Ferdinand Hutahaean Siap Buka-bukaan Ferdinand Hutahaean. (Foto: Twitter @FerdinandHaean3)

Merahputih.com - Kasus dugaan ujaran kebencian yang menjerat mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kembali berlanjut.

Bareskrim Polri dijadwalkan memeriksa pegiat media sosial itu pada Senin (10/1) pukul 10.00 WIB.

Baca Juga:

Penanganan Kasus Ferdinand Hutahaean Masuk Tahap Penyidikan

Ferdinand mengatakan telah menyiapkan sejumlah dokumen hingga bahan klarifikasi untuk nantinya disampaikan kepada penyidik.

"Saya akan jelaskan semua supaya terang benderang," ujar Ferdina

Menurut Ferdinand, dia bakal bersikap kooperatif terhadap proses penyidikan yang kini tengah berjalan.

"Saya akan mengklarifikasi bahwa apa yang saya maksud dan substansi dari cuitan saya," kata Ferdinand.

Baca Juga:

Polisi Periksa Saksi dalam Perkara yang Menyeret Nama Ferdinand Hutahaean

Ferdinand sebelumnya juga telah meminta maaf akibat tulisan yang dibuatnya itu.

Ferdinand mengklaim munculnya cuitan itu karena pergumulan pribadinya yang tengah menderita penyakit menahun. Penyakit itu, sangat mempengaruhi kesadarannya.

Baca Juga:

DPR Waspadai Calon Tak Layak Lolos Seleksi Anggota KPU-Bawaslu

Unggahan itu diketahui berbuntut proses penegakan hukum di Bareskrim. Dalam waktu cepat, polisi meningkatkan status penanganan perkara menjadi penyidikan.

Ferdinand kemudian dipolisikan pada Rabu (5/1). Bareskrim langsung memeriksa serangkaian saksi hingga akhirnya dua hari kemudian kasus ini naik menjadi penyidikan. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sampai Tengah Maret, Pasar Keuangan Domestik Kehilangan Modal Asing USD 400 Juta
Indonesia
Sampai Tengah Maret, Pasar Keuangan Domestik Kehilangan Modal Asing USD 400 Juta

Bank Indonesia (BI) melaporkan aliran modal asing keluar dari pasar keuangan Indonesia senilai Rp 34 triliun selama konflik Rusia-Ukraina.

RS Immanuel Bandung Gelar Vaksinasi Massal COVID-19
Indonesia
RS Immanuel Bandung Gelar Vaksinasi Massal COVID-19

Rumah Sakit Immanuel menggelar vaksinasi COVID-19 bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Ini Harapan Wagub atas Penerapan PPKM Darurat di Jakarta
Indonesia
Ini Harapan Wagub atas Penerapan PPKM Darurat di Jakarta

Diharapkan regulasi baru itu dapat menekan laju penularan COVID-19 yang saat ini meningkat signifikan.

Begini Kata Wagub DKI Soal Fraksi PDIP Ancam Coret Anggaran Formula E
Indonesia
Begini Kata Wagub DKI Soal Fraksi PDIP Ancam Coret Anggaran Formula E

Pemprov DKI Jakarta menanggapi santai ancaman Fraksi PDI Perjuangan yang ingin mencoret anggaran terkait kegiatan penyelenggaraan Formula E di APBD Perubahan dan Rancangan APBD 2022.

Kasus Belum Selesai, Aduan Pencemaran Nama Baik Pada Korban Pelecehan di KPI Ditolak Polisi
Indonesia
Kasus Belum Selesai, Aduan Pencemaran Nama Baik Pada Korban Pelecehan di KPI Ditolak Polisi

Melalui pengacaranya, kedua terduga pelaku pelecehan seksual itu ingin membuat laporan pencemaran nama baik. Namun ditolak lantaran perkara masih dalam proses penyelidikan.

PSI Sebut Kebijakan Lintasan Road Bike Anies Diskriminatif
Indonesia
PSI Sebut Kebijakan Lintasan Road Bike Anies Diskriminatif

Fraksi PSI DPRD DKI meminta Gubernur Anies Baswedan untuk segera menghentikan kebijakan penyediaan jalur road bike.

Realisasi KUR Sentuh 58,53 Persen di Awal Agustus 2021
Indonesia
Realisasi KUR Sentuh 58,53 Persen di Awal Agustus 2021

Adapun target penyaluran KUR dari tahun 2015 sampai dengan 2021 terus meningkat dari sebesar Rp 30 triliun pada tahun 2015 menjadi Rp 253 triliun di tahun 2021.

Sebelum Turunkan Level PPKM, Pemda Wajib Perbaiki Indikator Penanganan COVID-19
Berita
Sebelum Turunkan Level PPKM, Pemda Wajib Perbaiki Indikator Penanganan COVID-19

Khusus DKI Jakarta, pada 21 Juli 2021 menunjukkan penurunan yang signifikan, dari 268 kematian per hari menjadi 95 kematian per hari.

Vaksinasi Bagi Disabilitas dan Penderita Gangguan Jiwa Dimulai Hari Ini
Indonesia
Vaksinasi Bagi Disabilitas dan Penderita Gangguan Jiwa Dimulai Hari Ini

Vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas dan penderita gangguan jiwa dimulai hari ini. Kegiatan pemberian vaksin dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Moeldoko Angkat Bicara Jokowi Tak Singgung Isu Korupsi di Sidang Tahunan MPR
Indonesia
Moeldoko Angkat Bicara Jokowi Tak Singgung Isu Korupsi di Sidang Tahunan MPR

Moeldoko selanjutnya menyebutkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 54 Tahun 2018