Farel Prayoga Latunkan “Ojo Dibandingke” di Istana Negara, Menteri Ikut Joget Menhan Prabowo ikut berjoget saat Farel Prayoga latunkan 'Ojo Dibandingke' Istana Negara, Rabu (17/8). Foto: Tangkapan layar

MerahPutih.com - Farel Prayoga, penyanyi cilik yang viral menyanyikan lagu campur sari 'Ojo Dibandingke' memeriahkan Upacara HUT ke-77 Republik Indonesia di Istana Negara, Rabu (17/8).

Suara merdu bocah asal Banyuwangi itu 'menggoyang' Istana Negara. Bahkan, para menteri tak sungkan untuk turun dari kursinya dan menghampiri Farel yang bernyanyi di lapangan istana.

Baca Juga

Rayakan HUT ke-77 RI, PDIP Bawa-Bawa Target Cetak 3 Kali Berturut Menang Pemilu

Jajaran menteri yang turun dari kursinya yakni Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah.

Tak ketinggalan, sejumlah tamu undangan lainnya, KSAD Dudung Abdurachman, Indra Bekti, Addie MS, dan lain-lain pun meninggalkan kursi mereka, mendekat ke Farel dan bergoyang.

Baca Juga

Paskibraka Tahun Ini Dinamai Pancasila Sakti dan Pancasila Tangguh

Usai berjoget dengan Farel, Prabowo dan Sri Mulyani pun tos-tosan sebelum kembali ke kursi masing-masing.

Pada kesempatan ini, Farel menyanyikan 'Ojo Dibandingke' sebanyak dua kali. (Pon)

Baca Juga

Detail Baju Adat Asal Tanah Banten Yang Dipakai Wapres Ma'ruf Amin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Nataru, Polda Jabar Pastikan Tidak Ada Penyekatan dan Penutupan Jalan
Indonesia
Nataru, Polda Jabar Pastikan Tidak Ada Penyekatan dan Penutupan Jalan

Dari data laporan terakhir pada 19 Desember 2021, dosis pertama vaksinasi di Kota Bandung sudah mencapai 1.956.190 orang. Sementara dosis kedua mengikuti sebanyak 1.732.031 orang.

12 Siswa dan Guru Positif, SMA Warga Solo Lockdown
Indonesia
12 Siswa dan Guru Positif, SMA Warga Solo Lockdown

Teranyar, sebanyak 12 siswa dan guru di SMA Warga Solo dinyatakan positif COVID-19, Rabu (25/1). Akibat kejadian itu, Pemkot menghentikan PTM dan sekolah lockdown selama 14 hari terhitung mulai Kamis (26/1).

Survei SMRC Ungkap Mayoritas Publik Mendukung RUU TPKS
Indonesia
Survei SMRC Ungkap Mayoritas Publik Mendukung RUU TPKS

Sekitar 60 persen dari warga mendukung Rancangan Undang-undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).

Komnas HAM Menunggu Hasil Autopsi Ulang Brigadir J
Indonesia
Komnas HAM Menunggu Hasil Autopsi Ulang Brigadir J

Komnas HAM RI mengatakan hingga saat ini lembaga tersebut masih menunggu hasil autopsi ulang Brigadir J usai dilakukan ekshumasi pada Rabu (27/7).

ASN Tidak Diwajibkan Ikut Program Komponen Cadangan
Indonesia
ASN Tidak Diwajibkan Ikut Program Komponen Cadangan

Program pelatihan Komcad berbeda dengan program bela begara yang sudah ada dan wajib diikuti ASN.

KCIC Jamin Aman, Besi Proyek Kereta-Cepat Rp 1 Miliar Dicolong Bukan Tulang Utama
Indonesia
KCIC Jamin Aman, Besi Proyek Kereta-Cepat Rp 1 Miliar Dicolong Bukan Tulang Utama

Besi-besi yang dicuri adalah besi untuk keperluan temporary support seperti H-beam, scaffolding, dan sebagainya.

[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Terima Rp 10 Juta Jika Menindak Pemberi Suap Tilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Polisi Terima Rp 10 Juta Jika Menindak Pemberi Suap Tilang

Akun resmi Divisi Humas Polri (@divisihumaspolri), Divisi Humas Polri memastikan bahwa informasi yang beredar adalah hoaks.

Dua Jenderal Anak Buah Ferdy Sambo juga Dimutasi
Indonesia
Dua Jenderal Anak Buah Ferdy Sambo juga Dimutasi

Bukan hanya Irjen Ferdy Sambo saja yang dicopot dari kursi Kadiv Propam. Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga mengeluarkan surat telegram terkait mutasi jabatan lainnya di lingkungan kepolisian.

Vaksinasi Dosis Kedua Kota Tangerang Capai 70,2 Persen
Indonesia
Vaksinasi Dosis Kedua Kota Tangerang Capai 70,2 Persen

Dinas Kesehatan juga membuka sejumlah sentra vaksinasi COVID-19 yang mudah dijangkau oleh masyarakat seperti di RSUD Kota Tangerang hingga pusat perbelanjaan.

[HOAKS atau FAKTA] Anies Pesta Pora Habiskan Uang Rakyat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Anies Pesta Pora Habiskan Uang Rakyat

“Kelompok anies pesta pora makan duit rakyat”