Film Dokumenter 'Semesta' Tayang Kembali untuk Kisah Inspiratif

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 06 September 2022
Film Dokumenter 'Semesta' Tayang Kembali untuk Kisah Inspiratif
Film dokumenter Semesta dirilis pada 30 Januari 2020. (Foto: Instagram@talamedia_co)

SEBUAH kisah tentang mereka yang bergerak karena iman untuk menjaga alam ciptaan-Nya dengan segala isinya. Begitu kira-kira inti dari film dokumenter berjudul Semesta yang rilis pada 2020 silam.

Film dokumenter Semesta akan diputar khusus di enam kota, yaitu Jakarta, Aceh, Flores, Bali, Yogyakarta, dan Papua mulai September hingga Oktober 2022. Pemutaran akan disertai dengan diskusi yang mengundang narasumber pembuat film dan tokoh inspirasi di dalam film yang terus merawat alam Indonesia hingga kini. Pemutaran dan diskusi film ini pun tidak dipungut biaya.

Film dokumenter ini berkisah tentang tujuh sosok di tujuh provinsi Indonesia yang bergerak memelankan dampak perubahan iklim dengan merawat alam Indonesia atas dorongan agama, kepercayaan, dan budaya masing-masing.

Melalui rangkaian kisah tujuh sosok inspiratif ini, film ini mengajak penonton berkeliling Nusantara dan menikmati kekayaan alamnya, mulai dari titik ujung barat (Aceh) hingga titik ujung timur (Papua) Indonesia. Rangkaian kisah mereka yang merawat Indonesia ini akan mengajak kita semua untuk ikut berperan dalam memelankan dampak perubahan iklim melalui langkah masing-masing.

Baca juga:

'LiSA Another Great Day', Dokumenter Netflix untuk Penyanyi J-Pop LiSA


Mandy Marahimin dan Nicholas Saputra, selaku produser dari Talamedia, mengungkapkan pihaknya merasa perlu menayangkan kembali kepada khalayak luas, khususnya masyarakat di kota ketujuh sosok di film ini berasal. Menurut tim produksi, informasi lebih lanjut seputar pemutaran film ini di enam kota, dapat dilihat melalui akun Instagram rumah produksi Talamedia.

Disutradarai oleh Chairun Nissa, Semesta didukung oleh Soraya Cassandra, Marselus Hasan, Agustinus Pius Inam, Almina Kacili, Tjokorda Raka Kerthyasa, Iskandar Waworuntu, dan Muhammad Yusuf sebagai tokoh sentral film.

Baca juga:

HBO Siap Rilis Drama Dokumenter LA Lakers

"Kami sadar sebagian besar lokasi kami tidak memiliki jaringan bioskop, sehingga pemutaran langsung adalah satu-satunya cara. Sayangnya kemudian kami terkendala pandemi, sehingga pemutaran ini baru bisa dilaksanakan sekarang," kata Mandy dilansir ANTARA, Senin (5/9).

Sementara, Nicholas berharap kisah-kisah dalam Semesta bisa memberi inspirasi untuk bersama-sama menjaga alam tanpa memandang agama, budaya, profesi, dan semua atribut sosial lainnya.

Sebelumnya, Semesta dirilis di Jakarta pada 30 Januari 2020 dan ditayangkan di Netflix sampai 16 Agustus 2022. Film ini terseleksi untuk diputar di Suncine International Environmental Film Festival di Spanyol pada 2019, dan masuk nominasi kategori film dokumenter panjang terbaik di Festival Film Indonesia 2018. (and)

Baca juga:

Netflix Hadirkan Film Dokumenter Kisah Pembunuhan Paling Terkenal di Kanada

#Film Indonesia #Film #Film Dokumenter
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Bagikan