Fraksi PAN DPRD DKI Minta Warga Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan Anggota TNI memberikan imbauan pendisiplinan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 kepada penumpang KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (28/5). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.

MerahPutih.com - Anggota Fraksi PAN, Lukmanul Hakim ikut bersuara memperingati Hari Lahir Pancasila. Menurutnya, Pancasila sudah sesuai dan cocok sebagai dasar negara Indonesia sebagai pandangan hidup untuk mengatur penyelenggaraan negara.

"Komunisme, Liberalisme, Marxisme bahkan paham negara Khilafah yang melenceng seperti ISIS sangat tidak sesuai berada di Indonesia. Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia sudah harga mati, udah tidak bisa diganti-ganti lagi," kata Hakim dalam keterangan tertulisnya, Senin (1/6).

Baca Juga

New Normal di Sektor Pariwisata, Pelanggaran Protokol Kesehatan Disanksi Tegas

Anggota DPRD DKI Jakarta ini pun mengajak masyarakat meningkatkan persatuan dan kesatuan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, menyongsong kehidupan new normal.

Ketua Fraksi PAN, Lukmanul Hakim
Anggota Fraksi PAN, Lukmanul Hakim

Lukmanul melanjutkan, bahwa memen Hari Pancasila dapat menambah nasionalisme dan kecintaan kepada bangsa dan negara, terutama di saat negara menghadapi pandemi COVID-19.

"Kita semua harus yakin ini semua adalah ujian dari Allah SWT, serta kita harus optimis bahwa musibah ini akan berlalu," ungkap dia.

Menurut Lukmanul, nilai-nilai Pancasila telah diterapkan oleh masyarakat dalam menghadapi pandemi COVID-19 dengan bergotong royong.

Baca Juga

Update COVID-19 Senin (1/6): 26.940 Positif, 7.637 Sembuh

“Karena Pancasila, kita menemukan nilai-nilai yang sangat mendasar, yang berkaitan dengan bernegara, kemudian didalamnya ada asas bahwa rakyat Indonesia harus selalu kuat salahsatu nya dengan gotong royong," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
5.447 Penduduk Sentani Jalani Rapid Test, 251 Reaktif
Indonesia
5.447 Penduduk Sentani Jalani Rapid Test, 251 Reaktif

Tim survailans mengadakan rapid test di beberapa tempat.

Riza Patria Jadi Wagub, Anies: Insyaallah Kita Bisa Kerja Sama
Indonesia
Riza Patria Jadi Wagub, Anies: Insyaallah Kita Bisa Kerja Sama

Anies menyakini dirinya bersama Riza bisa bekerja sama dengan baik dalam menjalankan roda pemerintahan DKI disisa masa jabatan 2017-2022.

Menkumham Tak Bisa Bebaskan Napi Koruptor karena Masuk Extra Ordinary Crime
Indonesia
Menkumham Tak Bisa Bebaskan Napi Koruptor karena Masuk Extra Ordinary Crime

Kejahatan korupsi tidak sama dengan maling ayam atau pengguna narkoba jadi harus beda juga penindakannya.

OTT Wahyu Setiawan Jadi 'Kerikil Kecil' Bagi Integritas KPU
Indonesia
OTT Wahyu Setiawan Jadi 'Kerikil Kecil' Bagi Integritas KPU

KPU menghormati proses yang sedang berjalan

Jalur Bandara Macet Parah, Penumpang Diminta Jadwal Ulang Penerbangan
Indonesia
Jalur Bandara Macet Parah, Penumpang Diminta Jadwal Ulang Penerbangan

Maskapai yang telah mengkonfirmasi dapat dilakukannya rescheduled atau refund adalah Lion Air, Batik Air, Garuda Indonesia dan Citilink.

Angka COVID-19 Makin Menggila Karena Warga tak Patuhi Protokol Kesehatan
Indonesia
Angka COVID-19 Makin Menggila Karena Warga tak Patuhi Protokol Kesehatan

Kepatuhan warga terhadap protokol kesehatan ternyata masih rendah.

 Iuran BPJS Naik, Wali Kota Solo: Tidak Tepat Dilakukan di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Iuran BPJS Naik, Wali Kota Solo: Tidak Tepat Dilakukan di Tengah Pandemi COVID-19

"MA baru saja batalkan kenaikan Iuran BPJS Kesehatan dalam gugatan yang diajukan masyarakat. Sekarang muncul Perpres Nomor 64 tahun 2020 tentang kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, kan jadi aneh," papar dia.

Cek New Normal di Boyolali, Mendag: Pasar Tradisional Harus Dibuka untuk Gerakkan Ekonomi
Indonesia
Cek New Normal di Boyolali, Mendag: Pasar Tradisional Harus Dibuka untuk Gerakkan Ekonomi

Agus meninjau penerapan new normal di Pasar Boyolali, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (1/7).

Catat! 6 Pasar di Depok Berlakukan 'Belanja Online'
Indonesia
Catat! 6 Pasar di Depok Berlakukan 'Belanja Online'

Dimulai sejak tanggal 30 Maret 2020

Ini Sejumlah Pelanggaran di CFD Dalam Catatan Pemprov DKI
Indonesia
Ini Sejumlah Pelanggaran di CFD Dalam Catatan Pemprov DKI

Pemprov DKI sudah mengingatkan bagi anak-anak dan lansia di atas usia 60 tahun dilarang untuk ikut serta dalam CFD.