Fakta Unik Lem Aica Aibon, Beli Rp 82,8 Miliar Bisa Disusun Berjajar dari Jakarta Sampai Semarang Lem Aica Aibon sudah ada sejak 1974. (Foto: YouTube/Janetto Stationary)

WARGANET baru saja dihebohkan dengan kabar perencanaan anggaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta 2020. Pasalnya, dalam program belanja alat tulis kantor, terdapat biaya pembelian lem Aibon untuk 37.500 murid selama satu tahun senilai Rp 82,8 miliar. Kabar ini pun ramai diperbincangkan warganet di media sosial. Ternyata, ada fakta-fakta unik lho seputar lem Aibon. Mau tau apa aja? Yuk, kita kulik satu per satu.

Baca juga:

Soroti Anggaran Aneh APBD DKI Beli Bolpoin Rp124 M, PSI: Siapa yang Usul?

Kegunaan dan Ukuran Lem Aica Aibon

Lem Aica Aibon
Lem Aica Aibon dalam berbagai ukuran. (Foto: instagram @rimba.makmur)

Lem Aica Aibon merupakan perekat serbaguna berkualitas tinggi yang sudah ada sejak 1974. Lem yang terkenal kuat ini tidak hanya bisa digunakan untuk merekatkan kayu, tapi juga bisa digunakan untuk merekatkan logam, papan fiber, beton, mesin, karpet plywood, tambal ban, metal, dan bahan lainnya.

Nama Aica Aibon dan warna kuningnya yang pucat sudah dikenal luas di Indonesia sebagai salah satu mereka perekat dengan keunggulan daya tahan yang kuat. Lem ini terbuat dari bahan sintetis dan pelarut organik. Bentuk cairannya kental dan sangat memiliki ketahanan terhadap panas, air, dan kelembapan.

Kamu juga bisa memilih bentuk lem ini, yakni oles dan semprot. Ada banyak ukuran lem Aica Aibon yang bisa kamu pilih, mulai dari 70 gram hingga yang paling besar, yakni 11 kilogram.

Melekat dengan stigma mabuk murah

Lem Aica Aibon mempunyai varian harga yang terbilang murah. Kesempatan ini sering dimanfaatkan oleh sebagian orang, terlebih remaja bahkan anak-anak yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). Mereka menyebutnya dengan istilah ngelem.

Lem Aica Aibon
Lem Aibon seringkali disalahgunakan. (Foto: youtube/Austin Cens)

Baca juga:

PSI Desak Anies Jelaskan Anggaran Lem Aibon Rp 82 Miliar

Di bayangan kita, ngelem adalah kegiatan menempelkan sesuatu dengan sesuatu yang lain menggunakan lem. Namun, ngelem yang dimaksud disini adalah kegiatan menghirup aroma lem untuk mendapatkan sensasi fly. Mereka merasa aroma yang dihasilkan lem tersebut rasanya ‘enak’ sehingga nikmat untuk dihirup.

Lem menjadi pilihan mereka karena harganya yang murah dan mudah ditemukan. Padahal dibalik kenikmatan tersebut, ada banyak risiko kesehatan seperti kerusakan otak, mata merah, tidak bisa mengontrol diri, kerusakan hati, hingga tersedak.

Di Balik harga Rp 82,8 miliar

Setelah ditelusuri di berbagai situs e-commerce, ada banyak varian harga lem Aica Aibon sesuai dengan ukuran kalengnya. Untuk harga lem Aica Aibon ukuran 70 gram dibanderol dengan harga Rp 10 ribu, 700 gram dengan harga Rp 62 ribu, dan yang paling besar 11 kilogram dengan harga Rp 485 ribu. Mari kita buat semacam anggapan terkait hal ini.

Jika uang sebanyak Rp 82,8 miliar digunakan untuk membeli lem Aibon 70 gram (@10 ribu), maka akan mendapatkan sebanyak 8.280.000 kaleng. Satu kaleng lem Aibon 70 gram ini memiliki tinggi sekitar 5,5 sentimeter. Jika 8.280.000 kaleng tersebut disejajarkan, maka panjangnya bisa mencapai 45.540.000 sentimeter atau 455.400 meter.

Lem Aica Aibon
Monumen Nasional. (Foto: youtube/Gigih Ibnur)

Jika dibandingkan dengan tinggi monas yakni 132 meter, maka lem Aibon 70 gram sebanyak 8.280.000 kaleng tersebut sama dengan tinggi 3.450 monas. Selain itu, jika sebanyak 8.280.000 kaleng Aibon itu disusun berjajar dari Balai Kota DKI Jakarta, maka ujungnya bisa mencapai Simpang Lima, Semarang.

Beralih ke luar negeri. Menara Eiffel di Paris memiliki tinggi 300 meter. Nah, dengan tinggi 455.400 meter, maka lem Aibon tersebut setara dengan 1510 Menara Eiffel. Daripada dana sebesar Rp 82,8 miliar tersebut digunakan untuk membeli lem Aibon, lebih baik digunakan untuk menambah fasilitas yang tidak kalah dengan kota-kota lain di seluruh dunia. (And)

Baca juga:

Harga Online Aibon Cuma Rp9.500, RAPBD DKI Patok Rp82 M. Lumayan Bedanya!


Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH