Vaksinasi COVID-19
Fatwa MUI Diharapkan Redam Hoaks Vaksin COVID-19 Kedatangan Vaksin Covid-19 produksi Sinovac di Bio Farma, 6 Desember 2020. (Foto: Setpres).

MerahPutih.com - Pemerintah bakal melalukan vaksinasi COVID-19. Vaksinasi akan dimulai oleh Kepala Pemerintahan di pusat dan daerah lalu diikuti para tenaga kesehatan. Namun, informasi bohong terkait hoaks masif terjadi di masyarakat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berharap adanya fatwa MUI terkait kehalalan vaksin yang sudah keluar, mengurangi informasi hoaks yang beredar.

Baca Juga:

Setelah Suntik Vaksin, Ridwan Kamil Sempat Ngantuk 3 Hari

"Halal tidaknya vaksin sudah keluar dari MUI. Karena hoaks-hoaks, kekhawatiran masih terus berlangsung. Hanya media punya tugas luar biasa untuk menetralisir kekhawatiran,” katanya.

Ia menegaskan, sosialisasi tentang vaksin sangat penting agar suksesnya program vaksinasi COVID nasional. Menurut survey, kata Ridwan Kamil, belum 100 persen warga yang mengetahui soal pentingnya vaksin ini.

“Hasil survei, warga yang paham tentang vaksin baru 75 persen, jadi ada 25 persen yang mungkin di daerah terpencil yang tidak tahu apa itu vaksin COVID,” katanya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto: Pemprov Jabar).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto: Pemprov Jabar).

Mengenai persiapan vaksinasi sendiri, Ridwan Kamil bilang saat ini pihaknya sudah melatih 11 ribu relawan vaksinator (penyuntik vaksin). Jumlah vaksinator tersebut masih kurang. Targetnya pihaknya akan meningkatkan hingga 4 kali lipat vaksinator.

Kang Emil memastikan, tenaga kesehatan dan pimpinan daerah di Jawa Barat mulai pekan ini dijadwalkan akan menerima suntik vaksin yang diharapkan bisa menangkal virus Corona. Penyuntikan ini, untuk menunjukkan bahwa vaksinasi Covid penting dilakukan demi menurunkan jumlah penularan penyakit pandemi ini.

"Saya akan damping bersama Kapolda dan Forkopinda,” kata Ridwan Kamil, dalam konferensi pers di Bandung, Senin (11/1). (Iman HA/Bandung)

Baca Juga:

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa Sulbar Capai 91 Jiwa
Indonesia
Terus Bertambah, Korban Tewas Gempa Sulbar Capai 91 Jiwa

Potensi bahaya lain yaitu gempa bumi yang dapat terjadi setiap saat

Polresta Digugat Gegara Amankan Mahasiswa, Gibran Tak Mau Ikut Campur
Indonesia
Polresta Digugat Gegara Amankan Mahasiswa, Gibran Tak Mau Ikut Campur

Ketua Yayasan Mega Bintang Solo 1997 Boyamin Saiman mengatakan, apa yang menimpa Arkham potensi menimbulkan trauma.

Divonis 10 Tahun Penjara, Jaksa Pinangki Ajukan Banding
Indonesia
Divonis 10 Tahun Penjara, Jaksa Pinangki Ajukan Banding

Hakim menyatakan Pinangki terbukti bersalah karena menerima suap sebesar 450 ribu dolar AS

Kerusuhan Meluas hingga Menteng, Polisi Minta Warga Tak Keluar Rumah
Indonesia
Kerusuhan Meluas hingga Menteng, Polisi Minta Warga Tak Keluar Rumah

Demo Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI menolak UU Cipta Kerja di kawasan Istana Negara berujung aksi anarkis.

Palestina Masih Memanas, Ribuan Aparat Kembali Jaga Kedubes AS
Indonesia
Palestina Masih Memanas, Ribuan Aparat Kembali Jaga Kedubes AS

Pengamanan akai fokus pada upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Mengingat adanya pengumpulan massa.

[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Bubarkan Aksi Bela Palestina di Solo dengan Umbar Tembakan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Bubarkan Aksi Bela Palestina di Solo dengan Umbar Tembakan

Akun bernama Masitoh Januar Ali mengunggah sebuah video situasi saat aksi bela Palestina di Solo.

Update COVID-19 DKI: Total Pasien Sembuh Capai 354.036 Orang
Indonesia
Update COVID-19 DKI: Total Pasien Sembuh Capai 354.036 Orang

Dengan positivity rate 12 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 1.873 jiwa.

Penyebab Kasus Harian COVID-19 Capai 54.517 Orang
Indonesia
Penyebab Kasus Harian COVID-19 Capai 54.517 Orang

Kasus COVID-mencapai rekor tertinggi selama pandemi, yakni 54.517 pada Rabu (14/7). Padahal, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat sudah dijalankan selama 12 hari.

Polisi Bakal Berlakukan Crowd Free Niight Malam Ini
Indonesia
Polisi Bakal Berlakukan Crowd Free Niight Malam Ini

Termasuk di lima willayah di DKI

Saksi Ungkap Kronologi Uang Sewa Pesawat Pribadi, Permintaan Juliari?
Indonesia
Saksi Ungkap Kronologi Uang Sewa Pesawat Pribadi, Permintaan Juliari?

"Saya pernah dengar dan mengantarkan bapak pagi-pagi itu ke bandara Halim Perdana Kusuma. Bapak cerita bahwa uang Rp2 Miliar dan ketemu pak Adi," imbuh Sanjaya.