Fakta Unik Tentang Kencan Online di Tengah Wabah Corona Kencan online saat pandemi COVID-19 berlangsung (Sumber: Medium)

SOCIAL distancing dan mencari pasangan bukanlah kombinasi tepat. Tantangan untuk menemukan cinta di tengah wabah pandemi terasa semakin sulit bagi kaum jomlo. Aplikasi online dating pun dianggap sebagai solusi dari kegundahan hati mereka.

Mereka yang single menghabiskan waktu di rumah dengan mengakses aplikasi kencan. Fenomena mencari pasangan di aplikasi kencan pada saat situasi ini pun menghadirkan berbagai fakta unik.

Baca Juga:

Jangan Tertipu, Begini Cara Mengetahui Niat Seseorang di Aplikasi Kencan Online!

1. Tidak meet-Up di masa pandemi

Online
Himbauan untuk tidak jumpa dengan teman kencan online di kehidupan nyata (Foto: Pexels/bruce mars)

Semua orang di berbagai belahan dunia diharapkan untuk tetap di rumah demi menekan penyebaran COVID-19. Sejumlah situs kencan pun telah bergerak cepat untuk memperingatkan penggunanya untuk tidak bertemu dulu di kehidupan nyata. Misalnya saja aplikasi Tinder yang menghimbau orang-orang untuk menghormati masa lockdown. "Tetap di rumah dan lakukan bagianmu untuk menghentikan penyebaran virus secara eksponensial lebi penting daripada menemui pasangan kencanmu di kehidupan nyata," demikian tulisan yang terpampang di laman Tinder.

2. Pasangan dari negara lain

Tinder
Tinder gratiskan fitur Passport (Foto: Tinder)

Untuk memudahkan pertemuan, jarak terdekat dan terjauh dari calon pasangan bisa diatur sesuai keinginan penggunanya. Biasanya, pengguna aplikasi kencan online hanya bisa bertemu dengan calon pasangan di regional yang sama dan radius tertentu. Namun kini demi mendukung kampanye 'Di Rumah Saja', aplikasi kencan online, Tinder menawarkan penggunanya untuk bisa menemukan pasangan dari negara lain. Lewat fitur Passport, pengguna bisa memilih calon pasangan di luar negeri tanpa harus mengeluarkan biaya upgrade.

3. Topik pembicaraan

Online dating
Topik pembicaraan di situs kencan selama masa pandemi begitu unik (Foto: Pexels/Pixabay)

Situs kencan, The Inner Circle melihat kenaikan pada jumlah pesan yang dikirim selama seminggu terakhir yakni sebesar 116%. Kenaikan tersebut jauh lebih besar dibandingkan bulan Januari, dimana biasanya bulan tersebut menjadi waktu yang paling populer dalam melakukan kencan online. Pemilihan topik pembicaraannya pun kini tergolong menarik dan tidak biasa. "Mereka cenderung membahas hal-hal yang berkaitan dengan wabah COVID-19 seperti tisu toilet, hand sanitizer, hingga disinfektan," jelas pendiri dan CEO The Inner Circle, David Vermeulen. Lebih lanjut Vermeulen mengungkapkan topik pembicaraan tentang karantina naik sebanyak 800% sejak Maret 2020. "Kata Netflix juga meningkat sebesar 70% ketika mereka mendiskusikan hal yang tetap menghibur mereka saat harus di rumah saja," ucapnya.

Baca Juga:

Cara Mengetahui Niat Seseorang di Aplikasi Kencan Online

4. Video call

online
Pengguna lebih tertarik memanfaatkan video call (Foto: Unsplash/Eddy Billard)

Dari fenomena social distancing, The Inner Circle menemukan fakta baru. Pengguanya lebih tertarik melakukan panggilan video daripada pesan biasa. Aktivitas panggilan video di Skype atau Zoom meningkat hingga 50%. Sementara itu, Match Group mengatakan persentase untuk obrolan video sebanyak 25% dan obrolan telepon sebanyak 16%.

5. Efektivitas dari Koneksi Virtual

online
Sentuhan saat kencan online, mungkinkah? (Foto: Unsplash/peter bucks)

Menurut antropolog, Anna Machin, seseorang menggunakan kelima indera mereka untuk menilai apakah ada kecocokan genetik dengan calon pasangan. "Secara visual, kamu bisa menilai simetri wajah yang merupakan indikator gen kuat dan mendengar nada suara yang merupakan indikator kecerdasan," ucapnya. Itu tentu menjadi kabar baik bagi mereka yang menemukan pasangan virtual lewat aplikasi kencan online dan sudah melakukan video call. Namun kabar buruknya, sentuhan yang bisa melepaskan hormon oksitosin (hormon cinta) justru tak didapatkan oleh mereka yang berkencan di dunia maya. Perempuan juga cenderung menggunakan indera penciumannya untuk menilai kompatibilitas genetik. Hal tersebut tentu mustahil dirasakan oleh mereka yang menemukan pasangan virtual. (avia)

Baca Juga:

Jawaban Pakar Tentang Kelebihan dan Kekurangan Dari Kencan Online

Kredit : iftinavia


Iftinavia Pradinantia