FPI Dinilai Selalu Berbeda Sikap dan Berseberangan dengan Pemerintah Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia ( TPDI), Petrus Selestinus .(Ist/re1)

Merahputih.com - Ormas Front Pembela Islam (FPI) kerap memicu kontroversi dalam setiap aktivitasnya. Bahkan, sang pentolan, Rizieq Shihab sering jadi sorotan karena berurusan dengan hukum.

Praktisi hukum, Petrus Selestinus menilai, FPI selalu berbeda sikap dan berseberangan dengan Pemerintah. Terutama ketika berhadapan dengan persoalan penegakan hukum.

"Ini berpotensi menjadi sebuah kekuatan yang sulit dibendung dengan cara yang biasa," kata Petrus kepada Merahputih.com di Jakarta, Kamis (10/12).

Petrus melihat, pemerintah dan Polri selama ini terkesan membiarkan Ormas FPI dengan aktivitasnya. Sehingga tumbuh kebanggaan di dalam diri anggota FPI sebagai ormas yang kebal hukum dan bisa melakukan apa saja.

Ini terlihat dalam kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan 10 dan 14 November lalu. "Polisi sering diolok-olok dan dilawan, ketika bertugas atau berhadapan dengan FPI di lapangan," jelas Petrus.

Ia menyebut, tugas membina ormas tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Tetapi sudah saatnya mesyarakat ikut ambil bagian dalam membina anggota FPI dengan cara masing-masing.

Dengan mengajak anggota FPI menjadi ormas Inklusif dan bersifat organik dalam ikatan kohesi sosial yang kuat. "Yaitu enggan mematuhi norma, standar, prosedure dan kriteria yang berlaku," ungkap Petrus.

Praktisi Hukum Petrus Salestinus
Praktisi Hukum Petrus Selestinus

Ia menambahkan, untuk memastikan bahwa FPI berada pada jalur yang benar dan legal konstitusional, maka FPI harus menjadi ormas Pemuda yang inklusif. Yakni bersifat organik dan mau diarahkan untuk bersinergi dengan ormas Pemuda lainnya.

"Ini guna melahirkan karya-karya besar di atas akhlak dan moral Pancasila," papar Petrus.

Pria yang juga Ketua Kongres Rakyat Flores Indonesia ini berharap, Mendagri Tito Karnavian mau turun tangan mengajak FPI membantu pemerintah meningkatkan kesehjateraan warga.

"Pemerintah perlu mengajak seluruh anggota ormas FPI untuk kembali ke jalan yang legal konstitusional dan inklusif," tutup Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia ini.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya diketahui telah menembak mati enam anggota laskar FPI saat mengawal rombongan keluarga Rizieq Shihab pergi ke luar kota.

Atas peristiwa itu, aparat kepolisian menyatakan bahwa penembakan dilakukan, karena polisi yang saat itu bertugas untuk melakukan penyelidikan diserang anggota laskar menggunakan senjata api. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gerhana Matahari, Kemenag Imbau Daerah Aman COVID-19 Gelar Salat Kusuf
Indonesia
Gerhana Matahari, Kemenag Imbau Daerah Aman COVID-19 Gelar Salat Kusuf

Salat Kusuf atau Salat Gerhana Matahari dilakukan dua rakaat

3.427 Calon Mahasiswa Lolos SBMPTN di UNS Surakarta, Farmasi Paling Banyak Diminati
Indonesia
3.427 Calon Mahasiswa Lolos SBMPTN di UNS Surakarta, Farmasi Paling Banyak Diminati

Hal itu diketahui dari hasil pengumuman serentak secara online SBMPTN PTS se-Indonesia, Jumat (14/8).

Sedang Mabuk, Ini Alasan Oknum Perwira TNI AL Nekat Habisi Nyawa Babinsa
Indonesia
Sedang Mabuk, Ini Alasan Oknum Perwira TNI AL Nekat Habisi Nyawa Babinsa

Kasus tersebut berawal saat tersangka datang ke Hotel Mercure dalam kondisi setengah mabuk setelah mengonsumsi minuman keras.

KLB Belum Dicabut, Kemenag Solo Minta Salat Jumat Besok Ditiadakan
Indonesia
KLB Belum Dicabut, Kemenag Solo Minta Salat Jumat Besok Ditiadakan

Semua umat beragama di Solo diharapkan bersabar untuk bisa mengadakan beribadah di rumah ibadah.

Angkasa Pura Turunkan Harga PCR dan Test Antigen di Bandara
Indonesia
Angkasa Pura Turunkan Harga PCR dan Test Antigen di Bandara

Jumlah permohonan penerbangan tambahan (extra flight) yang diajukan maskapai sudah mencapai 1.066 extra flight.

Raffi Ahmad Minta Maaf, Mengaku Teledor
Indonesia
Raffi Ahmad Minta Maaf, Mengaku Teledor

Dia pun berjanji ke depannya akan lebih mematuhi protokol kesehatan

Polisi Tangkap Pria Paruh Baya Penculik Remaja Putri di Cengkareng
Indonesia
Polisi Tangkap Pria Paruh Baya Penculik Remaja Putri di Cengkareng

Polres Metro Jakarta Barat dan Polsek Cengkareng berhasil menemukan remaja putri berinisial F (14) yang dibawa kabur pria paruh baya atas nama Wawan Gunawan (41), di Sukabumi, Jawa Barat.

Kongres HMI di Surabaya Ricuh, Peserta Saling Lempar Kursi
Indonesia
Kongres HMI di Surabaya Ricuh, Peserta Saling Lempar Kursi

Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) XXXI yang digelar di Gedung Islamic Center Jl. Dukuh Kupang 112-114, Surabaya, diwarnai kericuhan pada Selasa (23/3) malam WIB.

Libur Panjang, Penumpang Sejumlah Terminal di Jabodetabek Melonjak
Indonesia
Libur Panjang, Penumpang Sejumlah Terminal di Jabodetabek Melonjak

Terjadi lonjakan penumpang bus di sejumlah terminal tipe A hingga mencapai 62 persen.

Pembebasan Lahan Tol Japek II Selatan Dipercepat
Indonesia
Pembebasan Lahan Tol Japek II Selatan Dipercepat

Jalan Tol ruas Jakarta – Cikampek II (Selatan dengan panjang 64 km, biaya investasi sebesar 14,69 Triliun dengan biaya konstruksi sebesar Rp8,89 Triliun.