Fraksi NasDem Tarik Dukungan Revisi UU Pemilu Simulasi TPS. (Foto: Bawaslu).

MerahPutih.com - Fraksi Partai NasDem menarik dukungan terhadap revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Langkah itu karena kebijakan DPP Partai NasDem yang memutuskan untuk tidak melanjutkan pembahasan revisi UU Pemilu.

"Fraksi NasDem menarik dukungan terhadap revisi UU Pemilu," kata Ketua Fraksi Partai NasDem DPR Ahmad M. Ali di Jakarta, Sabtu (6/2).

Baca Juga:

Alasan PAN Tolak Revisi UU Pemilu

Ketika DPP Partai NasDem sudah menetapkan kebijakan, maka Fraksi NasDem DPR RI harus menjalankan kebijakan DPP termasuk terkait dengan RUU Pemilu.

Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh menegaskan bahwa dirinya mengarahkan agar Fraksi Partai NasDem DPR RI mengambil sikap untuk tidak melanjutkan revisi UU No. 7/2017 tentang Pemilu, termasuk mendukung pelaksanaan pilkada serentak pada tahun 2024.

Simulasi TPS. (Foto: Antara)
Simulasi TPS. (Foto: MP/Teresa Ika)

Surya Paloh mengatakan, bangsa Indonesia saat ini sedang berjuang menghadapi pandemi COVID-19 dan melakukan upaya pemulihan ekonomi akibat wabah tersebut. Oleh karena itu, perlu menjaga soliditas partai-partai politik dalam koalisi pemerintahan, dan bahu-membahu menghadapi pandemi dan memulihkan perekonomian bangsa.

"Cita-cita dan tugas NasDem adalah sama dengan Presiden, yakni untuk kemajuan dan masa depan bangsa yang lebih baik," ujar Surya Paloh. (*)

Baca Juga:

PPP Nilai UU Pemilu Tidak Perlu Direvisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BKN Jawab Keluhan Pelamar Soal Hilangnya Nama Perguruan Tinggi saat Daftar PNS
Indonesia
BKN Jawab Keluhan Pelamar Soal Hilangnya Nama Perguruan Tinggi saat Daftar PNS

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjawab keluhan sejumlah pelamar PNS tahun 2021 terkait nama perguruan tinggi (PT) atau prodi yang tidak ditemukan di portal SSCASN saat pendaftaran.

Satgas Madago Raya Tembak Mati Pimpinan MIT Ali Kalora
Indonesia
Satgas Madago Raya Tembak Mati Pimpinan MIT Ali Kalora

Satgas Madago Raya menembak mati pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso Ali Kalora dalam baku tembak di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (18/9).

Gegara Catut Nama Mega dan Anies, Guru SMPN 250 Jaksel Terancam Dipecat
Indonesia
Gegara Catut Nama Mega dan Anies, Guru SMPN 250 Jaksel Terancam Dipecat

"Saya udah minta diberi sanksi lain, sedang dipelajari, di antaranya tidak lagi dipekerjakan di SMPN 250," tuturnya.

Lebih Lama, Gibran Keluarkan Aturan Larangan Mudik Per 1 Mei 2021
Indonesia
Lebih Lama, Gibran Keluarkan Aturan Larangan Mudik Per 1 Mei 2021

Warga perantauan asal Solo yang nekat mudik terpaksa dilakukan katantina selama lima hari di Solo Techno Park (STP).

Penyebab Keponakan JK "Lolos" dari Jeruji Besi
Indonesia
Penyebab Keponakan JK "Lolos" dari Jeruji Besi

Polisi membeberkan alasan mengapa tidak menahan keponakan Sadikin Aksa meski telah ditetapkan sebagai tersangka.

Artis Jadi Rebutan Parpol Duduki Wagub di Pilkada DKI
Indonesia
Artis Jadi Rebutan Parpol Duduki Wagub di Pilkada DKI

Selebritis akan menjadi rebutan partai politik (parpol) untuk dipertarungkan dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI sebagai wakil gubernur (wagub).

Hampir 100 Terduga Teroris Terlibat Pengeboman Gereja Katedral Makasar
Indonesia
Hampir 100 Terduga Teroris Terlibat Pengeboman Gereja Katedral Makasar

Lima terduga teroris ditangkap di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB)

Masjid Cipto Mulyo, Jejak Penyebaran Islam Era Pakubuwono X di Boyolali
Indonesia
Masjid Cipto Mulyo, Jejak Penyebaran Islam Era Pakubuwono X di Boyolali

Salah satu jejak peninggalan PB X berupa bangunan masjid kuno ditemukan di Desa Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Masjid tersebut diberi nama Masjid Cipto Mulyo.

Jalan Layang MBZ Ditutup, Kemacetan Parah Terjadi di Tol Cikampek
Indonesia
Jalan Layang MBZ Ditutup, Kemacetan Parah Terjadi di Tol Cikampek

Kepadatan lalu lintas akibat penyekatan mudik menjadi hal yang lumrah terjadi