Fraksi PAN DPRD DKI: Pansus Banjir Bukan untuk Jatuhkan Anies Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN, Zita Anjani. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Fraksi PAN, Zita Anjani menegaskan dirinya menyetujui rencana sejumlah anggota DPRD DKI yang ingin mengusulkan pembentukan panitia khusus (pansus) banjir.

Apalagi kata Zita, salah satu inisiator pembentukan pansus banjir adalah Ketua Fraksi PAN DPRD DKI, Lukmanul Hakim.

Baca Juga

Anies Akui Banyak Tanggul yang Sudah Retak Imbas Banjir Awal Tahun

Menurut Zita, pembuatan pansus bertujuan untuk membantu Gubernur Anies Baswedan dalam mengatasi permasalahan banjir di Jakarta, bukan untuk menjatuhkan ataupun mencari kesalahan Pemprov DKI dalam penanganan banjir.

"Kita setuju, bukanya untuk menjatuhkan siapa-siapa, kita ingin mendukung Pak Anies Harus sukses, salah satunya ini (penanganan) banjir harus sukses di masa pak Anies," kata Zita di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis (9/1)

Banjir
Banjir di Jelambar, Jakarta Barat. Foto: ANTARA

Zita mengaku, pekan depan Anggota Legislatif Kebon Sirih bakal mengadakan rapar untuk membahas pembentukan pansus tersebut.

"Mungkin klo sudah mulai rapat-rapat intens (dibentuk pansus banjir), minggu depan kita mulai rapat," ungkap Zita.

Baca Juga

6 Fraksi Setuju DPRD DKI Bentuk Pansus Banjir

Anak Zulkifli Hasan (Zulhas) ini mengaku, pihaknya menargetkan pembentukan pansus di akhir Januari. Saat ini, kata Zita, sudah ada enam Fraksi yang menyepakati pembentukan pansus itu.

Adapun enam Fraksi DPRD yang menyetujui Pansus Banjir, yakni Golkar, NasDem, PAN, PSI, Gerindra, PDIP

Zita menjelaskan, pembentukan pansus supaya DPRD dan masyarakat bisa mengetahui solusi yang nyata dari Pemprov DKI dalam mengatasi banjir di Ibu Kota.

Baca Juga

Wakil Ketua DPRD DKI Nilai Pembentukan Pansus Banjir Tidak Penting

"Untuk kita bisa menganggarkan dengan jelas di 2021, jangan mengulang lagi anggaran untuk solusi banjir malah enggak ada. Salah kita juga di DPRD," tutupnya. (Asp).

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Anak Amien Rais Jual Nama Wakil Ketua Komisi III Saat Ribut dengan Petinggi KPK
Indonesia
Anak Amien Rais Jual Nama Wakil Ketua Komisi III Saat Ribut dengan Petinggi KPK

"Bahkan yang bersangkutan sempat mengatakan. "Kamu, Siapa?" dan mengatakan pada Pak Nawawi saat itu, bahwa ia sedang bersama dengan salah satu Wakil Ketua Komisi dari DPR-RI," jelas dia.

KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Rp5,7 M Bupati OKU
Indonesia
KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Rp5,7 M Bupati OKU

“Dugaan kerugian Negara dalam perkara ini kurang lebih Rp 5,7 Miliar dengan tersangka an. JR (saat ini Wakil Bupati Kab. OKU),” kata Ali

Suharso Pakai Jet Pribadi saat Konsolidasi Partai, Elite PPP: Dari Mana Uangnya?
Indonesia
Suharso Pakai Jet Pribadi saat Konsolidasi Partai, Elite PPP: Dari Mana Uangnya?

"Ini Ketua Umum PPP menyewa pesawat ke Medan dan Aceh urusan partai, dari mana uangnya? Harus dijelaskan," ucap anggota Majelis Pakar PPP Nizar Dahlan

Harga Tes Swab Dipatok Maksimal Rp900 Ribu, Ini Dia Komponennya
Indonesia
Harga Tes Swab Dipatok Maksimal Rp900 Ribu, Ini Dia Komponennya

Harga ini telah melalui tiga kali pembahasan

PAN Minta Jokowi Jangan Ragu Copot Menteri Berkinerja Jelek
Indonesia
PAN Minta Jokowi Jangan Ragu Copot Menteri Berkinerja Jelek

Mumpung pemerintahan Jokowi ini baru berlangsung satu tahun

Peringati Sumpah Pemuda, Menpora Ajak Penerus Bangsa Berpikir Kreatif
Indonesia
Peringati Sumpah Pemuda, Menpora Ajak Penerus Bangsa Berpikir Kreatif

Pandemi ini memberikan dampak yang luas bagi seluruh sendi kehidupan di masyarakat, termasuk anak muda di Indonesia.

Pemprov DKI Kerahkan Mobil Lab Percepat Deteksi COVID-19 di Zona Merah
Indonesia
Pemprov DKI Kerahkan Mobil Lab Percepat Deteksi COVID-19 di Zona Merah

Kolaborasi ini mendapat dukungan pendanaan dari Nama Foundation.

Jokowi Suruh Menkeu Kaji Peniadaan THR dan Gaji ke-13 PNS Tahun 2020
Indonesia
Jokowi Suruh Menkeu Kaji Peniadaan THR dan Gaji ke-13 PNS Tahun 2020

Perlu untuk dipertimbangkan lagi mengingat beban belanja negara yang meningkat.

Isolasi Pasien Positif COVID-19 di Rumah Tulari Orang Lain Tanggung Jawab Dokternya
Indonesia
Isolasi Pasien Positif COVID-19 di Rumah Tulari Orang Lain Tanggung Jawab Dokternya

Pembolehan isolasi di rumah bagi pasien positif tanpa gejala itu tentunya harusnya merujuk hasil diagnosis dokter.

[HOAKS atau FAKTA]: Viral Massa Demo UU Ciptaker Dibayar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Massa Demo UU Ciptaker Dibayar

Akun Facebook Mangkok Sapujagat mengunggah video dengan durasi 37 detik pada Jumat (9/10).