FORTIBER Sepenuh Hati Galang Solidaritas Hadang COVID-19 Ketua Umum Forum Tionghoa Indonesia Bersatu (FORTIBER) H Anda Hakim (kanan) (Foto: Merah Putih/ Dery Ridwansah)

MerahPutih.com - Sejak kali pertama virus corona (COVID-19) muncul di Wuhan, Tiongkok, sampai hari ini sudah menyebar hampir ke seluruh dunia. Sebulan terakhir, wabah ini juga telah melumpuhkan Indonesia.

Virus yang menyerang organ tubuh manusia sampai rapuh dan merusak kekebalan tubuh ini bisa dilakukan pencegahan dengan meningkatkan imunitas tubuh, salah satunya dengan mengkonsumsi berbagai Vitamin.

Baca Juga:

ICW Minta Kemsesneg Buka Informasi Soal Pengangkatan Stafsus Presiden

“Misalnya vitamin A bisa didapat dari sebuah ubi, vitamin C bisa didapat dari buah-buahan, vitamin E bisa didapat dari kacang tanah dan vitamin D juga bisa didapat dengan berjemur kurang lebih 10 menit di bawah sinar matahari”, ujar H Anda Hakim, Ketua Umum Forum Tionghoa Indonesia Bersatu (FORTIBER).

Bukan soal meningkatkan imunitas tubuh saja, juga harus dilakukan gerakan hidup sehat, gerakan hidup bersih, rajin cuci tangan, dan hal-hal lain yang terus menerus disosialisasikan baik oleh pemerintah maupun berbagai pihak.

H Anda Hakim menambahkan bahwa setelah ditetapkan status tanggap darurat sampai dengan 29 Mei 2020, juga diterapkannya PSBB (pembatasan sosial berskala besar) di Indonesia, sekarang tentunya kita harus menghadapi melonjaknya jumlah pengangguran.

“Sekarang ini kegiatan ekonomi praktis berhenti, dan tidak bisa dipungkiri banyak perusahaan kehilangan pemasukan yang signifikan, dan sebagian lagi bahkan harus gulung tikar, dan artinya pegawainya menjadi pengangguran. Ini pastinya berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan di Indonesia," katanya.

FORTIBER sendiri adalah sebuah organisasi yang berdiri pada tanggal 28 Agustus 2016, berisi orang-orang hebat di berbagai disiplin ilmu dan berbagai ilmuwan di bidang IPOLEKSUSHANKAMNAS seperti pengusaha, praktisi hukum, ekonomi, pakar ESDM, tambang, perkebunan, properti dan lainnya.

“FORTIBER mengedepankan bahwa perbedaan itu bukan rasis, tetapi harus dihormati, memang kita beragam tapi kita ini satu, Bhinneka Tunggal Ika dan kita harus respek dan hormat satu sama lainnya karena kita satu keluarga dari berbagai latar belakang,” ujar Anda.

Ketua Umum FORTIBER (Forum Tionghoa Indonesia Bersatu) Anda Hakim (MP)
Ketua Umum FORTIBER (Forum Tionghoa Indonesia Bersatu) Anda Hakim (MP)

Dia menjelaskan bahwa pada UU NO 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan yaitu undang-undang yang mengizinkan setiap warga negara yang lahir di Indonesia adalah warga negara Indonesia, dan bahwa Indonesia, nusantara tidak lepas dari teman-teman lintas iman, Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, Kong Hu Chu, Tao dan Aliran Kepercayaan kepada Tuhan YME.

Sejak berdiri, Fortiber pun sering menyelenggarakan pertemuan dengan kemasan kopi darat (kopdar), sampai hari ini sudah lebih dari puluhan kopdar terlaksana.

Anda menjelaskan, kopdar dilakukan untuk memberikan pedoman kepada pengurus dan anggota supaya timbul kepeduliannya untuk saling menjalin persaudaraan dan menjadi orang yang produktif, dapat mengasah kematangan pribadi menelorkan buah karya yang dapat dikontribusikan kepada Pemerintah.

Dalam sebuah kesempatan kopdar belakangan ini, FORTIBER mengajak seluruh anggotanya untuk menggalang solidaritas menghadapi dampak COVID-19 di Indonesia. Solidaritas sendiri adalah sebuah rasa kesatuan kepentingan, rasa kesatuan simpati, sebagai sesama anak bangsa, yang saling membutuhkan orang lain disekitarnya.

Multikulturalisme di Indonesia yang memiliki banyak keragaman dan kekayaan sangat membutuhkan rasa solidaritas khususnya saat sekarang yang sedang mengalami krisis akibat pandemi COVID-19.

Seiring berjalannya waktu, pada masa pandemi COVID-19 ini, FORTIBER menekankan kepada anggotanya bahwa berbuat baik itu tidak pernah sia-sia, solidaritas sesama anggota dan pengurus yang berkemampuan lebih, bisa bergotong royong melakukan sesuatu hal positif untuk menghadang virus corona di Indonesia.

Baca Juga:

PSBB Hari Ke-12, Pemprov DKI: Volume Kendaraan Pribadi Masih Tinggi

Selain memberikan donasi baik materi maupun tenaga, FORTIBER juga memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada anggota dan pengurus FORTIBER. Menjelang masuknya bulan suci Ramadan, diharapkan yang biasanya mudik dan keluar kota di hari raya, untuk saat ini sebaiknya jangan dulu mudik, jangan dulu keluar kota.

“Diperlukan sebuah pemahaman bersama, solidaritas bersama, bahwa satu orang bisa saja menularkan virus corona kepada ratusan orang lainnya secara tanpa sadar. Mari kita lindungi diri, lindungi orang tua kita, lindungi keluarga kita”, imbuhnya.

"Sekali lagi, menyambut bulan suci Ramadan 1441 H/2020 M, atas nama pribadi dan FORTIBER, saya H Anda Hakim sampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas kesalahan dan dosa, baik lisan maupun tertulis, semoga kita selalu diberikan kesehatan, keselamatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah Ramadan di tengah pandemi COVID-19 ini dan bencana nonalam COVID-19 ini segera berakhir," tutupnya. (*)

Baca Juga:

Pemerintah Larang Mudik, BPIP: Ini Untuk Selamatkan Orang yang Kita Cintai

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Klaim Telah Beri Layanan Mental Bagi Pasien COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Telah Beri Layanan Mental Bagi Pasien COVID-19

Psikolog dan tenaga kesehatan jiwa di Puskesmas memberikan layanan dukungan kesehatan jiwa dan psiko sosial melalui telepon dan WhatsApp.

 Hati-Hati, Ancaman Pidana Menanti Penyeleweng Dana Bansos
Indonesia
Hati-Hati, Ancaman Pidana Menanti Penyeleweng Dana Bansos

“Kabareskrim telah memerintahkan jajaran reserse Polda sampai Polres untuk mengawal dan mengecek semua kegiatan bansos dengan ketat,” kata jubir Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono

118 Rumah Makan Ditutup Karena Langgar PSBB DKI, Denda Capai Rp313 Juta
Indonesia
118 Rumah Makan Ditutup Karena Langgar PSBB DKI, Denda Capai Rp313 Juta

Tim gabungan juga menutup 118 rumah makan yang mengabaikan protokol kesehatan. Mereka yang ditutup karena membolehkan pelanggan makan di tempat.

Polisi Cek Keamanan Makanan yang Dimakan Rizieq di Rutan Narkoba
Indonesia
Polisi Cek Keamanan Makanan yang Dimakan Rizieq di Rutan Narkoba

Polisi juga secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Rizieq

 Tolak Hentikan KRL, Pemerintah Lebih Utamakan Kepentingan Bisnis Ketimbang Kesehatan
Indonesia
Tolak Hentikan KRL, Pemerintah Lebih Utamakan Kepentingan Bisnis Ketimbang Kesehatan

Edison menyebut, selama jalur transportasi publik dari wilayah penyangga Jakarta dibiarkan berjalan, maka kemungkinan penyebaran virus corona dari dan ke Jakarta akan terus terjadi.

Jokowi Yakin Rasa Malu Nikmati Hasil Bisa Tangkal Korupsi
Indonesia
Jokowi Yakin Rasa Malu Nikmati Hasil Bisa Tangkal Korupsi

Upaya pemerintah untuk melakukan reformasi di sektor perizinan dan sektor layanan publik juga merupakan upaya penting untuk memperkecil peluang terjadinya korupsi.

Bukan Tarik Pajak, Ini Aturan Yang Disiapkan Kemenhub Bagi Pesepeda
Indonesia
Bukan Tarik Pajak, Ini Aturan Yang Disiapkan Kemenhub Bagi Pesepeda

Pemerintah daerah untuk mengatur penggunaan sepeda ini minimal dengan menyiapkan infrastruktur jalan maupun ketentuan lain yang mengatur khusus para pesepeda.

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Menjual Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Menjual Indonesia

Akun Facebook Avan Garde memposting sebuah kabar ke Grup Manusia Merdeka bahwa Presiden Jokowi sudah menjual Indonesia.

Promosi Jabatan, Kabaintelkam Baru Berziarah ke Makam Ibunda Jokowi di Karanganyar
Indonesia
Promosi Jabatan, Kabaintelkam Baru Berziarah ke Makam Ibunda Jokowi di Karanganyar

Ziarah tersebut dilakukan sebagai wujud syukur atas promosi yang baru saja didapatnya dari Kapolri Jenderal Idham Azis.

KBRI Didemo Massa Myanmar, Begini Nasib Warga Indonesia di Yangon
Indonesia
KBRI Didemo Massa Myanmar, Begini Nasib Warga Indonesia di Yangon

KBRI Yangon didemo terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa Indonesia mendukung pemilihan umum (pemilu) baru di Myanmar.