Fraksi PDIP Nilai Jalur Sepeda di Jakarta Program Gagal Gubernur DKI Jakarta jajal jalur sepeda dari Veldrome-Balai Kota. Foto: Twitter/@aniesbaswedan

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak menilai jalur sepeda sepanjang 63 Kilometer (Km) di Ibu Kota yang digagas Gubernur Anies Baswedan merupakan program gagal.

Gilbert mengatakan hampir tidak ada orang yang menggunakan jalur sepeda sehingga anggaran sebesar Rp 62 miliar menjadi sia-sia. Selain itu, pengawasan dan penindakan hukum bagi pelanggar jalur sepeda dinilai sudah loyo.

Baca Juga

Denda Tilang Pelanggar Jalur Sepeda DKI Rp500 Ribu, Ini Dasar Hukumnya

"Itu jalur sepeda belum cocok diterapkan di DKI. Belum saatnya," kata Gilbert di Jakarta, Selasa (4/2).

Menurut dia, pengadaan jalur transportasi roda dua juga saat ini malah justru membebani Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Syafrin Liputo. Sebab, Dishub jadi harus fokus mengawasi anggaran puluhan miliar sedangkan masyarakat tak menikmati jalurnya.

"Dari segi kemaslahatan itu sangat buruk. Itu sebabnya Bappeda hadir sebenarnya untuk melalukan evaluasi. Dalam beberapa bulan ini kita sudah bisa membaca bahwa penganggaran tidak baik," paparnya.

Jalur sepeda di Balai Kota. (Foto: MP/Asropih)
Jalur sepeda di Balai Kota. (Foto: MP/Asropih)

Untuk itu, Dishub DKI dianjurkan Gilbert lebih fokus mengurusi transportasi seperti mengintegrasikan moda transportasi dari seluruh penjuru mata angin. Menurut Gilbert itu lebih baik ketimbang mengurus jalur sepeda yang sifatnya sekunder.

Baca Juga

Dishub DKI Belum Tindak Penerobos Jalur Sepeda, Ini Alasannya

"Moda transportasi yang belum terintegrasi dari timur, utara, barat, selatan itu harusnya menjadi fokus. Begitu masyarakat berangkat dari Ciputat menuju Ancol harusnya itu one way ticket. Artinya, jadi dia naik sekali terus dan kemudian Jaklingko dihidupkan," tutupnya. (Asp).

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH