Formula E Sudah Ada Sejak 2014 Formula E (Foto: autoweek)

FORMULA E adalah Formula 1 versi mobil balap elektrik. Kompetisi balapan ini sudah ada sejak tahun 2014. Saat Untuk musim 2017/2018, sudah dimulai dari Hongkong pada 2-3 Desember 2017 lalu.

Balapan akan dimulai lagi di Marrakesh, Moroko pada 13 Januari. Dilanjut ke Santiago, Chili 3 Februari, Mexico City, Mexico 3 Maret, Sao Paulo, Brazil 17 Maret, Roma, Itali 14 April, Paris, Perancis 28 April, Berlin, Jerman 19 Mei, Zurich, Switzerland 10 Juni, New York, Amerika Serikat 15-15 Juli dan berakhir di Montreal, Canada 28-29 Juli.

Formula E berisikan 10 tim dengan 20 pebalap ini akan membalap di sirkuit jalanan seperti di Hongkong, kota New York dan Paris. Kecuali di Marrakesh dan kota Mexico. Sirkuitnya cenderung lebih sempit ketimbang sirkuit yang khusus dibuat untuk membalap.

(Foto: speedcafe)

Musim ini merupakan musim pertama Santiago, Sao Paulo dan Roma sebagai penyelenggara balapan. Kemudian Zurich setelah 60 tahun untuk pertama kalinya menyelenggarakan balapan mobil.

Balapan ini memakan waktu satu jam. Balapan tercepat memakan waktu 45 menit dan yang paling lambat 59 menit.

Formula E dipenuhi dengan nama besar seperti Audi, DS, Jaguar, Renault, Mahindra, Venturi, Penske, NIO dan Andretti. Dalam musim kelima ini akan bertambah dengan BMW dan Nissan. Sedangkan Mercedes-Benz dan Porsche akan bergabung di musim ke enam.

Sedangkan tim yang bertanding adalah Audi Sport ABT Schaeffler (Jerman), DS Virgin Racing (UK), Panasonic Jaguar Racing (UK), Venturi Formula E Team (Monako), DRAGON (Amerika), Renault e.dams (Perancis), NIO Formula E Team (China), TECHEETAH (China), Mahindra Racing (India) dan Andretti Formula E (Amerika).

(Foto: fiaformulae)

Berbeda dengan F1, Formula E melakukan sesi latihan, kualifikasi dan balapan dalam hari yang sama. Ini membuat pebalap harus memilik daya tahan dan stamina tubuh yang maksimal.

Poin pemenang pada Formula E ini pada posisi pertama memperoleh 25 poin, kedua 18 poin dan ketiga 15 poin. Sedangkan posisi keempat 12 poin, berturut-turut sampai posisi kedua selisih dua poin. Sedangkan posisi ke 10 mendapatkan 1 poin. Tambahan tiga poin diberikan pada pemegang pole position. Begitu juga dengan pebalap tercepat mendapatkan tambahan poin juga.

Mobil balap Formula E dapat digeber hingga kecepatan tinggi sekitar 250 km/jam. Untuk mencapai kecepatan 0-100 km/jam hanya membutuhkan waktu 3 detik. Rata-rata mesin Formula E memiliki kekuatan sekitar 250 daya kuda. Kecepatan mobil-mobil balapan ini sudah meningkat dua kali sejak kompetisi dimulai.

Mesinnya dicharge dengan listrik yang dihasilkan oleh generator ramah lingkungan. Bahan bakar generator itu adalah gliserin yang terbuat dari cairan seperti sirup yang dihasilkan dari lemak hewan atau hasil fermentasi glukosa. Bahan bahar untuk generator itu bahkan bisa diminum oleh manusia.

Kekuatan maksimal yang dipergunakan sekitar 180kW. Ini sama dengan listrik yang mencharge ponsel Anda selama empat tahun. Sedangkan suara yang dihasilkan oleh Formula E tidak sekeras suara F1. Makanya tidak masalah ketika sirkuitnya digelar di dalam kota. Semua baterai yang dipakai didesain oleh Williams.

(Foto: express)

Pebalap-pebalap dalam Formula E, yakni Lucas di Grassi (Brazill - Audi Sport ABT Schaeffler), Nelson Piquet JR (Brazil - Panasonic Jaguar Racing), Sebastien Buemi (Swiss - Renault e.dams), Sam Bird (UK - DS Virgin Racing), Alex (UK – NIO), Nico Prost (Perancis - Renault e.dams), Jean-Eric Vergne (Perancis – TECHEETAH), Andre Lotterer (Jerman – Venturi), Nick Heidfeld (Jerman – Venturi), Maro Engel (Jerman – Venturi), Daniel Abt (Jerman – Audi), dan dua pebalap muda Mitch Evans asal New Zealand dan Felix Rosenqvist asal Swedia yang mencoba peruntungan di musim ini.

Formula E ini didirikan oleh pengusaha asal Spanyol Alejandro Agag yang sejak dahulu memang suka dengan kegiatan motorsport. Agag mantan ketua klub sepakbola Queens Park Rangers. Ia ditemani oleh legenda-legenda balapan mobil untuk mengelola Formula E ini. Seperti Alain Prost (Renault), Allan McNish (Audi) dan Michael Andretti (MS&AD Andretti Formula E).

Aktor Hollywood, Leonardo DiCaprio ikut ambil bagian pada Formula E sebagai salah satu pemilik tim Venturi. Sedangkan pengusaha Sir Richard Branson menjadikan DS Virgin Racing bagian dari Virgin Group.

Yang unik dari Formula E ini adalah keterlibatan penggemarnya yang disebut FANBOOST. Penggemar Formula E dapat memilih pebalap favoritnya melalui media sosial. Pebalap favorit akan menerima power boost ketika membalap. Di samping itu terdapat e-race yang memungkinkan penggemar bertanding dengan perolehan waktu pebalap Formula E melalui simulator. (psr)

Kredit : paksi

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH