Fraksi PSI Tolak Formula E, Ketua DPRD DKI: Nanti Juga Lunak Sendiri Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi (MP/Asropih)

MerahPutih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi tak mempermasalahkan langkah Fraksi PSI DPRD DKI yang menolak dan meminta penyelenggaraan perhelatan Formula E di Ibu Kota pada 2020 mendatang dibatalkan.

Menurut dia, Fraksi baru di Parlemen Kebon Sirih ini juga akan melunak bila Pemprov DKI bisa menjelaskan manfaat dan keuntungan digelarnya ajang balap mobil berenergi listrik itu.

Baca Juga

PSI Tolak Formula E, Ketua DPRD DKI Bela Anies

"Silahkan, kalau ada penjelasan positif pasti mereka akan ngerti," kata Prasetyo usai audiensi dengan pihak Fox Sport Asia membahas potensi peluang dan kemitraan yang berkaitan Formula E di kantornya gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (5/12).

Ia pun berpendapat, Pemprov DKI tak sembarangan membuat wacana pelaksanan balap mobil kelas internasional itu di Ibu Kota. Menurutnya, Pemprov DKI sudah memikirkan secara matang mengambil momentum ajang Formula E di Jakarta pada tahun depan.

Ketua DPRD DKI JAkarta
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi

"Ini bukan semena-mena (penyelenggaraan mobil balap Formula E di Jakarta)," cetus Politikus PDI Perjuangan itu.

Baca Juga

Kritik Terbaru PSI ke Anies, Batalkan Ajang Formula E

Sebelumnya, PSI menjadi salah satu Fraksi di DPRD DKI yang menolak keras perhelatan Formula E di Jakarta pada 6 Juni 2020 mendatang.

Hal ini disampaikan Anggota Fraksi PSI, Anthony Winza Probowo dalam rapat paripurna membahas pemandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD DKI 2020 di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (4/12) Kemarin.

Anthony berpendapat Gubernur Anies Baswedan tak menerapkan prinsip prioritas penganggaran saat mengajukan penyelenggaraan balap mobil berenergi listrik ini. Anthony berpandangan, event Formula E hanya dinikmati oleh masyarakat golongan menengah ke atas.

Baca Juga

PSI Tolak Keras Anggaran Perhelatan Formula E dari APBD DKI

"Apakah Pak Gubernur tahu, bahwa masih ada warga Jakarta yang boro- boro berharap bisa menonton festival balapan mobil, untuk buang air besar saja mereka harus balapan karena jamban masih jadi rebutan," kata Anthony. (Asp)

Kredit : asropih


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH