Fraksi PDIP Sebut Anies Ingkar Janji Izinkan Reklamasi di Ancol Kegiatan reklamasi di kawasan Pantai Ancol, Teluk Jakarta, Jakarta Timur, Selasa (1/12). (Foto: MP/Fachruddin Chalik)

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Manuara Siahaan menyebut Gubernur Anies melanggar janji warga ibu kota yang telah menerbitkan izin reklamasi untuk perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol 120 hektar (ha) dan Dunia Fantasi (Dufan) seluas 35 ha, jadi 155 ha.

Dalam kampanye Pilkada DKI 2017 lalu, kata Manuara, Anies berjanji bakal menghentikan reklamasi di ibu kota.

Baca Juga:

Bersyukur Menangi Sengketa Reklamasi Pulau H, Anies: Sudah Benar Berarti Kita

"Iya itu melanggar janji kampanyenya. Ini menyangkut moral, janji itu menyangkut moral, komitmen. Integritas seseorang itu kan diukur dari sebuah janji," kata Manuara saat dihubungi wartawan, Senin (29/6).

Menurut Manuara, reklamasi Ancol seharusnya menunggu peraturan daerah (perda). Bila tidak ada perda, pembangunan termasuk kategori pelanggaran.

"Juga harus jelas peruntukan tanah dan bangunan di tempat reklamasi," ucap dia.

Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengikuti upacara HUT ke-74 Republik Indonesia di Pantai Maju, Pulau D, Jakarta, Sabtu, (17/8/2019). Upacara yang dilaksanakan di pulau reklamasi tersebut dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies R. Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi yang bertugas membacakan naskah proklamasi kemerdekaan. Sebanyak kurang lebih 4.000 ASN ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Merahputih.com/Rizki Fitrianto
Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengikuti upacara HUT ke-74 Republik Indonesia di Pantai Maju, Pulau D, Jakarta, Sabtu, (17/8/2019). Upacara yang dilaksanakan di pulau reklamasi tersebut dipimpin oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies R. Baswedan dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi yang bertugas membacakan naskah proklamasi kemerdekaan. Sebanyak kurang lebih 4.000 ASN ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Anggota Komisi B DPRD DKI ini menilai, Anies tidak konsisten atas janjinya kepada masyarakat.

"Jadi pertama, penyelenggara pemerintahan itu harus konsisten. Kedua, akuntabilitas kebijakan publik itu yang utama. Jadi jangan keluarkan kebijakan-kebijakan tidak dipertanggungjawabkan, tidak akuntabel," ungkapnya.

Baca Juga:

Beri Izin Ancol Buat Reklamasi, Anies Dinilai Ingkar Janji

Seperti diketahui, Gubernur Anies Baswedan menerbitkan izin reklamasi untuk perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol dan Dunia Fantasi (Dufan).

Izin ini tercantum dalam surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020. Kepgubb pembangunan reklamasi itu ditekan Anies pada 24 Februari 2020 lalu.

Kepgub tersebut berisikan tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas lebih kurang 35 hektar (ha) dan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol seluas lebih kurang 120 ha."Memberikan izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi dunia fantasi (Dufan) seluas lebih kurang 35 hektar dan kawasan rekreasi Taman Impian Ancol Timur seluas lebih kurang 120 hektar," tulis Anies dalam Kepgub. (Asp)

Baca Juga:

Anies Menang Kasasi Cabut Izin Reklamasi Pulau H, Harapan Pengembang tinggal PK



Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH