Firli Enggan Tanggapi Dugaan Pelanggaran Etik Gunakan Helikopter Mewah Ketua KPK Firli Bahuri. (ANTARA/Benardy Ferdiansyah)

MerahPutih.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri angkat bicara terkait dugaan pelanggaran etik menggunakan helikopter mewah yang dilaporkan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) ke Dewan Pengawas KPK.

Jenderal bintang tiga itu mengklaim hanya ingin kerja dan enggan membuang waktu menggubris kritikan maupun aduan tersebut.

Baca Juga

Firli Kepergok Naik Helikopter Mewah, Kredibilitas KPK Tercoreng

"Saya hanya kerja, dan kerja," kalta Firli saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (26/6).

Ketika ditegasi lagi ihwal laporan MAKI, Firli justru menguak hal lainnya, yakni terkait pertemuannya dengan Menkopolhukam Mahfud MD.

"Hadir di rapat (bersama) Menkopolhukam juga saya diadukan," ungkap eks Kapolda Sumatera Selatan ini.

Ketua KPK, Firli Bahuri. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Ketua KPK, Firli Bahuri. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Karena itu, Firli menekankan, dirinya tidak terlalu memikirkan soal aduan-aduan. Dia menegaskan kembali, bahwa yang dilakukan hanya menjalani amanat sebagai Pimpinan KPK.

"Saya tidak tahu persis (pengaduan soal bertemu Menkopolhukam). Saya hanya perlu sampaikan bahwa betul ketemu Menkopolhukam, hanya itu. Kita kerja saja. Masa waktu kita habis karena merespon kritikan dan aduan," tutup Firli.

Sebelumnya Ketua Dewas KPK Tumpak Hatarongan Panggabean memastikan pihaknya segera memanggil Firli Bahuri untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran etik tersebut.

"Klarifikasi juga sudah mulai dilakukan hari ini. Karena yang diadukan adalah Ketua KPK, tentu pihak yang diadukan juga akan diklarifikasi oleh Dewas," kata Tumpak saat dikonfirmasi, Jumat (26/6).

Baca Juga

Dewas KPK Segera Periksa Firli Bahuri soal Pelanggaran Etik

Menurut Tumpak, pihaknya juga sudah menugaskan tim untuk melakukan identifikasi fakta-fakta terkait laporan MAKI terhadap Firli tersebut.

"Pengaduan itu sudah kami terima dan Dewas sudah tugaskan tim untuk melakukan identifikasi fakta-fakta lebih lanjut," ujarnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PN Jaksel Lanjutkan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab
Indonesia
PN Jaksel Lanjutkan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab

Kuasa hukum Rizieq Shihab menyatakan akan menghadirkan saksi sekitar tiga hingga empat orang, termasuk saksi ahli

MUI Dukung Perayaan Imlek Nasional Secara Virtual
Indonesia
MUI Dukung Perayaan Imlek Nasional Secara Virtual

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung perayaan Imlek Nasional (Imleknas) tahun 2021 digelar secara virtual pada Sabtu (20/1) besok.

Rayakan HUT Bhayangkara, Polda Metro Perbanyak Gerai Vaksin di Zona Merah
Indonesia
Rayakan HUT Bhayangkara, Polda Metro Perbanyak Gerai Vaksin di Zona Merah

Polda Metro serta anggota Forkopimda DKI Jakarta lainnya juga terus berupaya memaksimalkan sosialisasi

Epidemiolog UI: Memangnya Luhut Ngerti Kesehatan?
Indonesia
Epidemiolog UI: Memangnya Luhut Ngerti Kesehatan?

"Seharusnya yang ditugaskan Menkes. Kementerian yang mengerti tupoksinya. Memangnya Pak Luhut ngerti? Ngerti, ngerti merintah," kata Pandu

Khofifah Nilai Desain Uang RP75.000 Indonesia Banget
Indonesia
Khofifah Nilai Desain Uang RP75.000 Indonesia Banget

BI beberapa kali pernah menerbitkan uang edisi koleksi, seperti uang edisi khusus Seri 25 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Seri perjuangan Angkatan 45, Seri Save The Children, Seri Cagar Alam, dan seri lainnya.

Lebih dari 300 Nakes di Jakarta Barat Sudah Divaksinasi Tahap Dua
Indonesia
Lebih dari 300 Nakes di Jakarta Barat Sudah Divaksinasi Tahap Dua

Vaksinasi dilaksanakan di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Minggu (31/1)

Sapi Simental Seberat 1,3 Ton Asal Agam Calon Hewan Kurban Jokowi
Indonesia
Sapi Simental Seberat 1,3 Ton Asal Agam Calon Hewan Kurban Jokowi

Sapi simental seberat 1,3 ton terpilih sebagai calon hewan kurban Presiden Joko Widodo pada Idul Adha 1442 Hijriah.

Kerumunan Rizieq Bikin Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot Anies
Indonesia
Kerumunan Rizieq Bikin Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot Anies

Salah satu dari 5 butir arahan itu diantaranya terkait larangan meminjamkan fasilitas pemprov atau mememfasilitasi kegiatan warga yang sifatnya kerumunan/pengumpulan massa.

Satgas COVID-19: Anak-Anak Tidak Usah Melihat Pemotongan Hewan
Indonesia
Satgas COVID-19: Anak-Anak Tidak Usah Melihat Pemotongan Hewan

Protokol kesehatan ketat oleh petugas atau siapapun yang menerima nanti

Pemprov DKI Minta Kerja Sama Warga Petamburan Jalani Tes COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Minta Kerja Sama Warga Petamburan Jalani Tes COVID-19

Pemprov DKI Jakarta meminta warga Petamburan di dekat kediaman Imam Besar FPI Rizieq Shihab untuk tes COVID-19.