genap Jalan Menuju Tempat Wisata

Untuk masuk ke lokasi wisata, pengunjung dan pegawai wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi

Hakim PN Jaksel Tanyakan Polisi Alasan Dua Kali Mangkir Sidang Rizieq
Indonesia
Hakim PN Jaksel Tanyakan Polisi Alasan Dua Kali Mangkir Sidang Rizieq

Jakarta Selatan kembali mengadakan sidang praperadilan mantan Imam Besar FPI Rizieq Shihab pada Senin (8/3) atas kasus kerumunan di Petamburan.

DPR Desak Polisi Bebaskan Sejumlah Aktivis yang Ditangkap saat Kericuhan Demo UU Ciptaker
Indonesia
DPR Desak Polisi Bebaskan Sejumlah Aktivis yang Ditangkap saat Kericuhan Demo UU Ciptaker

Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman mendesak agar Polisi membebaskan anggota Pemuda Islam Indonesia (PII) yang diamankan polisi saat kerusuhan demo Omnibus Law.

Dua Tersangka Dugaan Korupsi Asabri Pembobol Jiwasraya
Indonesia
Dua Tersangka Dugaan Korupsi Asabri Pembobol Jiwasraya

Para tersangka itu langsung ditahan oleh jaksa tim penyidik selama 20 hari ke depan sejak Senin 1 Februari 2021 hingga Sabtu 20 Februari 2021

[Hoaks atau Fakta]: Banjir Semarang Kiriman Banjir Jakarta
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Banjir Semarang Kiriman Banjir Jakarta

Banjir di Semarang disebabkan oleh penyesuaian infrastruktur penampung air yang tidak berbanding lurus dengan laju pembangunan.