Ferdy Yuman Didakwa Sembunyikan Nurhadi saat Jadi Buronan KPK Bekas Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi (rompi jingga). (KPK)

MerahPutih.com - Ferdy Yuman didakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah merintangi proses penyidikan yang menjerat mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono. Jaksa menyebut Ferdy Yuman menyembunyikan Nurhadi dan Rezky saat menjadi buronan KPK.

"Terdakwa dengan sengaja mencegah, merintangi, atau menggagalkan secara langsung atau tidak langsung penyidikan, penuntutan, dan pemeriksaan di sidang pengadilan terhadap tersangka atau terdakwa ataupun para saksi dalam perkara korupsi," kata jaksa KPK Wawan Yunarwanto saat membacakan surat dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (3/6).

Jaksa membeberkan perbuatan Ferdy Yuman yang dinilai telah merintangi penyidikan Nurhadi dan Rezky. Di antaranya, menyewakan rumah sebagai tempat persembunyian Nurhadi dan Rezky Herbiyono. Padahal, kata jaksa, Nurhadi dan Rezky saat itu berstatus buronan kasus dugaan suap serta gratifikasi terkait pengurusan perkara di MA.

Baca Juga:

Terbukti Menyuap Nurhadi, Hiendra Soenjoto Divonis 3 Tahun Penjara

"Terdakwa mencari dan menyewakan rumah sebagai tempat Nurhadi dan Rezky Herbiyono untuk menghindari pemeriksaan atau tindakan hukum lainnya yang pada saat itu sudah berstatus daftar pencarian orang (DPO) oleh penyidik KPK," ujarnya.

Berdasarkan uraian jaksa dalam dakwaannya, Ferdy Yuman merupakan sepupu Rezky Herbiyono. Ferdy dipercaya untuk menjadi sopir serta orang kepercayaan Rezky dan Nurhadi. Oleh Rezky, Ferdy digaji sebesar Rp 20 juta setiap bulannya.

Perbuatan Ferdy dianggap telah merintangi penyidikan karena membantu Nurhadi dan Rezky selama menjadi buronan. Ia disebut membantu memenuhi keperluan Nurhadi dan Rezky saat bersembunyi di Apartemen The Residence at Dharmawangsa 1.

Dokumentasi bekas Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi (kiri), saat meninggalkan Gedung KPK. ANTARA FOTO/Indrianto Suwarso
Dokumentasi bekas Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi (kiri), saat meninggalkan Gedung KPK. ANTARA FOTO/Indrianto Suwarso

Kemudian, Ferdy Yuman juga disebut oleh jaksa membantu untuk menyewakan rumah sebagai tempat persembunyian Nurhadi dan Rezky di Jalan Simprug Golf Suites, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Ia juga membantu mengurus perpindahan Nurhadi dan Rezky dari apartemen ke rumah tersebut.

Tak hanya itu, Ferdy juga tidak melaporkan keberadaan Nurhadi dan Rezky kepada RT setempat saat tinggal di perumahan Jalan Simprug Golf Suites. Padahal, saat itu jaksa meyakini Ferdy mengetahui bahwa Nurhadi dan Rezky adalah buronan KPK.

"Bahwa serangkaian perbuatan terdakwa tersebut di atas dilakukan dengan maksud agar Nurhadi dan Rezky Herbiyono selaku tersangka korupsi tidak diketahui keberadaannya serta untuk menghindari pemeriksaan atau tindakan hukum lainnya," kata jaksa.

Baca Juga:

Polda Jatim Periksa 17 Orang Terkait Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo Nurhadi

Atas perbuatannya, Ferdy Yuman didakwa melanggar pasal 21 Undang-Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Sekadar informasi, Nurhadi dan Rezky Herbiyono merupakan terdakwa kasus suap dan gratifikasi terkait pengurusan sejumlah perkara di MA. Keduanya telah divonis bersalah dan masing-masing dijatuhi hukuman enam tahun penjara serta denda Rp 500 juta subsidair enam bulan kurungan atas perkara itu. (Pon)

Baca Juga:

Terima Suap dari Eks Bos Lippo, Bekas Sekretaris MA Nurhadi Jadi Tersangka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Fatwa MUI Diharapkan Redam Hoaks Vaksin COVID-19
Indonesia
Fatwa MUI Diharapkan Redam Hoaks Vaksin COVID-19

"Hasil survei, warga yang paham tentang vaksin baru 75 persen, jadi ada 25 persen yang mungkin di daerah terpencil yang tidak tahu apa itu vaksin COVID,” kata Ridwan Kamil.

KPK Cecar Edhy Prabowo soal Sumber Duit Belanja Barang Mewah di AS
Indonesia
KPK Cecar Edhy Prabowo soal Sumber Duit Belanja Barang Mewah di AS

Dalam pemeriksaan itu, penyidik mencecar Edhy Prabowo terkait aktivitas dan perjalanan dinasnya selama di Amerika Serikat (AS). Termasuk soal sumber duit yang digunakan eks elite Partai Gerindra tersebut untuk membeli barang-barang mewah di negeri Paman Sam.

11 Juta Dosis Vaksin Telah Dapat Sertifikat Kualitas BPOM
Indonesia
11 Juta Dosis Vaksin Telah Dapat Sertifikat Kualitas BPOM

Dari pengiriman bulk gelombang pertama, sebanyak 16,5 Juta dosis, seluruh proses filled and finished nya sudah selesai dilakukan di Bio Farma,

Atasi Bahaya Udara Jakarta, Anies Gandeng Bloomberg Philanthropies
Indonesia
Atasi Bahaya Udara Jakarta, Anies Gandeng Bloomberg Philanthropies

Clean Air Partnership ialah sebuah program untuk mengatasi polusi udara di Jakarta melalui peningkatan ketersediaan dan penggunaan data kualitas udara.

Pemprov DKI Denda Rizieq Shihab Rp50 Juta
Indonesia
Pemprov DKI Denda Rizieq Shihab Rp50 Juta

Pemprov DKI Jakarta memberikan denda sebesar Rp50 juta akibat melanggar protokol kesehatan dalam acara pernikahan anaknya dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (14/11).

Klaster Baru Penyebaran Corona Muncul di Jakarta, Mulai dari Komunitas hingga Hotel
Indonesia
Klaster Baru Penyebaran Corona Muncul di Jakarta, Mulai dari Komunitas hingga Hotel

Satgas Penanganan COVID-19 meminta masyarakat di DKI Jakarta untuk mewaspadai munculnya klaster-klaster baru.

[HOAKS atau FAKTA]: Pemprov DKI Buka Formulir Pendaftaran Imunisasi COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemprov DKI Buka Formulir Pendaftaran Imunisasi COVID-19

Telah beredar pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang menginformasikan adanya formulir yang harus diisi paling lambat pada hari Rabu, 21 Oktober 2020 pukul 23.00.

Minggu Depan, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Enam Laskar FPI yang Tewas
Indonesia
Minggu Depan, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Enam Laskar FPI yang Tewas

“Penyidik hari ini akan mengirim panggilan kepada keluarga enam pengawal Rizieq yang menyerang anggota Polri untuk diperiksa Senin mendatang,” kata Andi

Kapolri Diyakini Tak Sembarangan Copot Sejumlah Perwira Tingginya
Indonesia
Kapolri Diyakini Tak Sembarangan Copot Sejumlah Perwira Tingginya

Sehingga, apakah penilaian itu dijalankan atau tidak berkaitan dengan mutasi ini merupakan hak dari Kapolri

Kata Anies Soal Pembukaan Kembali Bioskop di Jakarta
Indonesia
Kata Anies Soal Pembukaan Kembali Bioskop di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta memperbolehkan hiburan bioskop beroperasi kembali di saat penetapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3.