Fangsen Bentuk Jalinan Komunikasi Umat dengan Alam Ritual Fangen di Dermaga Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Minggu (29/7). Foto: MP/Fadhli

MerahPutih.com - Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan sikap kebajikan, baik antar sesama manusia maupun dengan alam. Fangsen adalah salah satu bentuknya.

Fangsen menurut terminologi adalah melepas makhluk hidup ke habitat aslinya. Tujuan ritual ini adalah menyelamatkan makhluk hidup dari penderitaan, kekerasan, sehingga dapat hidup bebas dan bahagia.

Tokoh Jemaat Flourishing Buddhist Center (FBC) Sofyan mengatakan, ritual Fangsen merupakan bentuk komunikasi luhur antara manusia dengan alam.

Sebab menurutnya, sebagai sesama makhluk hidup tentu menginginkan kebahagian dan terhindar dari segala malapetaka bahaya dan penderitaan. Begitu pula hewan yang di Fangsen. Mereka ingin hidup bebas dan bahagia di habitat aslinya.

Tokoh Jemaat Flourishing Buddhist Center (FBC) Sofyan. Foto: MP/Fadhli

"Ini (Fangsen) bentuk komunikasi umat dengan alam. Sebab dalam keyakinan kita makhluk itu sama, semuanya mau hidup," kata Sofyan saat menggelar Fangsen di Dermaga Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Minggu (29/7).

Menurut Sofyan, dalam keyakinan Tantra, makhluk hidup diperintahkan untuk saling tolong-menolong, tidak hanya sesama manusia akan tetapi juga dengan makhluk hidup lainnya, seperti hewan.

"Artinya bukan hanya sesama manusia, tapi juga mahluk hidup, kita membantu dia dari bencana kematian," terangnya.

Upacara Fangsen adalah bentuk manifestasi perintah itu. Fangsen tak mengharuskan melepas ikan, burung atau jenis hewan tertentu ke habitatnya.

"Bebas makhluknya, ikan apa saja bisa, tapi pada habitat sebenarnya, kalau belut di air asin tentu dia akan mati, bukan justru selamat atau bahagia," tutur dia.

Sebelumnya, ratusan jemaat Flourishing Buddhist Center (FBC) Jakarta menggalar Fangsen di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, Minggu (29/7).

Dipimpin pemuka agama Buddha YM Orygen Passang Rinpoche, ratusan jemaat melepas beberapa jenis hewan laut ke habitat asli. Diantaranya, ikan laut dan kerang. (Fdi)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH