Forbes Bandrol Katy Perry Diva Termahal Rp 437 M, Kontroversi dan Godaan Vakum Aksi panggung Katy Perry. (foto: hollywoodlife)

DIVA internasional Katy Perry menduduki daftar puncak penyanyi perempuan berbayaran tertinggi di musik versi majalah keuangan global Forbes, mengalahkan Taylor Swift dan Beyonce yang menduduki posisi kedua dan ketiga.

Keberhasilan Katy Perry mencatatkan rekor kekayaan tak lepas dari suksesnya album terbarunya, "Witness" dirilis pada 9 Juni 2017 melalui Capitol Records. Bahkan, popstar asal negeri Paman Sam itu berhasil meluncurkan empat single di antaranya "Chained to the Rhythm" dan "Swish Swish" yang menampilkan Nicki Minaj yang dicuplik dari album baru itu.

Namun, ada sejumlah fakta menarik di balik keberhasilan pelantun lagu 'Roar' itu menduduki peringkat satu dalam daftar Forbes, berikut ulasan MerahPutih.com dari berbagai sumber:

1. Meraup Rp 437 miliar setahun

Katy Perry sempat menjadi sampul depan majalah Forbes pada 2015 silam. Foto: Forbes.

Dilansir laman E-News, Rabu (21/11), wajar bila Forbes menahbiskan Katy Perry sebagai diva termahal tahun ini. Pada 2018 ini, diva yang kini tampil dengan rambut bondol itu menerima penghasilan bersih 30 juta dolar AS, atau setara Rp 437 miliar tahun ini. Angka ini jauh di atas penghasilan Beyonce yang hanya mencapai dua pertiganya, atau sekitar 20 juta dolar AS setahun.

Perry mencapai prestasi besar ini dengan tampil di 80 pertunjukan sebagai bagian dari tur-nya yang bertajuk; "Witness: The Tour". Dalam satu kali penampilan, pasangan Russell Brand dibayar sampai 1 juta dolar. Belum lagi peran terakhirnya sebagai juri di American Idol dan masih banyak lagi lewat bintang iklan, aktivitas modeling dan penjualan brand atas namanya.

2. Ada cacat di periode waktu

Beyonce. (Foto: Instagram/@Beyonce)

Namun, perlu dicatat Perry bisa menduduki peringkat satu diva perempuan dengan penghasilan termahal dikarenakan periode waktu pengumpulan data yang dilakukan Forbes. Publikasi Forbes itu mengungkapkan sebagian besar keuntungan Beyoncé dari tur "On the Run II" tidak dimasukkan dalam perhitungan artikulasi tahun ini. Kondisi yang sama berlaku untuk tur Taylor Swift "Reputation".

3. Katy Perry sempat pertimbangkan vakum bermusik

Katy Perry memutuskan untuk mundur (Instagram/katyperry)
Katy Perry memutuskan untuk mundur (Foto: instagram@katyperry)



Meski meraih sukses luar biasa, Katy Perry sempat mengumumkan bakal vakum dari dunia musik. Keputusan itu diambil setelah ia mengakhiri tur "Witness" di Auckland, Selandia Baru, awal Oktober lalu. "Saya sudah berada di jalanan selama 10 tahun, jadi saya hanya ingin santai sejenak. Saya tidak akan langsung membuat rekaman lain," ucap dia dilansir Aceshowbiz, kala itu, tanpa menyebutkan waktu pasti kapan mengambil rehat.

Juri American Idol ini mengakui sekarang adalah waktu yang tepat untuk mundur karena merasa sudah tidak perlu membuktikan apapun setelah berhasil mencapai puncak karier dalam musik. Dia pun ingin fokus lini bisnis sepatunya, Katy Perry Collections. "Saya merasa sudah menjadi pop star yang dikenal banyak orang, dan saya bersyukur dengan itu semua." (*)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH