Photojournalist Mentorship 2020

Foto: Kampung yang Terkubur

  • Pemerintah desa Bangga memperkirahkan hampir dua juta kubik material yang terbawa air pada peristiwa Minggu 28 April 2019 itu. Sekaligus menjadi bencana banjir bandang terparah sepanjang sejarah desa. Lebih dari 500 rumah kondisinya rusak parah tertimbun material dari pengunungan. Tak sedikit pula yang hilang seutuhnya terbawa banjir.
    Bagi penyintas banjir bandang desa Bangga, mereka berharap agar hunian tetap bisa segera dibangun oleh pemerintah, juga perbaikan irigasi, dan aliran sungai kembali ditata. Sebab, ancaman berjuta-juta kubik material di hulu sungai masih bisa datang sewaktu-waktu. Anak-anak juga sudah merindukan kenyamanan untuk bermain, sekolah, atau sekedar berkumpul bersama keluarganya di rumah.

  • Pemerintah desa Bangga memperkirahkan hampir dua juta kubik material yang terbawa air pada peristiwa Minggu 28 April 2019 itu. Sekaligus menjadi bencana banjir bandang terparah sepanjang sejarah desa. Lebih dari 500 rumah kondisinya rusak parah tertimbun material dari pengunungan. Tak sedikit pula yang hilang seutuhnya terbawa banjir.
    Bagi penyintas banjir bandang desa Bangga, mereka berharap agar hunian tetap bisa segera dibangun oleh pemerintah, juga perbaikan irigasi, dan aliran sungai kembali ditata. Sebab, ancaman berjuta-juta kubik material di hulu sungai masih bisa datang sewaktu-waktu. Anak-anak juga sudah merindukan kenyamanan untuk bermain, sekolah, atau sekedar berkumpul bersama keluarganya di rumah.

  • Pemerintah desa Bangga memperkirahkan hampir dua juta kubik material yang terbawa air pada peristiwa Minggu 28 April 2019 itu. Sekaligus menjadi bencana banjir bandang terparah sepanjang sejarah desa. Lebih dari 500 rumah kondisinya rusak parah tertimbun material dari pengunungan. Tak sedikit pula yang hilang seutuhnya terbawa banjir.
    Bagi penyintas banjir bandang desa Bangga, mereka berharap agar hunian tetap bisa segera dibangun oleh pemerintah, juga perbaikan irigasi, dan aliran sungai kembali ditata. Sebab, ancaman berjuta-juta kubik material di hulu sungai masih bisa datang sewaktu-waktu. Anak-anak juga sudah merindukan kenyamanan untuk bermain, sekolah, atau sekedar berkumpul bersama keluarganya di rumah.

  • Pemerintah desa Bangga memperkirahkan hampir dua juta kubik material yang terbawa air pada peristiwa Minggu 28 April 2019 itu. Sekaligus menjadi bencana banjir bandang terparah sepanjang sejarah desa. Lebih dari 500 rumah kondisinya rusak parah tertimbun material dari pengunungan. Tak sedikit pula yang hilang seutuhnya terbawa banjir.
    Bagi penyintas banjir bandang desa Bangga, mereka berharap agar hunian tetap bisa segera dibangun oleh pemerintah, juga perbaikan irigasi, dan aliran sungai kembali ditata. Sebab, ancaman berjuta-juta kubik material di hulu sungai masih bisa datang sewaktu-waktu. Anak-anak juga sudah merindukan kenyamanan untuk bermain, sekolah, atau sekedar berkumpul bersama keluarganya di rumah.

  • Pemerintah desa Bangga memperkirahkan hampir dua juta kubik material yang terbawa air pada peristiwa Minggu 28 April 2019 itu. Sekaligus menjadi bencana banjir bandang terparah sepanjang sejarah desa. Lebih dari 500 rumah kondisinya rusak parah tertimbun material dari pengunungan. Tak sedikit pula yang hilang seutuhnya terbawa banjir.
    Bagi penyintas banjir bandang desa Bangga, mereka berharap agar hunian tetap bisa segera dibangun oleh pemerintah, juga perbaikan irigasi, dan aliran sungai kembali ditata. Sebab, ancaman berjuta-juta kubik material di hulu sungai masih bisa datang sewaktu-waktu. Anak-anak juga sudah merindukan kenyamanan untuk bermain, sekolah, atau sekedar berkumpul bersama keluarganya di rumah.

  • Pemerintah desa Bangga memperkirahkan hampir dua juta kubik material yang terbawa air pada peristiwa Minggu 28 April 2019 itu. Sekaligus menjadi bencana banjir bandang terparah sepanjang sejarah desa. Lebih dari 500 rumah kondisinya rusak parah tertimbun material dari pengunungan. Tak sedikit pula yang hilang seutuhnya terbawa banjir.
    Bagi penyintas banjir bandang desa Bangga, mereka berharap agar hunian tetap bisa segera dibangun oleh pemerintah, juga perbaikan irigasi, dan aliran sungai kembali ditata. Sebab, ancaman berjuta-juta kubik material di hulu sungai masih bisa datang sewaktu-waktu. Anak-anak juga sudah merindukan kenyamanan untuk bermain, sekolah, atau sekedar berkumpul bersama keluarganya di rumah.

  • Pemerintah desa Bangga memperkirahkan hampir dua juta kubik material yang terbawa air pada peristiwa Minggu 28 April 2019 itu. Sekaligus menjadi bencana banjir bandang terparah sepanjang sejarah desa. Lebih dari 500 rumah kondisinya rusak parah tertimbun material dari pengunungan. Tak sedikit pula yang hilang seutuhnya terbawa banjir.
    Bagi penyintas banjir bandang desa Bangga, mereka berharap agar hunian tetap bisa segera dibangun oleh pemerintah, juga perbaikan irigasi, dan aliran sungai kembali ditata. Sebab, ancaman berjuta-juta kubik material di hulu sungai masih bisa datang sewaktu-waktu. Anak-anak juga sudah merindukan kenyamanan untuk bermain, sekolah, atau sekedar berkumpul bersama keluarganya di rumah.

Foto: Bertahan ala Kupu-Kupu Malam
Tradisi
Bertahan ala Kupu-Kupu Malam
Tradisi
Memotret Kampung yang Terkubur
Tradisi
Foto: Bertahan ala Kupu-Kupu Malam
Tradisi
Bertahan ala Kupu-Kupu Malam
Tradisi
Memotret Kampung yang Terkubur
Tradisi
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mengunjungi Candi Prambanan dengan Protokol Kesehatan Covid-19
Travel
Mengunjungi Candi Prambanan dengan Protokol Kesehatan Covid-19

Wisatawan mengenakan masker saat melakukan swafoto di komplek wisata Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta,

Pemkot Tangsel Kesulitan Angkat Sampah TPA Cipeucang di Sungai Cisadane
Foto
Pemkot Tangsel Kesulitan Angkat Sampah TPA Cipeucang di Sungai Cisadane

Timbunan sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang longsor dan hampir menutup badan sungai Cisadane di kawasan Serpong

Jokowi Larang Mudik, Terminal Kalideres Ramai Pemudik Pulang Kampung
Foto
Jokowi Larang Mudik, Terminal Kalideres Ramai Pemudik Pulang Kampung

Suasana terminal Kalideres ramai akan pemudik yang tetap ingin kembali ke kampung halaman pasca penyataan larangan mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah oleh Presiden Joko Widodo

Pocong Sosialiasikan Protokol Kesehatan di Tangerang
Foto
Pocong Sosialiasikan Protokol Kesehatan di Tangerang

Petugas mensosialisasikan protokol kesehatan Covid-19 menggunakan sosok pocong di Pasar Kreo, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten

Ribuan Mahasiswa Kepung Tugu Adipura Tangerang
Foto
Ribuan Mahasiswa Kepung Tugu Adipura Tangerang

Ribuan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Tangerang menggelar unjuk rasa menolak penetapan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja yang disahkan DPR-RI dengan mengepung Tugu Adipura, Jalan Veteran, Kota Tangerang, Banten

Mengintip Progres Jalan Tol Serpong Balaraja
Foto
Mengintip Progres Jalan Tol Serpong Balaraja

Pekerja menyelesaikan proyek pengerjaan jalan Tol Serpong Balaraja seksi I (BSD-Legok) sejauh 11,3 km, BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten