Fasilitas Publik GBK Dicoret Pendemo, Aktivis Milenial(z) Gelar Aksi Ngecat Bersama Aktivis milenial(z) menggelar aksi mengecat fasilitas publik bertajuk "NgecatTembokYuk!" di sekitar kawasan Stadion Gelora Bung Karno (SGBK), Jakarta pada Jumat (4/10). Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Puluhan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam aktivis milenial(z) menggelar aksi mengecat fasilitas publik bertajuk "NgecatTembokYuk!" di sekitar kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Jumat (4/10).

Aksi ini merupakan bentuk kolaborasi siswa dan mahsiswa dalam rangka menciptakan suasana yang lebih baik kearah perdamaian di Ibu Kota. Pengecatan bersama ini setelah banyaknya aksi vandalisme pada aksi unjuk rasa yang melibatkan mahasiswa dan pelajar beberapa hari lalu di sekitar DPR/MPR RI.

Baca Juga

Demo Mahasiswa Makan Banyak Korban, Ombdusman Sindir Kerja Polri Kurang Cerdas

Pantauan MerahPutih.com, puluhan aktivis milenial(z) ini sudah mulai aksi mengecat sekitar pukul 09.30 yang dimulai dari Pintu Satu Senayan. Mereka sudah hadir di lokasi sekitar pukul 09.30 tapi mereka harus siap-siap sebelum beraksi.

Puluhan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam aktivis milenial(z) menggelar aksi mengecat fasilitas publik bertajuk "NgecatTembokYuk!" di sekitar kawasan Stadion Gelora Bung Karno (SGBK), Jakarta pada Jumat (4/10). Foto: MP/Asropih
Puluhan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam aktivis milenial(z) menggelar aksi mengecat fasilitas publik bertajuk "NgecatTembokYuk!" di sekitar kawasan Stadion Gelora Bung Karno (SGBK), Jakarta pada Jumat (4/10). Foto: MP/Asropih

Mereka pun lengkap mempersiapkan alat cat yakni Kuas, Roller, Baki Cat, Cat beberapa kaleng, dan Koran untuk alat kaleng cat, dan pelindung tubuh.

Arief Rosyid, yang merupakan inisiator dari kegiatan 'NgecatTembokYu', mengatakan aksi ini dilakukan berawal dari keresahan melihat coret-coretan yang menghilangkan nilai estetika Jakarta.

“Setelah aksi demo kemarin kami melihat banyak coret-coretan dinding, maka dari itu kami dari aktivis milenial dan Aktivi(z) bergotong royong bersama-sama untuk membuat kegiatan ngecat bareng pasca demo, agar terlihat lebih rapih," kata Arief.

Baca Juga

KPAI Berharap Pemprov DKI Tak Cabut KJP Pelajar yang Ikut Demo

Meski demikian Arief tetap mengapresiasi gerakan pelajar dan mahasiswa yang peduli demokrasi dengan mengkritisi sejumlah RUU bermasalah yang sedang digarap DPR RI.

"Kami dari aktivis milenial dan kawan-kawan pelajar dari SMA dan SMK se-derajat mengapresiasi bahwa budaya demokrasi anak-anak muda tetap subur dan berkembang, baik aktivis yang turun kejalan maupun yang meramaikan dunia maya," tuturnya.

Salah satu peserta aksi yang juga Presiden Forum OSIS DKI Jakarta, Alvinaldy Fitrah menyampaikan bahwa pelajar tidak salah karena justru gerakan pelajar yang peduli dengan demokrasi adalah sebuah kemajuan.

Puluhan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam aktivis milenial(z) menggelar aksi mengecat fasilitas publik bertajuk "NgecatTembokYuk!" di sekitar kawasan Stadion Gelora Bung Karno (SGBK), Jakarta pada Jumat (4/10). Foto: MP?Asropih
Puluhan pelajar dan mahasiswa yang tergabung dalam aktivis milenial(z) menggelar aksi mengecat fasilitas publik bertajuk "NgecatTembokYuk!" di sekitar kawasan Stadion Gelora Bung Karno (SGBK), Jakarta pada Jumat (4/10). Foto: MP/Asropih

"Pelajar tidak dapat disalahkan, yang perlu dilakukan adalah bersama menyiapkan wadah untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi dan keresahannya dalam melihat isu-isu politik di Indonesia sesuai dengan ranahnya sebagai pelajar," ujar pelajar kelas tiga SMA ini.

Baca Juga

Ancam Beri Sanksi Rektor Izinkan Mahasiswa Demo, Menristekdikti Dikecam

Seperti diketahui, gelombang aksi unjuk penolakan terhadap sejumlah RUU bermasalah seperti RUU KPK dan RKUHP terus bergulir mulai dari tanggal 23, 24, 25, hingga 30 September 2019 oleh pelajar dan mahasiswa di sekitar DPR/MPR RI.

Namun gerakan ini berakhir dengan kerusuhan pada hari kedua dan seterusnya di sekitar Gedung DPR/MPR RI. (Asp)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH