PDIP DPRD DKI tak Mau Warung Kopi Jadi Pemberhentian Terakhir Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta soal hak interpelasi Formula E. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Lebih dari tiga bulan hak interpelasi Formula E yang digulirkan Fraksi PSI dan PDI Perjuangan belum juga terlaksana.

Kendati belum ada pekembangan, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Gembong Warsono menegaskan usulan interpelasi Formula E kepada Anies belum berakhir meski ditolak tujuh fraksi di DPRD.

"Kalau mengakhiri ya di rapat paripurna bukan di warung kopi," ujar Gembong di Jakarta, Kamis (11/11).

Baca Juga:

Tak Hadir Interpelasi Formula E, Anies Lebih Milih Datang Kegiatan Rabies di Ancol

Interpelasi akan dilaksanakan setelah seluruh pembahasan APBD DKI 2022 rampung dan disahkan menjadi peraturan daerah (Perda).

Pasalnya saat ini anggota dewan Parlemen Kebon Sirih masih membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2022.

Baca Juga:

Cuma PSI-PDIP di Interpelasi Formula E, Tujuh Fraksi Kenyang Ditraktir Makan Anies?

"APBD kan harus kita kebut karena ini kan harus selesai sebelum akhir November. Mungkin setelah itu baru akan kita dorong pimpinan untuk menjadwalkan kembali paripurna," ungkapnya.

Menurut Gembong, interpelasi Formula E tertunda di rapat paripurna beberapa waktu lalu karena kehadiran anggota DPRD tak mencapai kuorum. Ketentuan paripuna untuk mencapai kuorum kehadiran 50 persen + 1 orang anggota yakni 54 anggota yang harus dari 106 keseluruhan Legislator.

Baca Juga:

Ketua DPRD DKI Sebut Diskusi Interpelasi Formula E di Restoran Bentuk Parlemen Jalanan

Rapat paripuna penentuan interpelasi digelar pada 28 September 2021. Saat itu, ternyata hanya ada 32 Anggota DPRD yang hadir. 25 Anggota Fraksi PDIP dan 7 Anggota Fraksi PSI. Sehingga Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi tak bisa menentukan interpelasi disetujui atau tidak.

Rapat paripuna pun akhirnya ditunda dan akan dijadwalkan kembali dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus). (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ditanya Alasan Jokowi Pilih Jenderal Andika, Begini Jawaban Mensesneg
Indonesia
Ditanya Alasan Jokowi Pilih Jenderal Andika, Begini Jawaban Mensesneg

Pratikno juga berharap DPR segera memroses Surpres terkait usulan calon Panglima TNI

Keciduk Pesta Sabu Bareng Anak Buah, Kapolsek Astanaanyar Bisa Dipecat dan Dipidana
Indonesia
Keciduk Pesta Sabu Bareng Anak Buah, Kapolsek Astanaanyar Bisa Dipecat dan Dipidana

Penangkapan Kapolsek Polwan ini bermula saat ada anggota Polri terindikasi menggunakan narkoba

14.602 Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Solo Telah Divaksin
Indonesia
14.602 Anak Usia 6-11 Tahun di Kota Solo Telah Divaksin

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sudah melakukan vaksinasi bagi anak berusia 6-11 tahun pada 21 Desember. Selama sepekan dilaksanakan, sebanyak 14.602 anak telah divaksin.

KPK Minta Hakim Konfrontasi Kesaksian Azis Syamsuddin
Indonesia
KPK Minta Hakim Konfrontasi Kesaksian Azis Syamsuddin

"Apakah keterangan dari saudara Azis Syamsuddin nanti diterima oleh majelis hakim tentu akan disandingkan dengan alat bukti yang lain atau keterangan-keterangan yang lain," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata

Pimpin G20, Indonesia Janji Utamakan Aspek Keberlanjutan Dalam Bisnis
Indonesia
Pimpin G20, Indonesia Janji Utamakan Aspek Keberlanjutan Dalam Bisnis

Indonesia akan resmi menjadi Presidensi G20 pada 1 Desember 2021 hingga November 2022 dengan tema Recover Together, Recover Stronger atau pulih bersama dan pulih lebih kuat.

Ancol Tidak Akan Gelar Acara Perayaan Tahun Baru 2022
Indonesia
Ancol Tidak Akan Gelar Acara Perayaan Tahun Baru 2022

Libur Natal, ada 18 ribu pengunjng yang masuk kawasan Ancol. Area pantai masih yang paling banyak dikunjungi.

Polda Metro Jaya Izinkan Pemilik Kafe Gelar Nobar Final AFF
Indonesia
Polda Metro Jaya Izinkan Pemilik Kafe Gelar Nobar Final AFF

Polda Metro Jaya mengizinkan para pemilik kafe untuk menggelar nonton bareng (nobar) Final Piala AFF 2020 mempertemukan skuad Garuda melawan Thailand.

IMF Bikin Aturan Anyar Ketentuan Pengajuan Utang
Dunia
IMF Bikin Aturan Anyar Ketentuan Pengajuan Utang

Metode penilaian saat ini, memberikan banyak indikator area bahaya potensial bagi negara tetapi meninggalkan banyak keleluasaan bagi staf IMF untuk menilai.

2.816 Pedagang Pasar Tanah Abang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
2.816 Pedagang Pasar Tanah Abang Sudah Disuntik Vaksin COVID-19

Sebanyak 2.816 pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat telah mendapatkan vaksin COVID-19.

Besok UGM Selenggarakan Vaksinasi Massal untuk Warga Yogyakarta
Indonesia