Fenomena Perjodohan Zaman 'Now' Indonesia di Angkat ke Panggung Broadway Perjodohan zaman now di panggung broadway (FOTO: ISTIMEWA)

ZAMAN telah bergeser dan berubah. Berbagai aspek dalam kehidupan kita pun mengalami perubahan. Mulai dari teknologi, makanan, gaya hidup, cara berkomunikasi, hingga cara kita memandang kehidupan pun turut berubah. Namun bagi sebagian orang, ada satu hal yang sulit mereka ubah: perjodohan.

Benar. Di zaman modern seperti saat ini masih ada orang-orang yang terjebak dalam sebuah usaha perjodohan yang dilakukan oleh orang tua mereka. Ironinya, mereka yang harus berhadapan dengan perjodohan merupakan anak dari orang-orang berkuasa. Misalnya, politikus atau pengusaha. Perjodohan dilakukan untuk melanggengkan kekuasaan dari orang tua kedua belah pihak.

Baca juga:

4 Alasan Mengapa di Zaman Sekarang Susah untuk Mendapatkan Jodoh

Perbedaan perjodohan masa dulu dan sekarang hanyalah terletak dari caranya. Jika perjodohan zaman dahulu dilakukan secara terang-terangan, perjodohan zaman sekarang justru dilakukan dengan terselubung dan tidak mencolok. Walaupun tidak terang-terangan, kita bisa menebak dengan jelas apakah sebuah pernikahan dilandasi cinta dan ketulusan atau tujuan tertentu.

Meskipun masih banyak dilakukan, sayangnya praktik perjodohan di masa kini luput dari perhatian publik. Meskipun tidak disorot oleh khalayak, perjodohan karena kekuasaan ini berhasil 'ditangkap' oleh Eksotika Karmawibhangga Indonesia (EKI) Dance Company. Mereka mengangkat kisah perjodohan masa kini dalam pertunjukan teater.

Perjodohan
Perjodohan di Indonesia (FOTO: ISTIMEWA)

“Di zaman modern seperti saat ini, ternyata praktik perkawinan demi kepentingan bisnis atau politik masih banyak dilakukan,” ujar Sutradara EKI Update 4.1 Comedy Musical & Whatever! #NontonLagiNgakakLagi #BroadwaynyaIndonesia, Rusdi Rukmarata mengungkap latar belakang dan alasan mengapa ia mengangkat tema ini.

Baca juga:

Punya Wajah Mirip Menandakan Kalian Jodoh?

“Di zaman dimana segala sesuatu dilakukan secara profesional, mengawinkan anak demi merger perusahaan sebenarnya sudah tidak relevan. Kasus inilah yang kemudian kita coba angkat dalam drama,” tutur Rusdi.

EKI Dance Company
EKI Dance Company (FOTO: ISTIMEWA)

Meskipun mengisahkan tentang lika liku perjodohan, mini drama musikal bertajuk “Ada Apa dengan Sinta?” ini dibalut dengan komedi yang kuat. “Sejak zaman dahulu, seni panggung yang lebih diterima oleh masyarakat Indonesia adalah komedi. Untuk itu kami ingin menonjolkan sisi komedinya,” tambah Rusdi.

EKI Dance Company
EKI Dance Company menampilkan tarian Korea (FOTO: ISTIMEWA)

Yang lebih menariknya lagi, drama musikal ini dikemas dengan pemanggungan broadway, sesuatu yang tidak lazim di Indonesia. Untuk musik sendiri, tim EKI Dance Company bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Anak Cacat (YPAC) memilih musik-musik kekinian seperti lagu Blackpink.

Baca juga:

7 Tanda Bahwa Kamu Telah Menemukan Sang Belahan Jiwa

Kombinasi musik kekinian, panggung broadway, dan fenomena perjodohan di masa kini membuat mini drama musikal ini begitu segar untuk dinikmati. (avia)

Kredit : iftinavia


Iftinavia Pradinantia

LAINNYA DARI MERAH PUTIH