Fenonema Buzzer tak Lepas dari Minimnya Literasi Politik Berbangsa Ilustrasi Buzzer. (Foto: www.langitamaravati.com).

MerahPutih.com - Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP, Benny Susetyo menyoroti fenomena buzzer yang terus mengancam kehidupan demokrasi, keberagaman dan kebersamaan sebagai bangsa.

Menurut Benny, buzzer akan terus terjadi selama pendidikan literasi lemah, pendidikan kritis lemah, dan tidak ada etika dalam hal penggunaan media sosial.

Baca Juga

Buzzer Dinilai Ancam Kehidupan Demokrasi

“Hal ini terjadi karena salah satunya kesadaran politik etis enggak ada,” tegas Romo Benny kepada MerahPutih.com di Jakarta, Minggu (14/2).

Benny mendorong buzzer bisa digunakan untuk menjual sebuah ide/gagasan sehingga yang terjadi di ruang publik adalah adu gagasan.

Romo Benny mengingatkan jangan sampai orang-orang yang punya gagasan dan memiliki kemampuan, tidak bisa berperan di dalam ruang publik.

Romo Benny Susetyo (kanan) saat Pertemuan Dialog Kerukunan Umat Beragama Katolik Tingkat Nasional di Denpasar, Minggu (11/10). (Foto: MP/Istimewa)
Romo Benny Susetyo (kanan) saat Pertemuan Dialog Kerukunan Umat Beragama Katolik Tingkat Nasional di Denpasar, Minggu (11/10). (Foto: MP/Istimewa)

Lebih lanjut, Romo Benny berharap para propaganda tidak lagi bicara hal yang negatif, tetapi berbicara hal yang positif, bangsa dan dan negara, kemajemukan, dan keberagaman.

“Kalau bicara buzzer, seharusnya punya komitmen pada masa depan negara, itu di atas segala-galanya,” tegas Romo Benny.

Sementara itu, Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Petrus Selestinus mengatakan UU belum mengakomodasi atau mengatur tentang keberadaan pendengung.

Padahal, menurut Advokat Peradi ini, buzzer merupakan fenomena sosial yang punya daya rusak tinggi tetapi belum diatur dalam UU.

“Oleh karena itu, pengaturan dalam bentuk UU diperlukan karena masyarakat sudah menjadi korban dari buzzer,” tegas Petrus. (Knu)

Baca Juga

BPIP Sebut Buzzer Ancam Keutuhan NKRI

Waspada Kejahatan Siber di Telegram
Fun
Waspada Kejahatan Siber di Telegram
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dua Pelaku Pembakaran Truk Satpol PP Sukoharjo Diamankan Polisi
Indonesia
Dua Pelaku Pembakaran Truk Satpol PP Sukoharjo Diamankan Polisi

Dua orang diduga pelaku kasus pembakaran truk Satpol PP, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Jawa Tengah diamankan Polres Sukoharjo.

Stok Vaksin COVID-19 di Indonesia Berlimpah, Keterisian Rumah Sakit Menurun
Indonesia
Stok Vaksin COVID-19 di Indonesia Berlimpah, Keterisian Rumah Sakit Menurun

Program vaksinasi secara nasional terus berjalan dan secara bertahap Indonesia juga kedatangan sejumlah vaksin COVID-19.

[HOAKS atau FAKTA] : Jengkol & Pete Sebabkan Stroke, Obatnya Tusuk Jari Sampai Berdarah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Jengkol & Pete Sebabkan Stroke, Obatnya Tusuk Jari Sampai Berdarah

Informasi hoaks kategori misleading content atau konten menyesatkan.

Di Sidang Tahunan MPR, Jokowi Klaim Dirinya Tidak Antikritik
Indonesia
Di Sidang Tahunan MPR, Jokowi Klaim Dirinya Tidak Antikritik

Presiden Joko Widodo menyinggung soal kritik yang kerap dilakukan elemen masyarakat dalam Sidang Tahunan MPR 2021.

Ketua DPD RI Apresiasi Keluarga Alm Akidi Tio Donasi Rp 2 T untuk Penanganan COVID-19
Indonesia
Ketua DPD RI Apresiasi Keluarga Alm Akidi Tio Donasi Rp 2 T untuk Penanganan COVID-19

"Ini sebuah aksi nyata yang sangat luar biasa. Bantuan Rp 2 triliun itu sangat besar. Dan pastinya akan sangat membantu masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit akibat pandemi," kata La Nyalla

Jumlah Kasus COVID-19 Aktif di Jakarta Capai 15.471 Orang
Indonesia
Jumlah Kasus COVID-19 Aktif di Jakarta Capai 15.471 Orang

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.812 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.347 positif dan 6.465 negatif.

Djarot Saiful Hidayat Nilai Machfud Arifin Kebanyakan Retorika
Indonesia
Djarot Saiful Hidayat Nilai Machfud Arifin Kebanyakan Retorika

Djarot menilai, sang lawan, Mahfud Arifin kurang begitu paham pemerintahan yang baik.

Anies Langsung Tindak 148 Pemudik Positif COVID-19 ketika Masuk Jakarta
Indonesia
Anies Langsung Tindak 148 Pemudik Positif COVID-19 ketika Masuk Jakarta

Ratusan pemudik terdeteksi terkonfirmasi positif COVID-19 saat ingin masuk ke Jakarta. Mereka menjalani tes acak cepat antigen di pos penyekatan.

Kesadaran Hukum Masyarakat Memprihatinkan
Indonesia
Kesadaran Hukum Masyarakat Memprihatinkan

Pembangunan hukum merupakan bagian dari pembangunan sebuah bangsa, harus terintegrasi dan bersinergi dengan agenda pembangunan di bidang-bidang lainnya.

DPRD Sebut Pemprov DKI Jakarta Ralat Kajian Balap Formula E
Indonesia
DPRD Sebut Pemprov DKI Jakarta Ralat Kajian Balap Formula E

Ada anggota Komisi E yang menyetujui kajian ulang tersebut dan anggota lain yang mempertanyakan kesiapan Jakpro dan Dispora sehingga ingin mengkaji ulang Formula E.