Fakta Mengejutkan di Balik Kondom Domba Kondom Domba lebih berasa (Foto: Pexels/Trinity Kubassek)

BERHUBUNGAN seks memang sulit dihindari setiap pasangan. Agar istri tidak hamil lagi satu-satunya jalan ialah menggunakan kondom. Lapisan kondom dapat menahan sperma mencapai rahim.

Pilihan kondom pun beragam. Misalnya dari aroma. Kondom tersedia dengan berbagai pilihan aroma yang segar seperti aroma buah. Dari segi bahan pun kondom memiliki beberapa jenis bahan. Yang paling sering digunakan di masa modern ialah kondom berbahan lateks. Menariknya ada pula bahan kondom yang berasal dari domba.

Sebenarnya kondom domba sudah tergantikan oleh kondom berbahan lateks atau karet. Namun masih ada beberapa pria di belahan dunia yang masih menggunakan kondom domba karena alasan kenikmatan.

Masalahnya adalah apakah kondom domba ini memang aman? Nah, laman Men's Health memaparkan beberapa fakta kondom domba berdasarkan keterangan Lisa Finn, seorang pengajar seks di toko mainan seks Babeland di New York, Amerika Serikat.

Berikut fakta mengejutkan dibalik kondom domba.

1. Terbuat dari usus domba

Kondom ini terbuat dari organ dalam domba, yaitu usus domba. "Jika Anda melakukan penelitian, Anda akan menemukan bahwa mereka disebut kondom membran alami. Ini karena mereka terbuat dari membran usus domba," ungkap Lisa. Kedengarannya agak menjijikan ya?

2. Sudah ada ribuan tahun lalu

Seperti yang sudah dijelaskan kondom domba memang tergantikan karena adanya kondom berbahan lateks. Sejak ribuan tahun lalu kondom domba sudah ada di dunia. Penggunaan pertama kondom domba tercata pada masa mitos raja Minos dari Kreta. Kabarnya raja dari mitologi Yunani itu mengenakan kondom kulit domba untuk mencegah istrinya dari kehamilan. Bahkan sang istri pun memasukkan kandung kemih kambing ke dalam miss V nya agar tidak hamil.

Kondom domba (Foto: verywellhealth)

3. Lebih alami

Menurut Lisa banyak pria mengeluh saat mengenakan kondom lateks karena kehilangan sensitivitas. Berbeda dengan kondom domba yang terbuat dari bahan alami, khasiatnya pun lebih alami. "Kondom kulit domba mengirimkan panas tubuh lebih baik daripada lateks, dan karena itu memiliki rasa yang paling alami," kata Lisa. Jadi intinya memakai kondom domba seakan seperti tidak memakai kondom.

4. Tidak aman karena. . .

Kondom domba tidak aman bagi mereka yang sering ganti-ganti pasangan. Pasalnya pori-pori kondom ini hanya mampu mencegah wanita dari kehamilan. Tapi tidak bisa mencegah penularan penyakit menular seksual (PMS). Karena itu Lisa menegaskan kondom domba hanya hanya aman digunakan pria yang setia pada satu pasangan atau menikah. Lagipula untuk apa sih ganti-ganti pasangan?

5. Tidak banyak di pasaran

Kondom domba tidak beredar banyak di pasaran semenjak diketahui tidak bisa melindungi dari PMS. Kabarnya hanya satu perusahaan Kondom yang menjual kondom domba, Trojan dengan merk Trojan Naturalamb. Harganya pun lebih mahal dari kondom berbahan lateks. Harga kondom domba berkisar Rp. 274 ribu untuk 1 kotak berisi 10 kondom. Sementara kondom berbahan lateks berkisar Rp. 210 ribu per kotak. (ikh)

Baca juga: Jangan Pernah Lakukan Tantangan Menghirup Kondom!

Kredit : digdo

Tags Artikel Ini

Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH