Formappi Puji Manuver Politik PSI Namun Perlu Pembuktian di Parlemen Peneliti Formappi Lucius Karus (Foto: Twitter:/@luciuskarus)

MerahPutih.Com - Koordinator Formappi Lucius Karus memuji manuver politik Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Pernyataan Ketua Umum PSI Grace Natalie berani mengecam partai nasionalis yang dianggap tak peduli dengan korupsi dan kasus intoleransi dinilai sangat tepat.

Lucius mengatakan, konteks penyampaian Grace juga tepat karena bersamaan dengan masa kampanye pemilu dimana PSI yang dipimpinnya menjadi salah satu kontestan.

"Tentu saja ini menguntungkan secara politis karena sebagai partai baru, PSI memang punya kepentingan untuk dikenal luas oleh pemilih dan karenanya bisa berharap dipilih pada Pemilu 2019," kata Lucius dalam keterangannya, Kamis (14/3).

Lucius yang juga peneliti pada Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) ini menganggap, mayoritas publik juga punya penilaian yang sama dengan Ketua Umum PSI itu.

Ketua Umum PSI Grace Natalie
Ketua Umum PSI Grace Natalie (MP/Fadhli)

"Terbukti memang hasil survey terkait tingkat kepercayaan publik terhadap DPR memang rendah," papar Lucius.

Sebagai partai baru, lanjut Lucius, semangat PSI untuk melakukan perubahan di parlemen tak lepas dari semangat publik umumnya yang menginginkan ada perubahan DPR dalam berkinerja.

"Saya kira DPR umumnya juga mengakui kinerja mereka yang rendah hanya saja sepertinya tak ada komitmen atau upaya untuk mengubahnya," ungkap dia.

Tentu saja komitmen yang dilontarkan PSI ini juga banyak disampaikan oleh politikus lain dari partai lama. Hanya saja jika diucapkan oleh politisi partai lama, komitmen untuk berubah itu lebih sebagai jargon saja.

"Karena partai lama nampaknya tak berdaya untuk mengubah situasi buruk tersebut," terang Lucius.

PSI pun, lanjut Lucius perlu membuktikan janjinya jika nanti terpilih.

"Akan tetapi semangat berbeda perlu mereka tunjukan saat ini sebagai bagian dari kampanye dan semoga menbuktikan semangat milenial yang mencoba merubah parlemen menjadi lebih berdaya," pungkasnya.(Knu)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Dinilai Terlalu Mepet, Kubu Prabowo Desak Debat Capres Terakhir Dijadwal Ulang



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH