Fakta Review Negatif 'Game' 'Not My Car,' 'Battle Royale Mobile' ala PUBG Game battle royale yang menggunakan mobil. (Foto: Not My Car Steam Store)

GAME battle royale Not My Car yang baru dirilis 5 April 2019 lalu menuai banyak review negatif. Game bergenre battle royale online ala game PlayerUnknown's Battlegrounds ini menggunakan mobil sebagai karakter di dalam gamenya seperti film Death Race. Padahal ide game ini menarik. Sayang mendapatkan banyak review negatif dari beberapa pemainnya? Berikut tiga fakta di balik review negatif game Not My Car.

Server yang lambat

game
Server yang lambat membuat permainan tidak asik. (Foto: Not My Car Steam Store)

Sebagai game battle royale yang dimainkan secara online. Tentu server game menjadi topik yang sangat krusial. Not My Car dinilai memiliki server yang jelek karena pada saat bermain dengan pemain lainnya ping atau waktu respon dari server kepada pemain sangat lambat. Ini mengakibatkan lag atau keterlambatan pergerakan yang tidak real-time dari game.


Spesifikasi minimum yang tidak sesuai

game
Pemain mengeluhkan FPS yang tidak stabil. (Foto: Not My Car Steam Store)


Laman Steam Store menuliskan kalau Not My Car dapat dimainkan dengan spesifikasi minimum. Seperti VGA NVIDIA GT 750 TI, CPU i3 dan RAM 8GB. Sayangnya semua itu hanyalah tulisan semata. Karena dalam review yang tertulis, ada yang menggunakan VGA GTX 1080 namun untuk display medium saja hanya mendapatkan frame rate per second sebesar 40-50. Hal itu tentu sangat tidak masuk akal karena video card tersebut merupakan seri termutakhir yang seharusnya mampu mendorong game tersebut untuk pengaturan grafis high.


Banyak bug dan permasalahan teknis

game
Sering ngebug game ini dinilai tidak playable. (Foto: Not My Car Steam Store)


Game yang berbeda ini sebenarnya memiliki keistimewaan tersendiri. Sayangnya jika eksekusinya tidak hati-hati malah justru akan membuat game itu tidak mampu menarik pemain untuk membeli. Banyaknya bug yang ditemukan dalam game Not My Car ini membuat reviewnya semakin hancur dan dinilai sebagai unplayable battle royale games. Sebagaimana hal tersebut ditunjukkan melalui statistik pemain sejak Not My Car yang rilis melalui Steam Charts. Mulai dari 1.000 pemain perhari hingga 20 pemain perhari. Hal ini tentu membuat battle royale di dalam game tersebut menjadi tidak asik karena kurangnya pemain.

Meski pihak pengembang masih melakukan pembaruan secara berkala, alangkah baiknya perbaikan serta promosi lebih ditingkatkan untuk menarik lebih banyak pemain. Kritik dan saran pemain tentu harus didengar oleh pihak pengembang. Karena tanpa adanya hal tersebut, game Not My Car mungkin saja menjadi game baru yang eksekusinya gagal. (riq)


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo